Contoh Slide Presentasi Yang Baik dan Alasan Penggunaannya

Seorang pembaca blog ini, Adji Hassan Arief bertanya seperti apa contoh slide presentasi yang baik. Pertanyaan ini muncul menanggapi posting saya tentang prinsip penggunaan slide yang baik. Posting tersebut menjelaskan hal-hal yang harus diperhatikan dalam membuat slide sehingga memberi hasil optimal untuk membantu kesuksesan sebuah presentasi.

Slide 0 - Building Learning Culture Towards Learning Organization

Seeing is believing. Untuk memudahkan memberi jawaban, saya akan menggunakan contoh beberapa slide aktual yang saya pakai dalam presentasi kepada khalayak dan mengapa slide tersebut digunakan. Saya menggunakan studi kasus presentasi berjudul: “Building Learning Culture Towards A Learning Organization” yang disampaikan pada seminar Himpunan Pengelola Sumber Daya Manusia Indonesia (HPSMI) dan beberapa seminar lainnya.

Slide 1 - Pembukaan Yang Kuat Dengan Kutipan

Slide Pertama: Pembukaan Yang Kuat Dengan Kutipan

 

Slide berikut adalah pembukaan berupa kutipan dari Alvin Toffler. Fungsi slide ini untuk memberi pembukaan yang kuat (impactful) sekaligus memperkuat tema yang dibahas. Slide ini membantu menegaskan bahwa proses belajar (learning) adalah suatu keharusan baik buat individu maupun organisasi. Perhatikan slide seperti ini harus mudah dibaca dan jika diperlukan bisa diberi penekanan pada frase khusus dengan warna yang berbeda, diberi cetak miring atau tebal.

Slide 2 - Latar Belakang Yang Visual

Slide Kedua: Latar Belakang Yang Visual

Slide ini memberi pengantar atau latar belakang mengapa sebuah organisasi perlu terus belajar. Perhatikan bahwa slide ini sebenarnya sangat sederhana. Versi simpel-nya adalah dengan membuat bulleted list. Namun dengan mengubahnya menjadi gambar visual Anda dapat membuatnya lebih baik dan memberi kesan kuat bagi audiens. Jika ingin memberi gambar, usahakan gambar yang digunakan memiliki hubungan dengan teks yang mendampingi. Jika tidak, audiens akan bingung dan berusaha mencari asosiasi antara gambar dengan teks sehingga perhatian mereka teralihkan dari Anda sebagai presenter.

Slide 3 - Pembahasan Yang Lengkap

Slide Ketiga: Pembahasan Yang Lengkap

Slide berikut cukup kompleks karena banyaknya teks yang muncul. Slide seperti ini bisa disederhanakan hanya dengan menampilkan komponen kunci tanpa deskripsi. Namun dengan mempertimbangkan agar slide ini mudah dibaca kembali oleh audiens maka deskripsi ringkas tetap diberikan. Saya menggunakan model segi lima untuk memberi penekanan bahwa seluruh komponen dalam sebuah Learning Organization adalah setara dan sama pentingnya.

Slide 4 - Diagram Komponen Yang Saling Berhubungan

Slide Keempat: Diagram Komponen Yang Saling Berhubungan

Dalam slide berikut dijelaskan 3 komponen penting agar tercipta budaya sharing di perusahaan yakni:

  • Kontributor
  • Audiens
  • Media sharing

Slide ini juga bisa dibuat sangat sederhana hanya dengan bullet list seperti di atas. Akan tetapi dengan membuat diagram sederhana akan memberi dampak lebih kuat secara visual karena audiens akan melihat ketiganya saling berhubungan. Jika yang satu tidak ada maka akan membuat yang lain tidak maksimal. Perhatikan pula deskripsi ringkas dari masing-masing komponen untuk memudahkan audiens memahaminya.

Slide 5 - Kesimpulan Dengan Penekanan Kata Kunci

Slide Kelima: Kesimpulan Dengan Penekanan Kata Kunci

Slide berikut adalah slide yang sangat sederhana dan menyimpulkan isi presentasi. Slide ini menggunakan bullet list standar. Jika Anda perhatikan, sebenarnya slide ini kurang memenuhi kaidah maksimum 7 baris. Namun karena daftar tersebut akan sangat tanggung jika dipecah dalam dua slide maka saya paksakan namun tetap mempertahankan kalimat sependek mungkin dan mudah dibaca oleh audiens yang duduk paling jauh. Perhatikan pula model bullet list bisa diperkuat dengan memberi penekanan tertentu pada kata-kata kunci. Dalam beberapa hal, Anda bahkan dapat menuliskan hanya kata kuncinya saja dalam slide dan memberikan penjelasan ketika presentasi disampaikan.

Slide 6 - Penutup Yang Ringkas Dan Mudah Diingat

Slide Keenam: Penutup Yang Ringkas dan Mudah Diingat

Slide terakhir digunakan untuk memberi penutup yang kuat dan menyimpulkan keseluruhan presentasi dalam bahasa sederhana:

  • I learn – I share – I grow
  • Knowledge menciptakan Performance menghasilkan Sustainable Growth

 

Penggunaan diagram panah berputar yang saling berhubungan berguna untuk memberi efek visual kepada audiens bahwa komponen sebelumnya akan menjadi pendorong terciptakan komponen selanjutnya dan ini akan terus berulang seperti sebuah siklus.

Itulah beberapa slide yang saya pakai dan alasan penggunaannya. Jika Anda akan membuat slide presentasi, hal pertama yang harus ditanyakan adalah:

  • Apakah saya memerlukan slide tersebut?
  • Apakah slide tersebut mendukung apa yang akan saya sampaikan dalam presentasi?
  • Bagaimana agar slide tersebut ringkas, sederhana, namun memiliki dampak yang kuat buat audiens?
  • Apakah sebaiknya dibuat dalam bentuk bulleted list, diagram, chart, gambar atau lainnya?

Selamat menyusun slide untuk membantu Anda memberikan presentasi yang mengesankan. Semoga contoh di atas memberi inspirasi dan ide buat Anda. Terima kasih buat pembaca blog ini yang bertanya tentang hal tersebut sehingga memberi saya ide menuliskannya.

Contoh slide lengkap topik ini dapat Anda pelajari di sini.

Silakan sampaikan pada kolom komentar jika Anda memiliki pertanyaan atau pandangan lainnya tentang penggunaan slide.

 

Untuk belajar tips-tips menarik seputar presentasi, kunjungi http://www.presentasi.net. Anda juga dapat mendownload ebook “Presentasi Memukau” secara gratis.

Artikel Menarik Lainnya:

 

 

 


 

Comments

  1. bagus bagus … :)

  2. Anegah Sijangga says:

    Good… Pak Noer…
    Kebetulan saya juga sedang belajar membuat presentasi yang efektif.

    Kali ini saya hanya menanggapi dan menekankan tips dari bapak.
    1. Penggunaan visual untuk menyampaikan pesan yang terkandung di dalamnya akan memudahkan audience mencerna pesan yang disampaikan.
    2. Hindari menggunakan penjelasan yang terlalu panjang di slide ditambah lagi tulisan yang kecil, tentu saja hal ini sama saja presenter mengajak audience membaca bersama-sama. Tidak menarik tentunya.
    3. Penyampaian pesan secara terstruktur dapat menggunakan diagram alur dan ini saya rasa cukup efektif.
    4. Closing yang berkesan. Menutup presentasi dengan kesimpulan yang memorable akan membuat presentasi menjadi impressive.

    • Terima kasih Anegah,
      Apa yang Anda tuliskan merupakan ringkasan yang padat dan lengkap dari tulisan tersebut. Betul poin-poin itulah yang memang ingin saya tekankan.
      Ditambah satu hal lagi: Pembukaan yang kuat.

  3. Asw. Terima Kasih Pa Noer, saya sangat salut dan terbantu dengan bahan ttg slide presentasi, salut dech buat pa noer semoga menjadi “pasive pahala” bagi pa noer dan ilmunya bertambah dan berkah..Aamiin.
    Pa, saya ada bbrp modul training buat guru di bandung, jika pak noer berkenan bisa menjadi trainer utk speed readeing dan media presentasi buat pengajaran effektif.
    Demikian pak
    Terima Kasih

    Iwan Setiawan

    • Terima kasih atas doanya Pak Iwan. Untuk menjadi trainer Speed Reading atau presentasi buat guru-guru saya bersedia. Tinggal mencari waktu yang pas untuk bisa berangkat ke sana. Nanti silakan email saya ya Pak biar diatur rencananya.

      Salam,

  4. Asskum pak noer..
    Mau nanya, klo buat sidang TA atau skripsi cara nya pak noer bisa digunakan g? jd g terlalu bnyak bahan bacaan yg monoton biar menarik juga plus biar nilai persentasinya bagus juga..:)

    • Wa’alaikum salam Ahmad,

      Untuk presentasi TA atau tugas akhir cara ini sangat bisa digunakan. Tambahannya adalah kamu harus memperhatikan calon audiens dan bagaimana style mereka. Ada dosen yang senang dengan diagram atau grafik, ada yang senang gambar dst. Coba buat slide yang sesuai. Selain itu, jika dirasa butuh slide detail bisa disimpan sebagai slide cadangan. Jadi ketika ada pertanyaan ke arah sana, tinggal dikeluarkan slide yang diperlukan.

  5. Pak noer, bagaimana pendapat anda apabila menggunakan efek2 animasi seperti yang ada di MS PowerPoint. dan menurut anda, bila presentasi tersebut digabungkan dengan video / movie, apakah menjadi lebih baik dan efektif?

    • Chandra,
      Saya sarankan berhati-hati menggunakan efek-efek animasi di Powerpoint. Animasi seperti teks bergerak dari atas, samping, berputar maupun efek suara seringkali bersifat mengganggu dan membuat perhatian audien teralihkan. Gunakan animasi sederhana seperti appear atau fade.
      Video dan movie jika ditempatkan pada posisi yang benar akan membantu. Namun tetap harus jelas apa tujuannya dan mengapa video tersebut harus ditunjukkan. Video yang panjang sebaiknya diedit dulu pada bagian-bagian yang memang diperlukan untuk ditampilkan.
      Semoga membantu.

  6. Anna Sophia Juliastuti says:

    Pak Noer,
    Hari ini adalah hari pertama saya menemukan Blog anda…..bagus-2 artkelnya terutama bagi saya yang bukan praktisi HRD menjadi tambahan ilmu yg bermanfaat.
    Saya yakin bahwa apa yg bapak lakukan ini bagian dari amal yg akan mengalir terus pahalanya.
    Mudah-mudahan Allah membalas dg kebaikan yg lebih baik lagi…..

    Salam
    Anna S J

  7. Salam kenal Mbak Anna,
    Terima kasih atas doanya. Selamat menikmati blog ini. Ditunggu komentar dan sarannya.

  8. Asep Hermawan says:

    Pak Noer yang budiman. Terima kasih atas ilmunya, semoga kebaikan bapak mendapat imbalan yang setimpal dari Allah Subhanahu Wata Ala. Amiin.

    Saya hanyalah seorang staf administrasi di sebuah PTS di Bandung yang sering menerima perintah untuk membuat tulisan dalam bentuk presentasi tetapi bukan untuk materi kuliah. Saya pernah menyarankan agar materi kuliah juga dibuatkan modul dalam bentuk presentasi mulai dari kuliah pertama sampai akhir.
    Yang ingin saya tanyakan, Efektif mana antara modul presentasi dengan modul buku langsung dalam memberikan kuliah ?

  9. Muhammad Noer says:

    Salam Pak Asep,

    Materi presentasi maupun dalam bentuk tulisan sama-sama berguna. Materi presentasi cocok untuk dijelaskan trainer kepada audiensnya sedangkan materi tertulis baik untuk dipelajari sendiri. Jadi saran saya disesuaikan dengan tingkat kebutuhannya.

    Walaupun demikian, karena masih banyak orang kita yang malas membaca, Maka materi dalam bentuk presentasi juga akan sangat menarik buat mereka.

  10. amin pitaya says:

    kamsya mas Noer . . . .
    aku diajari untuk preesentasi Penelitian Tindakan Kelas (untuk lomba), bagaimana format tampilan yang elegant dan mudah dipahami juri maupun audiens
    saya tunggu balasan secepatnya
    nuwun

  11. Mas noer,
    salam kenal mas
    Melihat postingan mas diatas saya sangat menyukainya, postingan disampaikan dengan jelas dan mudah difahami, tapi ada hal yang aku mau tanyakan mas. Bagaimana dengan efek animasi dalam sebuah presentasi?dengan audionya ? perlu gak ditonjolkan dalam sebuah presentasi
    Kalo boleh mas dibuatkan video untuk presentasi dengan efek animasi serta audionya !
    sekedar permohonan aja mas
    Sebelumnya makasih mas noer
    salam sukses

    • Salam pak Sugik,
      Untuk presentasi menggunakan animasi, jika memang relevan bisa dipertahankan. Termasuk efek audionya. Namun dalam kebanyakan presentasi formal hal tsb berlebihan dan bisa dihindari yang tidak perlu.

  12. Assalamualaikum wr wb.
    Salam kenal Pak Noer, Saya sangat senang membaca blok Bapak. Banyak memberikan manfaat kepada saya. Terima kasih ilmunya. Semoga Allah membalas kebaikan Bapak. Salam Affandi

  13. alisjahbana says:

    Dulu saya pernah belajar tentang presentasi dan ternyata 99 5 sama dengan yg disampaikan panjenengan. Tapi rasanya 90% orang yg sering presentasi tidak menggunakan metode ini sehingga seringkali mereka gagal menyampaikan message dari apa yg disampaikan . Bahkan setelah selesai presentasi ,tidak ada yg tertinggal di memory audiens. Selamat dan sukses selalu. Saya membaca sepenuhnya karena ingin mengecek kembali apakah presentasi saya yg aneh, karena selama ini saya ketemu yaah rata rata jauh dari toeri presentasi yang benar. Bravo

  14. blognya mas Noer memang sangat bermanfaata. btw boleh sy minta model2 slide presentasi ?

  15. Tanks Tipsnya pak

  16. Muda Hadinegoro says:

    Sdr. Noer.
    Paparan Anda tentang slide presentasi sungguh menarik.
    Namun saya sering terjebak untuk menampilkan teks yang banyak dan kadang sulit untuk tidak menampilkan (karna justru untuk bantu presentasi – abis sering agak blank)
    Mungkin ada saran.

    Wassalam
    Muda Hn

    • Salam Pak Muda,

      Jika kita ingin memiliki “contekan” ketika menyampaikan presentasi, maka bisa dituliskan di bagian notes, bukan pada slidenya langsung. Nanti ketika Bapak presentasi silakan pakai mode “Presenter View”. Audiens akan melihat slide secara penuh. Sedangkan bapak sebagai presenter selain melihat slide masih bisa melihat juga notes yang sudah dibuat tersebut.

  17. Ass.
    Pak Noer saya beruntung ketemu Bapak via media ini, saya banyak mempelajari yg ada di web Bapak..
    Terimakasih

  18. inspirasi yg bagus … kebetulan lagi nyari-nyari model untuk presentasi..

  19. Maaf, jika saya boleh bertanya. Saya sudah mencari background yang sama seperti contoh di atas, pada ms powerpoint 2003 dan 2007. Jadi, background ini dari mana ? Download dari mana ? Mohon pencerahannya

  20. Pak, bagaimana membuat slide presentasi yang baik untuk tugas kuliah?
    Tks

    • Tergantung tugas yang diminta seperti apa Ira.
      Kamu bisa menggunakan prinsip-prinsip bagaimana membuat slide yang baik. Silakan dicek pada posting lainnya untuk topik presentasi di blog ini.

  21. pak, blog ini layak jdi recomendasi untuk siapa saja, baik guru, karyawan, siswa atau bahkan mahasiswa..
    benar-benar bagus..
    salut untuk bapak..

  22. Bambang says:

    Aslamualaikum mas Noer,

    Saya akan mempresntasikan bisnisplan kepada jajaran kementerian ristek. bisa tolong komentari slide yang saya buat.

    Thaks Before

  23. jessy sajuti says:

    Mas Muhammad Noer, bisa kasih contoh analisa skripsi yang menggunakan skala likert tidak ya ?

  24. bambang yoga samekta says:

    dear pak Nur< semoga masih ingat dengan saya , sebelum pensiun saya mencari "sesuatu" untuk bekal sesudah pensiun tidak ingin kehilangan kesibukan dan jompo terlalu cepat dan pilihan sekolah lagi mengambil S2 -Magister Komunikasi (S1 T.Industri, kalau linier ke Mag.Teknik Industri). Di semester akhir ini saya ingin membuat tampilan presentasi untuk seminar dengan Power Point yang bagus , Alhamdullilah , saya menemukan tulisan pak Nur, kalau tidak keberatan saya ingin dapat masukan untuk menjadikan "ting" seperti yang saya inginkan . Terima kasih sebelumnya atas kesediaan pak Nur mau membaca dan membalasnya ,(bambang yoga -08129941345)

    • Salam Pak Bambang Yoga,

      Tentu saja saya masih ingat bapak :). Waktu cepat sekali berlalu ya.
      Semoga sukses untuk perkuliahan yang bapak jalani. Saya akan coba bantu yang saya bisa lakukan. Silakan nanti jika ingin dikirimkan draft presentasi Bapak ya.

      Salam,
      Muhammad Noer

  25. Tedi Rustandi says:

    Dear Pak Muhammad Noer,

    Terima kasih atas informasi mengenai cara presentasi yang baik dan benar, mudah -mudah bermanfaat bagi seluruh pengunjung Website Bapak

  26. super sekali bang postingannya. sebelumnya saya sangat berterima kasih atas postingan tentang spead reading ama mind map soalnya ini membantu sekali dalam pelajaraan saya. bang ini titip blog ya http://odapbiayaikuliahku.blogspot.com

  27. wah mantab neh contoh presentasinya

  28. terimakasih ya infonya,., jangan lupa mampir kesini ya: http://www.unsri.ac.id/

  29. tq ya info na, baru pertama ini.. :) doa’in yah ! :)

Trackbacks

  1. [...] membuat slide, gunakan rumus KISS, keep it simple and straight. Beberapa orang memplesetkannya dengan keep it simple, stupid. Jika Anda ingin jadi presenter [...]

Speak Your Mind

*