<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ExploreYourSelf - personal blog by Muhammad Noer</title>
	<atom:link href="http://www.muhammadnoer.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.muhammadnoer.com</link>
	<description>Personal Development Tips for Everyone - Speed Reading, Presentation, Financial Planning</description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 Mar 2010 03:00:00 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Download Video Speed Reading Hanya Untuk Anda</title>
		<link>http://www.muhammadnoer.com/2010/03/download-video-speed-reading-hanya-untuk-anda/</link>
		<comments>http://www.muhammadnoer.com/2010/03/download-video-speed-reading-hanya-untuk-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Mar 2010 03:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Noer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Speed Reading]]></category>
		<category><![CDATA[Download; Speed Reading; Membaca Cepat; Video]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.muhammadnoer.com/?p=985</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://www.membacacepat.com"><img style="display: inline; margin: 0px 10px 10px 0px; border: 0px;" title="Video Membaca Cepat" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/03/VideoMembacaCepat.png" border="0" alt="Video Membaca Cepat" width="301" height="301" align="left" /></a>

Jika Anda pembaca setia blog ini, tentunya Anda mengetahui sejak beberapa waktu lalu saya menerbitkan video berseri <strong>Belajar Membaca Cepat.</strong> Video tersebut sebenarnya saya persiapkan untuk website terbaru di <a href="http://www.membacacepat.com/">www.MembacaCepat.com</a>. Namun karena saat itu website belum siap, maka video seri 1-5 saya tampilkan di blog ini. Adapun untuk seri lainnya (6-10) dapat Anda lihat langsung di <a href="http://www.membacacepat.com/">www.MembacaCepat.com</a>. Keseluruhan video seri ini telah dilihat lebih dari 2600 kali lewat berbagai media.

Atas permintaan beberapa pembaca yang kesulitan mendownload video tersebut dari <strong>YouTube</strong>, kini saya telah membuat link download yang memudahkan Anda menyimpannya tersebut dalam format <strong>.FLV (Flash Video)</strong>. Buat Anda yang masih asing dengan format tersebut, ini adalah format video yang lazim dipakai untuk <em>streaming</em> di internet. Untuk memutarnya Anda membutuhkan Player yang bisa mengenali file .FLV. Silakan download player gratis <a href="http://www.applian.com/flvplayer/download_flv_player.php">Applian FLV Player</a> atau <a href="http://www.videolan.org/vlc/">VLC Media Player</a>.

<!--more-->

Jika nanti saya sudah memiliki akses ke server video yang lebih cepat, Insya Allah video ini juga akan tersedia dalam berbagai format <em>portable </em>sehingga Anda dapat menyaksikannya dengan mudah lewat <strong>Windows Media Player</strong>, <strong>Blackberry</strong>, <strong>Iphone/Ipod</strong>, ataupun <strong>Handphone </strong>Anda.

Dan inilah <strong>10 Video Seri Belajar Membaca Cepat</strong> untuk Anda. Masing-masing video berdurasi 6-10 menit dengan ukuran file sekitar 7-12 MB. Anda dapat menemukan <strong>link download</strong> tepat di bawah jendela setiap video.

Selamat menikmati, mengunduhnya, dan semoga bermanfaat untuk Anda.

<a href="http://www.membacacepat.com/video-1-apakah-membaca-cepat-itu">Video 1 – Apakah Membaca Cepat Itu?</a>

<a href="http://www.membacacepat.com/video-2-bagaimana-cara-menghitung-kecepatan-baca">Video 2 – Bagaimana Cara Menghitung Kecepatan Baca?</a>

<a href="http://www.membacacepat.com/video-3-berapakah-kecepatan-baca-yang-ideal"></a><a href="http://www.membacacepat.com/video-3-berapakah-kecepatan-baca-yang-ideal">Video 3 – Berapakah Kecepatan Baca Yang Ideal?</a>

<a href="http://www.membacacepat.com/video-4-menciptakan-kondisi-ideal-untuk-membaca-yang-baik">Video 4 – Menciptakan Kondisi Ideal Untuk Membaca Yang Baik</a>

<a href="http://www.membacacepat.com/video-5-tips-sederhana-meningkatkan-kecepatan-baca"></a><a href="http://www.membacacepat.com/video-5-tips-sederhana-meningkatkan-kecepatan-baca">Video 5 – Tips Sederhana Meningkatkan Kecepatan Baca</a>

<a href="http://www.membacacepat.com/video-6-menghilangkan-kebiasaan-buruk-dalam-membaca"></a><a href="http://www.membacacepat.com/video-6-menghilangkan-kebiasaan-buruk-dalam-membaca">Video 6 – Menghilangkan Kebiasaan Buruk Dalam Membaca</a>

<a href="http://www.membacacepat.com/video-7-teknik-membaca-cepat-membaca-beberapa-kata-sekaligus"></a><a href="http://www.membacacepat.com/video-7-teknik-membaca-cepat-membaca-beberapa-kata-sekaligus">Video 7 – Teknik Membaca Cepat: Membaca Beberapa Kata Sekaligus</a>

<a href="http://www.membacacepat.com/video-8-teknik-membaca-cepat-bagaimana-mempercepat-gerakan-mata">Video 8 – Teknik Membaca Cepat: Bagaimana Mempercepat Gerakan Mata</a>

<a href="http://www.membacacepat.com/video-9-bagaimana-meningkatkan-pemahaman-dalam-membaca">Video 9 – Bagaimana Meningkatkan Pemahaman Dalam Membaca</a>

<a href="http://www.membacacepat.com/video-10-bagaimana-membaca-secara-cerdas-dan-terstruktur">Video 10 – Bagaimana Membaca Secara Cerdas dan Terstruktur</a><p><a href="http://www.muhammadnoer.com/2010/03/download-video-speed-reading-hanya-untuk-anda/">Download Video Speed Reading Hanya Untuk Anda</a> is a post from: <a href="http://www.muhammadnoer.com">ExploreYourSelf - personal blog by Muhammad Noer</a>

<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/download/speed-reading-for-beginners.pdf" target="_blank"><img style="display: inline; margin: 0px 10px 5px 0px" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/07/Coverfinaldraftfront_thumb.png" align="left" /></a>Download Ebook <a href="http://www.muhammadnoer.com/download/speed-reading-for-beginners.pdf" target="_blank">Speed Reading for Beginners di sini</a> atau klik cover buku di samping.</p></p>



Related posts:<ol><li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2010/01/video-%e2%80%93-6-tips-sederhana-untuk-meningkatkan-kecepatan-baca-video-5-seri-membaca-cepat/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Video – 6 Tips Sederhana Untuk Meningkatkan Kecepatan Baca (Video 5 Seri Membaca Cepat)'>Video – 6 Tips Sederhana Untuk Meningkatkan Kecepatan Baca (Video 5 Seri Membaca Cepat)</a></li>
<li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2009/11/video-berapakah-kecepatan-baca-yang-ideal-video-3-seri-membaca-cepat/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Video &ndash; Berapakah Kecepatan Baca Yang Ideal? &ndash; (Video 3 Seri Membaca Cepat)'>Video &ndash; Berapakah Kecepatan Baca Yang Ideal? &ndash; (Video 3 Seri Membaca Cepat)</a></li>
<li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2009/12/video-menciptakan-kondisi-ideal-dalam-membaca-video-4-seri-membaca-cepat/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Video &ndash; Menciptakan Kondisi Ideal Dalam Membaca &ndash; (Video 4 Seri Membaca Cepat)'>Video &ndash; Menciptakan Kondisi Ideal Dalam Membaca &ndash; (Video 4 Seri Membaca Cepat)</a></li>
<li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2009/11/video-bagaimana-menghitung-kecepatan-baca-video-2-seri-membaca-cepat/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Video &ndash; Bagaimana Menghitung Kecepatan Baca? &ndash; (Video 2 Seri Membaca Cepat)'>Video &ndash; Bagaimana Menghitung Kecepatan Baca? &ndash; (Video 2 Seri Membaca Cepat)</a></li>
<li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2009/11/video-apakah-membaca-cepat-itu-video-1-seri-membaca-cepat/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Video &ndash; Apakah Membaca Cepat Itu? &ndash; (Video 1 Seri Membaca Cepat)'>Video &ndash; Apakah Membaca Cepat Itu? &ndash; (Video 1 Seri Membaca Cepat)</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.muhammadnoer.com%2F2010%2F03%2Fdownload-video-speed-reading-hanya-untuk-anda%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.muhammadnoer.com%2F2010%2F03%2Fdownload-video-speed-reading-hanya-untuk-anda%2F" height="61" width="51" /></a></div><p><a href="http://www.membacacepat.com"><img style="display: inline; margin: 0px 10px 10px 0px; border: 0px;" title="Video Membaca Cepat" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/03/VideoMembacaCepat.png" border="0" alt="Video Membaca Cepat" width="301" height="301" align="left" /></a></p>
<p>Jika Anda pembaca setia blog ini, tentunya Anda mengetahui sejak beberapa waktu lalu saya menerbitkan video berseri <strong>Belajar Membaca Cepat.</strong> Video tersebut sebenarnya saya persiapkan untuk website terbaru di <a href="http://www.membacacepat.com/">www.MembacaCepat.com</a>. Namun karena saat itu website belum siap, maka video seri 1-5 saya tampilkan di blog ini. Adapun untuk seri lainnya (6-10) dapat Anda lihat langsung di <a href="http://www.membacacepat.com/">www.MembacaCepat.com</a>. Keseluruhan video seri ini telah dilihat lebih dari 2600 kali lewat berbagai media.</p>
<p>Atas permintaan beberapa pembaca yang kesulitan mendownload video tersebut dari <strong>YouTube</strong>, kini saya telah membuat link download yang memudahkan Anda menyimpannya tersebut dalam format <strong>.FLV (Flash Video)</strong>. Buat Anda yang masih asing dengan format tersebut, ini adalah format video yang lazim dipakai untuk <em>streaming</em> di internet. Untuk memutarnya Anda membutuhkan Player yang bisa mengenali file .FLV. Silakan download player gratis <a href="http://www.applian.com/flvplayer/download_flv_player.php">Applian FLV Player</a> atau <a href="http://www.videolan.org/vlc/">VLC Media Player</a>.</p>
<p><span id="more-985"></span></p>
<p>Jika nanti saya sudah memiliki akses ke server video yang lebih cepat, Insya Allah video ini juga akan tersedia dalam berbagai format <em>portable </em>sehingga Anda dapat menyaksikannya dengan mudah lewat <strong>Windows Media Player</strong>, <strong>Blackberry</strong>, <strong>Iphone/Ipod</strong>, ataupun <strong>Handphone </strong>Anda.</p>
<p>Dan inilah <strong>10 Video Seri Belajar Membaca Cepat</strong> untuk Anda. Masing-masing video berdurasi 6-10 menit dengan ukuran file sekitar 7-12 MB. Anda dapat menemukan <strong>link download</strong> tepat di bawah jendela setiap video.</p>
<p>Selamat menikmati, mengunduhnya, dan semoga bermanfaat untuk Anda.</p>
<p><a href="http://www.membacacepat.com/video-1-apakah-membaca-cepat-itu">Video 1 – Apakah Membaca Cepat Itu?</a></p>
<p><a href="http://www.membacacepat.com/video-2-bagaimana-cara-menghitung-kecepatan-baca">Video 2 – Bagaimana Cara Menghitung Kecepatan Baca?</a></p>
<p><a href="http://www.membacacepat.com/video-3-berapakah-kecepatan-baca-yang-ideal"></a><a href="http://www.membacacepat.com/video-3-berapakah-kecepatan-baca-yang-ideal">Video 3 – Berapakah Kecepatan Baca Yang Ideal?</a></p>
<p><a href="http://www.membacacepat.com/video-4-menciptakan-kondisi-ideal-untuk-membaca-yang-baik">Video 4 – Menciptakan Kondisi Ideal Untuk Membaca Yang Baik</a></p>
<p><a href="http://www.membacacepat.com/video-5-tips-sederhana-meningkatkan-kecepatan-baca"></a><a href="http://www.membacacepat.com/video-5-tips-sederhana-meningkatkan-kecepatan-baca">Video 5 – Tips Sederhana Meningkatkan Kecepatan Baca</a></p>
<p><a href="http://www.membacacepat.com/video-6-menghilangkan-kebiasaan-buruk-dalam-membaca"></a><a href="http://www.membacacepat.com/video-6-menghilangkan-kebiasaan-buruk-dalam-membaca">Video 6 – Menghilangkan Kebiasaan Buruk Dalam Membaca</a></p>
<p><a href="http://www.membacacepat.com/video-7-teknik-membaca-cepat-membaca-beberapa-kata-sekaligus"></a><a href="http://www.membacacepat.com/video-7-teknik-membaca-cepat-membaca-beberapa-kata-sekaligus">Video 7 – Teknik Membaca Cepat: Membaca Beberapa Kata Sekaligus</a></p>
<p><a href="http://www.membacacepat.com/video-8-teknik-membaca-cepat-bagaimana-mempercepat-gerakan-mata">Video 8 – Teknik Membaca Cepat: Bagaimana Mempercepat Gerakan Mata</a></p>
<p><a href="http://www.membacacepat.com/video-9-bagaimana-meningkatkan-pemahaman-dalam-membaca">Video 9 – Bagaimana Meningkatkan Pemahaman Dalam Membaca</a></p>
<p><a href="http://www.membacacepat.com/video-10-bagaimana-membaca-secara-cerdas-dan-terstruktur">Video 10 – Bagaimana Membaca Secara Cerdas dan Terstruktur</a></p>
<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/2010/03/download-video-speed-reading-hanya-untuk-anda/">Download Video Speed Reading Hanya Untuk Anda</a> is a post from: <a href="http://www.muhammadnoer.com">ExploreYourSelf - personal blog by Muhammad Noer</a>

<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/download/speed-reading-for-beginners.pdf" target="_blank"><img style="display: inline; margin: 0px 10px 5px 0px" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/07/Coverfinaldraftfront_thumb.png" align="left" /></a>Download Ebook <a href="http://www.muhammadnoer.com/download/speed-reading-for-beginners.pdf" target="_blank">Speed Reading for Beginners di sini</a> atau klik cover buku di samping.</p></p>
<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.muhammadnoer.com%2F2010%2F03%2Fdownload-video-speed-reading-hanya-untuk-anda%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.muhammadnoer.com%2F2010%2F03%2Fdownload-video-speed-reading-hanya-untuk-anda%2F" height="61" width="51" /></a></div>

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2010/01/video-%e2%80%93-6-tips-sederhana-untuk-meningkatkan-kecepatan-baca-video-5-seri-membaca-cepat/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Video – 6 Tips Sederhana Untuk Meningkatkan Kecepatan Baca (Video 5 Seri Membaca Cepat)'>Video – 6 Tips Sederhana Untuk Meningkatkan Kecepatan Baca (Video 5 Seri Membaca Cepat)</a></li>
<li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2009/11/video-berapakah-kecepatan-baca-yang-ideal-video-3-seri-membaca-cepat/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Video &ndash; Berapakah Kecepatan Baca Yang Ideal? &ndash; (Video 3 Seri Membaca Cepat)'>Video &ndash; Berapakah Kecepatan Baca Yang Ideal? &ndash; (Video 3 Seri Membaca Cepat)</a></li>
<li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2009/12/video-menciptakan-kondisi-ideal-dalam-membaca-video-4-seri-membaca-cepat/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Video &ndash; Menciptakan Kondisi Ideal Dalam Membaca &ndash; (Video 4 Seri Membaca Cepat)'>Video &ndash; Menciptakan Kondisi Ideal Dalam Membaca &ndash; (Video 4 Seri Membaca Cepat)</a></li>
<li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2009/11/video-bagaimana-menghitung-kecepatan-baca-video-2-seri-membaca-cepat/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Video &ndash; Bagaimana Menghitung Kecepatan Baca? &ndash; (Video 2 Seri Membaca Cepat)'>Video &ndash; Bagaimana Menghitung Kecepatan Baca? &ndash; (Video 2 Seri Membaca Cepat)</a></li>
<li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2009/11/video-apakah-membaca-cepat-itu-video-1-seri-membaca-cepat/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Video &ndash; Apakah Membaca Cepat Itu? &ndash; (Video 1 Seri Membaca Cepat)'>Video &ndash; Apakah Membaca Cepat Itu? &ndash; (Video 1 Seri Membaca Cepat)</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.muhammadnoer.com/2010/03/download-video-speed-reading-hanya-untuk-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Anak Anda Susah Bangun Tidur di hari Senin?</title>
		<link>http://www.muhammadnoer.com/2010/03/anak-anda-susah-bangun-tidur-di-hari-senin/</link>
		<comments>http://www.muhammadnoer.com/2010/03/anak-anda-susah-bangun-tidur-di-hari-senin/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Mar 2010 23:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Noer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Parenting]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Parenting; Produktivitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.muhammadnoer.com/?p=983</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: <strong>Irwan Dewanto</strong>

Ini adalah posting tamu <em>(guest posting) </em>dari sahabat saya - Irwan Dewanto - HR Manager PT. Unilever Indonesia, Cikarang Factory.

<a href="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/03/Ihatemonday.jpg"><img style="display: inline; margin: 0px 10px 10px 0px; border-width: 0px;" title="I hate monday" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/03/Ihatemonday_thumb.jpg" border="0" alt="I hate monday" width="207" height="244" align="left" /></a>

Pernahkah kita terlambat masuk kantor di awal minggu, setelah liburan panjang atau <em>long weekend </em>gara-gara anak kita susah untuk bangun pagi? Atau gara-gara anak kita tiba-tiba sakit perut, maag dan pusing, sehingga meminta ijin untuk tidak masuk sekolah, padahal malam sebelumnya dia baik-baik saja.

Kalau kita pernah mengalami atau bahkan sering mengalami hal itu, maka ada kemungkinan anak kita mengalami yang namanya psikosomatis, yaitu timbulnya gejala terjadinya keluhan fisik seperti pusing, mual, dan sebagainya karena sebab psikis. Atau pada anak berusia 2-5 tahun biasanya gejala tersebut berupa sulit untuk bangun pagi.

Hal ini biasa nya terjadi pada pasangan orangtua/suami-istri yang sama-sama bekerja, dimana waktu luang untuk berinteraksi dengan anak-anak hanya pada saat Sabtu-Minggu atau hari libur lainnya. Sehingga tanpa sadar anak-anak kita yang sangat menikmati <em>quality time</em> tersebut merasa enggan untuk memasuki rutinitas yang memisahkan mereka dengan ayah ibunya sehari-hari. Jadi sebenarnya sindrom <strong><em>I hate Monday</em> </strong>bukan hanya bagi kita-kita saja yang sudah <em>grown up.</em>

<!--more-->

<em> </em>

Jika kita mengalami hal ini, maka tidak usah khawatir, ada beberapa tips yang bisa kita lakukan, yang pada intinya adalah melakukan <em>conditioning</em> kepada anak-anak kita :
<ol>
	<li>Usahakan rencana berlibur yang sampai malam atau aktivitas yang membuat anak-anak lelah secara fisik hanya di hari Sabtu saja, sedangkan di hari Minggu atau di hari terakhir liburan hanya kita isi dengan aktivitas ringan yang berdurasi hanya sampai setengah hari.</li>
	<li>Pada setengah hari di liburan terakhir itu, usahakan sudah mulai mengembalikan aktivitas anak kita ke aktivitas rutin seperti belajar, atau mengerjakan PR, dan yang penting, temani anak kita pada saat belajar atau mengerjakan PR ini, sehingga anak merasa tetap aman dan dekat dengan kita.</li>
	<li>Sebelum anak-anak tidur, luangkan waktu sekitar 5 menit untuk menemani mereka tidur dan memberi pengertian bahwa besok mereka harus kembali bersekolah dan ayah ibu juga harus kembali bekerja.</li>
	<li>Keesokan harinya, bangunkan anak kita sedikit lebih pagi dari biasanya, dan luangkan waktu sebentar untuk membelai-belai buah hati kita sampai dia benar-benar terbangun.</li>
</ol>
Semoga tips tersebut cukup membantu, dan jangan khawatir bagi para pasangan yang belum memiliki momongan, atau para pengantin baru, hal ini juga ampuh diterapkan kepada pasangan kita lho..-)

Tentang Penulis:

<strong>Irwan Dewanto </strong>menyelesaikan pendidikan di Fakultas Psikologi UGM dan Master di bidang Human Resources Management di Psikologi UI. Penulis memiliki pengalaman luas di bidang psikologi dan HR. Saat ini aktif bekerja sebagai HR Manager di PT. Unilever Indonesia, Cikarang Factory

Photo Credit: <a href="http://www.flickr.com/photos/studiosushi/3419589224/" target="_blank">studiosushi</a> under Creative Commons License<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/2010/03/anak-anda-susah-bangun-tidur-di-hari-senin/">Anak Anda Susah Bangun Tidur di hari Senin?</a> is a post from: <a href="http://www.muhammadnoer.com">ExploreYourSelf - personal blog by Muhammad Noer</a>

<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/download/speed-reading-for-beginners.pdf" target="_blank"><img style="display: inline; margin: 0px 10px 5px 0px" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/07/Coverfinaldraftfront_thumb.png" align="left" /></a>Download Ebook <a href="http://www.muhammadnoer.com/download/speed-reading-for-beginners.pdf" target="_blank">Speed Reading for Beginners di sini</a> atau klik cover buku di samping.</p></p>



Related posts:<ol><li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2009/04/peran-ayah-dalam-kecerdasan-emosional-anak/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Peran Ayah Dalam Kecerdasan Emosional Anak'>Peran Ayah Dalam Kecerdasan Emosional Anak</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.muhammadnoer.com%2F2010%2F03%2Fanak-anda-susah-bangun-tidur-di-hari-senin%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.muhammadnoer.com%2F2010%2F03%2Fanak-anda-susah-bangun-tidur-di-hari-senin%2F" height="61" width="51" /></a></div><p>Oleh: <strong>Irwan Dewanto</strong></p>
<p>Ini adalah posting tamu <em>(guest posting) </em>dari sahabat saya &#8211; Irwan Dewanto &#8211; HR Manager PT. Unilever Indonesia, Cikarang Factory.</p>
<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/03/Ihatemonday.jpg"><img style="display: inline; margin: 0px 10px 10px 0px; border-width: 0px;" title="I hate monday" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/03/Ihatemonday_thumb.jpg" border="0" alt="I hate monday" width="207" height="244" align="left" /></a></p>
<p>Pernahkah kita terlambat masuk kantor di awal minggu, setelah liburan panjang atau <em>long weekend </em>gara-gara anak kita susah untuk bangun pagi? Atau gara-gara anak kita tiba-tiba sakit perut, maag dan pusing, sehingga meminta ijin untuk tidak masuk sekolah, padahal malam sebelumnya dia baik-baik saja.</p>
<p>Kalau kita pernah mengalami atau bahkan sering mengalami hal itu, maka ada kemungkinan anak kita mengalami yang namanya psikosomatis, yaitu timbulnya gejala terjadinya keluhan fisik seperti pusing, mual, dan sebagainya karena sebab psikis. Atau pada anak berusia 2-5 tahun biasanya gejala tersebut berupa sulit untuk bangun pagi.</p>
<p>Hal ini biasa nya terjadi pada pasangan orangtua/suami-istri yang sama-sama bekerja, dimana waktu luang untuk berinteraksi dengan anak-anak hanya pada saat Sabtu-Minggu atau hari libur lainnya. Sehingga tanpa sadar anak-anak kita yang sangat menikmati <em>quality time</em> tersebut merasa enggan untuk memasuki rutinitas yang memisahkan mereka dengan ayah ibunya sehari-hari. Jadi sebenarnya sindrom <strong><em>I hate Monday</em> </strong>bukan hanya bagi kita-kita saja yang sudah <em>grown up.</em></p>
<p><span id="more-983"></span></p>
<p><em> </em></p>
<p>Jika kita mengalami hal ini, maka tidak usah khawatir, ada beberapa tips yang bisa kita lakukan, yang pada intinya adalah melakukan <em>conditioning</em> kepada anak-anak kita :</p>
<ol>
<li>Usahakan rencana berlibur yang sampai malam atau aktivitas yang membuat anak-anak lelah secara fisik hanya di hari Sabtu saja, sedangkan di hari Minggu atau di hari terakhir liburan hanya kita isi dengan aktivitas ringan yang berdurasi hanya sampai setengah hari.</li>
<li>Pada setengah hari di liburan terakhir itu, usahakan sudah mulai mengembalikan aktivitas anak kita ke aktivitas rutin seperti belajar, atau mengerjakan PR, dan yang penting, temani anak kita pada saat belajar atau mengerjakan PR ini, sehingga anak merasa tetap aman dan dekat dengan kita.</li>
<li>Sebelum anak-anak tidur, luangkan waktu sekitar 5 menit untuk menemani mereka tidur dan memberi pengertian bahwa besok mereka harus kembali bersekolah dan ayah ibu juga harus kembali bekerja.</li>
<li>Keesokan harinya, bangunkan anak kita sedikit lebih pagi dari biasanya, dan luangkan waktu sebentar untuk membelai-belai buah hati kita sampai dia benar-benar terbangun.</li>
</ol>
<p>Semoga tips tersebut cukup membantu, dan jangan khawatir bagi para pasangan yang belum memiliki momongan, atau para pengantin baru, hal ini juga ampuh diterapkan kepada pasangan kita lho..-)</p>
<p>Tentang Penulis:</p>
<p><strong>Irwan Dewanto </strong>menyelesaikan pendidikan di Fakultas Psikologi UGM dan Master di bidang Human Resources Management di Psikologi UI. Penulis memiliki pengalaman luas di bidang psikologi dan HR. Saat ini aktif bekerja sebagai HR Manager di PT. Unilever Indonesia, Cikarang Factory</p>
<p>Photo Credit: <a href="http://www.flickr.com/photos/studiosushi/3419589224/" target="_blank">studiosushi</a> under Creative Commons License</p>
<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/2010/03/anak-anda-susah-bangun-tidur-di-hari-senin/">Anak Anda Susah Bangun Tidur di hari Senin?</a> is a post from: <a href="http://www.muhammadnoer.com">ExploreYourSelf - personal blog by Muhammad Noer</a>

<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/download/speed-reading-for-beginners.pdf" target="_blank"><img style="display: inline; margin: 0px 10px 5px 0px" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/07/Coverfinaldraftfront_thumb.png" align="left" /></a>Download Ebook <a href="http://www.muhammadnoer.com/download/speed-reading-for-beginners.pdf" target="_blank">Speed Reading for Beginners di sini</a> atau klik cover buku di samping.</p></p>
<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.muhammadnoer.com%2F2010%2F03%2Fanak-anda-susah-bangun-tidur-di-hari-senin%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.muhammadnoer.com%2F2010%2F03%2Fanak-anda-susah-bangun-tidur-di-hari-senin%2F" height="61" width="51" /></a></div>

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2009/04/peran-ayah-dalam-kecerdasan-emosional-anak/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Peran Ayah Dalam Kecerdasan Emosional Anak'>Peran Ayah Dalam Kecerdasan Emosional Anak</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.muhammadnoer.com/2010/03/anak-anda-susah-bangun-tidur-di-hari-senin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kesungguhan Dalam Bekerja</title>
		<link>http://www.muhammadnoer.com/2010/03/kesungguhan-dalam-bekerja/</link>
		<comments>http://www.muhammadnoer.com/2010/03/kesungguhan-dalam-bekerja/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Mar 2010 23:30:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Noer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Produktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[Blogging; Produktivitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.muhammadnoer.com/2010/03/kesungguhan-dalam-bekerja/</guid>
		<description><![CDATA[ 
Man jadda wajada, man saaro &#8216;ala ddarbi washola.
“Barangsiapa bersungguh-sungguh pasti dapat, dan barangsiapa berjalan diatas jalannya pasti sampai.”
Itu adalah dua kata mutiara (mahfudot) dalam bahasa Arab yang terkenal dan populer di kalangan para santri. Peribahasa ini sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari terkait bagaimana menyikapi apa-apa yang kita kerjakan.
&#160;

Keseriusan Dalam Membuat Blog
Saya ingin berbagi pengalaman [...]<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/2010/03/kesungguhan-dalam-bekerja/">Kesungguhan Dalam Bekerja</a> is a post from: <a href="http://www.muhammadnoer.com">ExploreYourSelf - personal blog by Muhammad Noer</a>

<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/download/speed-reading-for-beginners.pdf" target="_blank"><img style="display: inline; margin: 0px 10px 5px 0px" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/07/Coverfinaldraftfront_thumb.png" align="left" /></a>Download Ebook <a href="http://www.muhammadnoer.com/download/speed-reading-for-beginners.pdf" target="_blank">Speed Reading for Beginners di sini</a> atau klik cover buku di samping.</p></p>



Related posts:<ol><li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2010/02/cara-kerja-daya-ingat/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Bagaimana Daya Ingat Bekerja?'>Bagaimana Daya Ingat Bekerja?</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.muhammadnoer.com%2F2010%2F03%2Fkesungguhan-dalam-bekerja%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.muhammadnoer.com%2F2010%2F03%2Fkesungguhan-dalam-bekerja%2F" height="61" width="51" /></a></div><p><b><a href="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/03/LogoMNcom2.gif"><img title="LogoMNcom2" style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: inline; margin: 0px 5px 5px 0px; border-left: 0px; border-bottom: 0px" height="254" alt="LogoMNcom2" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/03/LogoMNcom2_thumb.gif" width="304" align="left" border="0" /></a> </b></p>
<p><b>Man jadda wajada, man saaro &#8216;ala ddarbi washola.</b></p>
<p>“Barangsiapa bersungguh-sungguh pasti dapat, dan barangsiapa berjalan diatas jalannya pasti sampai.”</p>
<p>Itu adalah dua kata mutiara <b>(mahfudot)</b> dalam bahasa Arab yang terkenal dan populer di kalangan para santri. Peribahasa ini sangat relevan dalam kehidupan sehari-hari terkait bagaimana menyikapi apa-apa yang kita kerjakan.</p>
<p>&#160;</p>
<p><b></b></p>
<h3><b>Keseriusan Dalam Membuat Blog</b></h3>
<p>Saya ingin berbagi pengalaman dalam membuat blog sampai yang seperti Anda lihat sekarang. Ketika saya memutuskan untuk membuat blog di awal tahun 2009, saya berjanji bahwa saya akan sungguh-sungguh. Ini berarti saya akan menyediakan waktu mengerjakannya, belajar aspek teknisnya, sekaligus membiasakan diri menulis secara rutin. </p>
<p>Untuk membulatkan tekad tersebut, saya pun segera membeli hosting dan domain sendiri untuk meneguhkan bahwa saya akan serius mengerjakannya. Saya berpikir, jika hosting secara gratis, maka saya akan kurang menghargainya. Dengan membayar sendiri, setidaknya saya akan merasa rugi jika tidak memanfaatkan blog ini dengan baik.</p>
<p>Alhamdulillah perlahan tapi pasti blog ini mulai menemukan bentuknya. Awalnya dari beberapa tulisan lepas yang pernah saya buat sebelumnya, dilanjutkan dengan tulisan-tulisan baru sesuai topik yang memang saya kuasai dan menjadi minat saya.</p>
<p>Terus terang pada awalnya saya juga tidak tahu apakah bisa menulis rutin atau tidak. Akan tetapi, kekhawatiran tersebut saya tepis dengan berpegang pada selalu ada jalan buat sebuah kesungguhan.</p>
<p> <span id="more-980"></span><br />
<h3><b>Keseriusan Dalam Belajar</b></h3>
<p>Untuk mencapai hasil seperti yang Anda lihat sekarang, saya juga sangat banyak belajar. Saya belajar dari blogger-blogger besar baik di luar negeri maupun dalam negeri. Dari luar saya banyak belajar dari <b><a href="http://www.entrepreneurs-journey.com/">Yaro Starak</a>,</b> <b><a href="http://www.davidrisley.com/">David Risley</a></b> maupun <b><a href="http://www.problogger.net/">Darren Rowse</a>.</b> Mereka merupakan panutan saya dalam hal <b>“kesungguhan”</b> di dunia blogging dan bagaimana mereka menunjukkan profesionalitasnya di bidang tersebut.</p>
<p>Adapun dari dalam negeri, saya kagum dengan blogger seperti <b><a href="http://www.strategimanajemen.net/">Yodhia Antariksa</a>,</b> <b><a href="http://romisatriawahono.net/">Romi Satrio Wahono</a>,</b> dan sahabat saya sendiri <b><a href="http://suluk.blogsome.com/">Herry Mardian</a>. </b>Dari mereka semua saya belajar bagaimana secara konsisten menulis dan mengasah <i>style</i> pribadi dalam setiap tulisan.</p>
<p>Terus terang, tidak sedikit waktu yang saya habiskan untuk belajar. Saya belajar aspek teknis mulai dari bagaimana instalasi <i>engine</i> blog <b>Wordpress</b> ke server, melakukan modifikasi pada <i>themes,</i> sampai penambahan <i>widget</i> khusus untuk membantu tampilan yang lebih baik. Secara khusus saya juga belajar bagaimana melakukan <b>podcasting</b> dan <b><a href="http://www.membacacepat.com/">video blogging</a></b> dari orang-orang yang telah menguasainya lebih dahulu. </p>
<p>Selanjutnya saya belajar bagaimana menulis yang baik. Saya mempelajari berbagai teknik penulisan mulai dari formal maupun informal. Saya membaca tulisan orang lain. Belajar bagaimana mereka mengangkat sebuah pemikiran ke dalam tulisan.</p>
<p>Untuk belajar itu semua, tidak kurang 30-an buku, report dan berbagai materi lain saya pelajari. Saya juga belajar lebih dari dari 50-an video training dan tutorial.</p>
<p>Ternyata, semuanya bisa dilakukan pada waktu senggang di malam hari atau pada akhir minggu setelah saya menunaikan kewajiban pekerjaan dan profesi saya. Ini mengingatkan pada peribahasa lain yakni “di mana ada kesungguhan, di situ ada jalan.”</p>
<p>Alhamdulillah jerih payah tersebut membawa hasil. Dalam tempo beberapa bulan, blog ini sudah mendapat <i>ranking</i> cukup baik di mesin pencari seperti <b><a href="http://www.google.co.id/search?hl=id&amp;source=hp&amp;q=membaca+cepat&amp;meta=&amp;aq=f&amp;oq=">Google</a>.</b> Dan pada saat saya membuat tulisan ini, <b><i><a href="http://www.muhammadnoer.com/daftar/">subscriber blog</a></i></b> yang sedang Anda baca sudah mencapai <b><a href="http://feeds2.feedburner.com/muhammadnoer">1507</a></b> orang. Ini artinya, setiap kali saya membuat tulisan baru, setidaknya ada kurang lebih sejumlah orang tertentu yang akan mendapat update dan mengikutinya. Saya juga tidak menyangka akhirnya bisa <b><a href="http://www.muhammadnoer.com/speed-reading-for-beginners/">menulis buku</a></b> dengan lengkap dan menyelesaikan <b><a href="http://www.membacacepat.com/">10 video tutorial</a></b> yang bisa didownload para pembaca.</p>
<h3><b>Kesungguhan dan Tanggung Jawab</b></h3>
<p>Adapun hal yang ingin saya sampaikan adalah, setiap kesungguhan akan membawa kita pada jalan yang dituju. Kesungguhan merupakan modal awal untuk mencapai cita-cita. Meskipun demikian, bersungguh-sungguh merupakan pekerjaan yang tidak mudah. Manusia gampang tergoda untuk bekerja sekehendak hatinya. Manusia juga gampang mengeluh karena apa yang dikerjakan terasa berat dan melelahkan.</p>
<p>Kesungguhan pada apa yang kita kerjakan hari ini, melakukan dengan sebaik mungkin apa yang dimudahkan dan dihadirkan oleh Allah dalam kehidupan kita merupakan salah satu bentuk tanggung jawab dan rasa syukur.</p>
<p>Jika Anda <b>pelajar</b>, bersungguh-sungguhlah belajar.</p>
<p>Jika Anda <b>guru</b>, bersungguh-sungguhlah mengajar dengan baik.</p>
<p>Jika Anda <b>karyawan</b>, bersungguh-sungguhlah bekerja secara profesional.</p>
<p>Jika Anda seorang <b>hamba</b>, bersungguh-sungguhlah mengabdi dan menjalani apa yang dihadirkan oleh Sang Pencipta.</p>
<p>Apapun pekerjaan dan tanggung jawab yang ada di tangan Anda hari ini, semuanya tidak datang begitu saja. Bersungguh-sungguhlah mengerjakannya dan berikan persembahan yang terbaik.</p>
<p><b>“Barangsiapa bersungguh-sungguh pasti dapat, dan barangsiapa berjalan diatas jalannya pasti sampai.”</b></p>
<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/2010/03/kesungguhan-dalam-bekerja/">Kesungguhan Dalam Bekerja</a> is a post from: <a href="http://www.muhammadnoer.com">ExploreYourSelf - personal blog by Muhammad Noer</a>

<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/download/speed-reading-for-beginners.pdf" target="_blank"><img style="display: inline; margin: 0px 10px 5px 0px" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/07/Coverfinaldraftfront_thumb.png" align="left" /></a>Download Ebook <a href="http://www.muhammadnoer.com/download/speed-reading-for-beginners.pdf" target="_blank">Speed Reading for Beginners di sini</a> atau klik cover buku di samping.</p></p>
<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.muhammadnoer.com%2F2010%2F03%2Fkesungguhan-dalam-bekerja%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.muhammadnoer.com%2F2010%2F03%2Fkesungguhan-dalam-bekerja%2F" height="61" width="51" /></a></div>

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2010/02/cara-kerja-daya-ingat/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Bagaimana Daya Ingat Bekerja?'>Bagaimana Daya Ingat Bekerja?</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.muhammadnoer.com/2010/03/kesungguhan-dalam-bekerja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Daya Ingat Bekerja?</title>
		<link>http://www.muhammadnoer.com/2010/02/cara-kerja-daya-ingat/</link>
		<comments>http://www.muhammadnoer.com/2010/02/cara-kerja-daya-ingat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Feb 2010 23:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Noer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Produktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[Cara Belajar]]></category>
		<category><![CDATA[Daya Ingat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.muhammadnoer.com/?p=972</guid>
		<description><![CDATA[Coba ambil sebuah buku yang pernah Anda baca. Tanyakan kepada diri Anda, apa yang masih Anda ingat dari buku tersebut? Berapa persen materi buku yang masih menempel di kepala Anda?

Jangan kaget jika Anda benar-benar hampir tidak ingat lagi apa saja isi buku tersebut. Kalaupun masih ada yang tertinggal, bisa jadi cuma 20%, 10% atau bahkan lebih kecil lagi. Mengapa hal itu bisa terjadi padahal Anda merasa sangat menguasai buku tersebut ketika membacanya dulu?
<h3><strong>Cara Kerja Daya Ingat</strong></h3>
Ketika membaca atau belajar sesuatu, maka kita sedang memasukkan informasi baru ke dalam kepala. Informasi ini masuk ke daya ingat jangka pendek. Sifat dari daya ingat seperti ini adalah cepat diingat tapi juga cepat lupa. Anda perlu melakukan sesuatu untuk menyimpannya dalam jangka panjang.

Bagaimanakah agar apa yang Anda pelajari bisa diingat bahkan sampai bertahun-tahun?

Jawaban sederhananya adalah <strong>LAKUKAN PENGULANGAN</strong>.

<em>Lho, koq</em> jawabannya gampang <em>banget?</em> Benar. Pengulangan yang dilakukan dengan tepat akan membantu Anda mengingat apa saja untuk jangka waktu yang lama. Manusia gampang lupa dan itu segera terjadi satu jam setelah Anda belajar sesuatu. Perhatikan gambar berikut:

<a href="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/02/KurvaDayaIngat.jpg"><img style="display: inline; border: 0px;" title="Kurva Daya Ingat" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/02/KurvaDayaIngat_thumb.jpg" border="0" alt="Kurva Daya Ingat" width="467" height="355" /></a>

<strong>Diagram Kurva Daya Ingat</strong>

Ini adalah diagram sederhana bagaimana daya ingat menguap seiring berjalannya waktu. Segera ketika Anda mempelajari sesuatu, biasanya daya ingat masih dalam tahap maksimalnya. Itu terjadi karena informasi masih <em>fresh</em> di kepala Anda.

Dalam tempo satu jam, daya ingat mulai menurun dalam jumlah yang sedikit. Selang sehari, apa yang kemarin Anda ingat 80% bisa jadi sudah berkurang menjadi 50%. Dan dalam seminggu apa yang telah Anda pelajari mungkin sudah hilang dan bersisa 20% saja.

<!--more-->
<h3><strong>Bagaimana Pengulangan Bekerja?</strong></h3>
Pengulangan membantu mengurangi dampak dari hilangnya ingatan kita akan informasi baru. Anda perlu membuat beberapa pengulangan sehingga sebuah informasi akan menempel selamanya:
<ul>
	<li><strong>Pengulangan pertama</strong> <strong>segera</strong> setelah selesai mempelajari sesuatu akan memperkuat persentase informasi yang Anda kuasai. Ini adalah tahapan pengulangan paling penting. Jangan sia-siakan waktu yang Anda habiskan untuk belajar sesuatu dengan tidak mengulangnya segera setelah selesai. Cukup 5 menit pengulangan akan membantu informasi dapat diingat penuh sampai 24 jam berikutnya.</li>
	<li><strong>Pengulangan kedua</strong> dilakukan <strong>sehari</strong> setelah yang pertama. Pengulangan ini juga sangat penting karena informasi telah diendapkan lewat tidur malam. Ini akan membantu menguasai informasi hingga seminggu ke depan.</li>
	<li><strong>Pengulangan ketiga</strong> dilakukan <strong>seminggu</strong> setelah Anda belajar sesuatu. Ini akan memperkuat efek daya ingat sampai sebulan ke depan.</li>
	<li><strong>Pengulangan berikutnya</strong> perlu dilakukan dalam tempo <strong>sebulan</strong> dan <strong>tiga bulan.</strong> Setelah itu dilakukan, maka apa yang tadinya Anda ingat dalam jangka pendek sekarang akan masuk ke ingatan jangka panjang. Informasi yang disimpan dengan cara ini akan sulit sekali terlupakan.</li>
</ul>
Apakah pekerjaan mengulang tersebut berat? Tentu saja tidak. Bayangkan, Anda cukup menghabiskan waktu 5-10 menit saja dalam satu kali pengulangan. Dengan menginvestasikan waktu yang singkat tersebut dalam beberapa kali pengulangan, Anda akan menghemat waktu yang banyak dibandingkan Anda harus membaca ulang karena sudah lupa semuanya.

Jangan sia-siakan waktu yang Anda habiskan untuk belajar dengan tidak mengulangnya. Kebiasaan mengulang yang teratur lama kelamaan akan menjadi kebiasaan. Jika hal itu sudah dilakukan, maka apapun yang Anda pelajari Insya Allah dapat diingat bertahun-tahun seolah-olah Anda baru mempelajarinya kemarin sore.

Sulit untuk percaya? Mengapa Anda tidak mencobanya?

<strong>Give it a try and see the difference!</strong>

Selamat belajar dan mengingat.<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/2010/02/cara-kerja-daya-ingat/">Bagaimana Daya Ingat Bekerja?</a> is a post from: <a href="http://www.muhammadnoer.com">ExploreYourSelf - personal blog by Muhammad Noer</a>

<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/download/speed-reading-for-beginners.pdf" target="_blank"><img style="display: inline; margin: 0px 10px 5px 0px" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/07/Coverfinaldraftfront_thumb.png" align="left" /></a>Download Ebook <a href="http://www.muhammadnoer.com/download/speed-reading-for-beginners.pdf" target="_blank">Speed Reading for Beginners di sini</a> atau klik cover buku di samping.</p></p>



Related posts:<ol><li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2009/02/bekerja-di-perusahaan-multinasional-bagaimana-rasanya/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Bekerja di Perusahaan Multinasional, Bagaimana Rasanya?'>Bekerja di Perusahaan Multinasional, Bagaimana Rasanya?</a></li>
<li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2010/03/kesungguhan-dalam-bekerja/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Kesungguhan Dalam Bekerja'>Kesungguhan Dalam Bekerja</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.muhammadnoer.com%2F2010%2F02%2Fcara-kerja-daya-ingat%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.muhammadnoer.com%2F2010%2F02%2Fcara-kerja-daya-ingat%2F" height="61" width="51" /></a></div><p>Coba ambil sebuah buku yang pernah Anda baca. Tanyakan kepada diri Anda, apa yang masih Anda ingat dari buku tersebut? Berapa persen materi buku yang masih menempel di kepala Anda?</p>
<p>Jangan kaget jika Anda benar-benar hampir tidak ingat lagi apa saja isi buku tersebut. Kalaupun masih ada yang tertinggal, bisa jadi cuma 20%, 10% atau bahkan lebih kecil lagi. Mengapa hal itu bisa terjadi padahal Anda merasa sangat menguasai buku tersebut ketika membacanya dulu?</p>
<h3><strong>Cara Kerja Daya Ingat</strong></h3>
<p>Ketika membaca atau belajar sesuatu, maka kita sedang memasukkan informasi baru ke dalam kepala. Informasi ini masuk ke daya ingat jangka pendek. Sifat dari daya ingat seperti ini adalah cepat diingat tapi juga cepat lupa. Anda perlu melakukan sesuatu untuk menyimpannya dalam jangka panjang.</p>
<p>Bagaimanakah agar apa yang Anda pelajari bisa diingat bahkan sampai bertahun-tahun?</p>
<p>Jawaban sederhananya adalah <strong>LAKUKAN PENGULANGAN</strong>.</p>
<p><em>Lho, koq</em> jawabannya gampang <em>banget?</em> Benar. Pengulangan yang dilakukan dengan tepat akan membantu Anda mengingat apa saja untuk jangka waktu yang lama. Manusia gampang lupa dan itu segera terjadi satu jam setelah Anda belajar sesuatu. Perhatikan gambar berikut:</p>
<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/02/KurvaDayaIngat.jpg"><img style="display: inline; border: 0px;" title="Kurva Daya Ingat" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/02/KurvaDayaIngat_thumb.jpg" border="0" alt="Kurva Daya Ingat" width="467" height="355" /></a></p>
<p><strong>Diagram Kurva Daya Ingat</strong></p>
<p>Ini adalah diagram sederhana bagaimana daya ingat menguap seiring berjalannya waktu. Segera ketika Anda mempelajari sesuatu, biasanya daya ingat masih dalam tahap maksimalnya. Itu terjadi karena informasi masih <em>fresh</em> di kepala Anda.</p>
<p>Dalam tempo satu jam, daya ingat mulai menurun dalam jumlah yang sedikit. Selang sehari, apa yang kemarin Anda ingat 80% bisa jadi sudah berkurang menjadi 50%. Dan dalam seminggu apa yang telah Anda pelajari mungkin sudah hilang dan bersisa 20% saja.</p>
<p><span id="more-972"></span></p>
<h3><strong>Bagaimana Pengulangan Bekerja?</strong></h3>
<p>Pengulangan membantu mengurangi dampak dari hilangnya ingatan kita akan informasi baru. Anda perlu membuat beberapa pengulangan sehingga sebuah informasi akan menempel selamanya:</p>
<ul>
<li><strong>Pengulangan pertama</strong> <strong>segera</strong> setelah selesai mempelajari sesuatu akan memperkuat persentase informasi yang Anda kuasai. Ini adalah tahapan pengulangan paling penting. Jangan sia-siakan waktu yang Anda habiskan untuk belajar sesuatu dengan tidak mengulangnya segera setelah selesai. Cukup 5 menit pengulangan akan membantu informasi dapat diingat penuh sampai 24 jam berikutnya.</li>
<li><strong>Pengulangan kedua</strong> dilakukan <strong>sehari</strong> setelah yang pertama. Pengulangan ini juga sangat penting karena informasi telah diendapkan lewat tidur malam. Ini akan membantu menguasai informasi hingga seminggu ke depan.</li>
<li><strong>Pengulangan ketiga</strong> dilakukan <strong>seminggu</strong> setelah Anda belajar sesuatu. Ini akan memperkuat efek daya ingat sampai sebulan ke depan.</li>
<li><strong>Pengulangan berikutnya</strong> perlu dilakukan dalam tempo <strong>sebulan</strong> dan <strong>tiga bulan.</strong> Setelah itu dilakukan, maka apa yang tadinya Anda ingat dalam jangka pendek sekarang akan masuk ke ingatan jangka panjang. Informasi yang disimpan dengan cara ini akan sulit sekali terlupakan.</li>
</ul>
<p>Apakah pekerjaan mengulang tersebut berat? Tentu saja tidak. Bayangkan, Anda cukup menghabiskan waktu 5-10 menit saja dalam satu kali pengulangan. Dengan menginvestasikan waktu yang singkat tersebut dalam beberapa kali pengulangan, Anda akan menghemat waktu yang banyak dibandingkan Anda harus membaca ulang karena sudah lupa semuanya.</p>
<p>Jangan sia-siakan waktu yang Anda habiskan untuk belajar dengan tidak mengulangnya. Kebiasaan mengulang yang teratur lama kelamaan akan menjadi kebiasaan. Jika hal itu sudah dilakukan, maka apapun yang Anda pelajari Insya Allah dapat diingat bertahun-tahun seolah-olah Anda baru mempelajarinya kemarin sore.</p>
<p>Sulit untuk percaya? Mengapa Anda tidak mencobanya?</p>
<p><strong>Give it a try and see the difference!</strong></p>
<p>Selamat belajar dan mengingat.</p>
<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/2010/02/cara-kerja-daya-ingat/">Bagaimana Daya Ingat Bekerja?</a> is a post from: <a href="http://www.muhammadnoer.com">ExploreYourSelf - personal blog by Muhammad Noer</a>

<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/download/speed-reading-for-beginners.pdf" target="_blank"><img style="display: inline; margin: 0px 10px 5px 0px" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/07/Coverfinaldraftfront_thumb.png" align="left" /></a>Download Ebook <a href="http://www.muhammadnoer.com/download/speed-reading-for-beginners.pdf" target="_blank">Speed Reading for Beginners di sini</a> atau klik cover buku di samping.</p></p>
<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.muhammadnoer.com%2F2010%2F02%2Fcara-kerja-daya-ingat%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.muhammadnoer.com%2F2010%2F02%2Fcara-kerja-daya-ingat%2F" height="61" width="51" /></a></div>

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2009/02/bekerja-di-perusahaan-multinasional-bagaimana-rasanya/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Bekerja di Perusahaan Multinasional, Bagaimana Rasanya?'>Bekerja di Perusahaan Multinasional, Bagaimana Rasanya?</a></li>
<li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2010/03/kesungguhan-dalam-bekerja/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Kesungguhan Dalam Bekerja'>Kesungguhan Dalam Bekerja</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.muhammadnoer.com/2010/02/cara-kerja-daya-ingat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berapa Banyak Buku Yang Anda Baca Dalam Setahun?</title>
		<link>http://www.muhammadnoer.com/2010/02/berapa-buku-anda-baca-setahun/</link>
		<comments>http://www.muhammadnoer.com/2010/02/berapa-buku-anda-baca-setahun/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Feb 2010 23:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Noer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Personal]]></category>
		<category><![CDATA[Speed Reading]]></category>
		<category><![CDATA[Speed Reading; Membaca Cepat; Pelatihan Speed Reading]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.muhammadnoer.com/?p=967</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/02/DSC08417.jpg"><img style="display: inline; margin: 0px 10px 10px 0px; border: 0px;" title="my kids and books" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/02/DSC08417_thumb.jpg" border="0" alt="my kids and books" width="277" height="331" align="left" /></a> Ketika sedang mempersiapkan materi untuk <strong>Modul 1 <a href="http://www.membacacepat.com" target="_blank">Program Coaching Speed Reading</a></strong>, iseng-iseng saya melakukan riset kecil-kecilan. Secara tidak sengaja saya menemukan <em>polling</em> di tahun 2007 yang dilakukan <strong>Associated Press</strong>, sebuah kantor berita ternama tentang berapa banyak buku yang dibaca orang dewasa dalam setahun. Faktanya, satu dari empat orang dewasa bahkan tidak menyelesaikan satu buku pun selama setahun terakhir. Polling tersebut dilakukan di negara maju dengan tingkat budaya baca lebih tinggi. Kira-kira bagaimana hasilnya jika polling yang sama dilakukan di Indonesia?

<strong>Buku adalah jendela ilmu</strong>, demikian kata pepatah. Membaca adalah proses membuka jendela tersebut agar cahaya pengetahuan masuk ke rumah kita. Semakin banyak belajar dan membaca, tentunya akan semakin banyak ilmu baru yang didapatkan. Tentu akan ada banyak perbedaan antara orang yang membaca 10 buku dalam setahun dibandingkan dengan yang tidak membaca sama sekali.

Saya sendiri mulai membaca “agak serius” ketika SMU. Terus terang satu hal yang memacu semangat saya ketika melihat salah seorang sahabat dekat saya dan keluarganya yang sangat hobi membaca. Saya melihat buku-buku yang berderet rapi, artikel majalah yang dikliping sesuai temanya, sampai berita koran yang disusun sesuai topik. Saya berpikir, betapa sungguh-sungguhnya orang yang melakukan hal itu. Dan betapa luas wawasannya dengan kebiasaan membaca yang sedemikan tinggi. Ya, sahabat saya tersebut <strong>Edison Situmorang</strong> dan keluarganya menjadi awal yang memupuk semangat saya untuk rajin membaca.

<!--more-->

Duduk di kelas II SMU, saya mulai mempersiapkan diri mengikuti UMPTN. Sekolah saya terkenal dengan murid-muridnya yang lebih hobi mengerjakan soal UMPTN daripada mengikuti kelas. Saat itulah saya ketemu sebuah buku saku berjudul <strong>“Rahasia Sukses Belajar”</strong>. Buku inilah yang pertama kali mengenalkan kepada saya tentang <strong>membaca cepat</strong> atau <strong>speed reading</strong>. Sayang sekali buku tersebut hilang entah ke mana dan saya pun tidak ingat pengarangnya.

Salah satu kebiasaan yang saya lakukan sehabis membaca adalah <strong>mempraktekkan apa-apa yang dipelajari</strong>. Jadi, saya pun memulai teknik membaca cepat dengan cara yang sangat sederhana. Lama kelamaan saya mulai terbiasa dan kecepatan baca meningkat. Namun kecepatan tersebut masih dalam kisaran yang biasa-biasa saja. Hal ini karena informasi tentang speed reading yang saya pelajari sangat sedikit dan topik itu masih kurang dikenal orang 12 tahun yang lalu.

Dampak dari kemampuan membaca cepat betul-betul saya rasakan ketika kelas III SMU dan ketika saya tidak lulus UMPTN pertama kali. Waktu itu saya bercita-cita ingin jadi seorang programmer seperti <strong>Bill Gates</strong> yang membangun bisnis komputer. Dan untuk itu saya memilih <strong>Teknik Informatika</strong> di <strong>ITB</strong>. Gagal UMPTN tidak membuat saya patah semangat melainkan sebuah titik balik yang berharga dalam hidup saya. Di situlah saya menghabiskan waktu selama kurang lebih setahun berkunjung ke perpustakaan hampir setiap hari.

Saya mendatangi perpustakan daerah di kota kelahiran <strong>Medan</strong> dan membaca buku di sana. Setiap kali pulang saya selalu membawa <strong>dua buku</strong> yang saya targetkan selesai dalam seminggu. Saya ingat betul masa-masa itu adalah masa paling produktif membaca. Setiap minggu setidaknya saya menghabiskan 2 buku yang jika dihitung dalam setahun bisa berjumlah lebih dari <strong>100 buku</strong>. Di sana saya belajar berbagai bidang mulai dari agama, psikologi, komunikasi, manajemen, pemasaran termasuk komputer dan pemrograman.

Pada periode tersebut saya merasakan betul <strong>manfaat kemampuan membaca cepat</strong> di mana saya bisa menyelesaikan sebuah buku dalam tempo yang jauh lebih singkat dibandingkan sebelumnya. Kegiatan membaca menjadi proses yang ringan sekaligus menyenangkan. Karenanya, saya sangat bisa memahami orang-orang yang tidak pernah menyelesaikan sebuah buku salah satunya karena kecepatan baca yang lambat. Membaca lambat membuat buku terlihat menakutkan karena tidak tau kapan bisa dibaca sampai selesai.

Kemampuan membaca cepat terus saya pakai ketika kuliah di Fakultas Ekonomi UI dan terus berkembang sampai saya bekerja sekarang. Saya pun punya akses yang lebih luas ke buku-buku Speed Reading mulai dari yang klasik seperti metode <strong>Evelyn Wood</strong> sampai yang lebih modern dengan pendekatan <strong>Neuro Linguistic Programming (NLP)</strong> maupun simulasi <strong>flash card</strong> lewat komputer. Buku <strong><a href="http://www.muhammadnoer.com/speed-reading-for-beginners" target="_blank">Speed Reading for Beginners</a></strong> yang saya tulis merupakan akumulasi proses pembelajaran tentang membaca cepat berdasarkan metoda yang saya uji secara pribadi.

Di tahun 2010 ini, saya ingin merancang sebuah pelatihan membaca cepat yang lengkap lewat tutorial video ditambah materi latihan secara terstruktur. Saya sudah mempersiapkan <strong>10 video </strong>pendahuluan di <a href="http://www.membacacepat.com/">http://www.membacacepat.com</a>. Video ini merupakan pemanasan sebelum saya membuat materi berikutnya yang lebih mendalam. Jika Anda tertarik untuk mengikuti pelatihan ini, silakan mendaftar di <strong><a href="http://www.membacacepat.com/daftar">early notification list</a></strong> agar saya dapat mengirim informasi kapan pelatihan akan dimulai.

Kembali ke pertanyaan awal pada tulisan ini, berapa banyak buku yang sudah Anda baca dalam setahun terakhir?

Sudahkah Anda membiasakan diri membaca untuk meng-<strong><em>upgrade</em></strong> pengetahuan?<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/2010/02/berapa-buku-anda-baca-setahun/">Berapa Banyak Buku Yang Anda Baca Dalam Setahun?</a> is a post from: <a href="http://www.muhammadnoer.com">ExploreYourSelf - personal blog by Muhammad Noer</a>

<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/download/speed-reading-for-beginners.pdf" target="_blank"><img style="display: inline; margin: 0px 10px 5px 0px" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/07/Coverfinaldraftfront_thumb.png" align="left" /></a>Download Ebook <a href="http://www.muhammadnoer.com/download/speed-reading-for-beginners.pdf" target="_blank">Speed Reading for Beginners di sini</a> atau klik cover buku di samping.</p></p>



Related posts:<ol><li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2010/01/rahasia-menulis-buku-dalam-30-hari/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Rahasia Menulis Buku dalam 30 Hari'>Rahasia Menulis Buku dalam 30 Hari</a></li>
<li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2009/11/video-berapakah-kecepatan-baca-yang-ideal-video-3-seri-membaca-cepat/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Video &ndash; Berapakah Kecepatan Baca Yang Ideal? &ndash; (Video 3 Seri Membaca Cepat)'>Video &ndash; Berapakah Kecepatan Baca Yang Ideal? &ndash; (Video 3 Seri Membaca Cepat)</a></li>
<li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2009/07/membaca-cepat-menumbuhkan-minat-baca/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membaca Cepat Menumbuhkan Minat Baca'>Membaca Cepat Menumbuhkan Minat Baca</a></li>
<li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2009/07/membaca-cepat-seberapa-penting-buat-anda/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membaca Cepat &ndash; Seberapa Penting Buat Anda?'>Membaca Cepat &ndash; Seberapa Penting Buat Anda?</a></li>
<li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2009/10/bagaimana-meringkas-sebuah-buku-dalam-selembar-mind-map/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Bagaimana Meringkas Sebuah Buku dalam Selembar Mind Map'>Bagaimana Meringkas Sebuah Buku dalam Selembar Mind Map</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.muhammadnoer.com%2F2010%2F02%2Fberapa-buku-anda-baca-setahun%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.muhammadnoer.com%2F2010%2F02%2Fberapa-buku-anda-baca-setahun%2F" height="61" width="51" /></a></div><p><a href="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/02/DSC08417.jpg"><img style="display: inline; margin: 0px 10px 10px 0px; border: 0px;" title="my kids and books" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/02/DSC08417_thumb.jpg" border="0" alt="my kids and books" width="277" height="331" align="left" /></a> Ketika sedang mempersiapkan materi untuk <strong>Modul 1 <a href="http://www.membacacepat.com" target="_blank">Program Coaching Speed Reading</a></strong>, iseng-iseng saya melakukan riset kecil-kecilan. Secara tidak sengaja saya menemukan <em>polling</em> di tahun 2007 yang dilakukan <strong>Associated Press</strong>, sebuah kantor berita ternama tentang berapa banyak buku yang dibaca orang dewasa dalam setahun. Faktanya, satu dari empat orang dewasa bahkan tidak menyelesaikan satu buku pun selama setahun terakhir. Polling tersebut dilakukan di negara maju dengan tingkat budaya baca lebih tinggi. Kira-kira bagaimana hasilnya jika polling yang sama dilakukan di Indonesia?</p>
<p><strong>Buku adalah jendela ilmu</strong>, demikian kata pepatah. Membaca adalah proses membuka jendela tersebut agar cahaya pengetahuan masuk ke rumah kita. Semakin banyak belajar dan membaca, tentunya akan semakin banyak ilmu baru yang didapatkan. Tentu akan ada banyak perbedaan antara orang yang membaca 10 buku dalam setahun dibandingkan dengan yang tidak membaca sama sekali.</p>
<p>Saya sendiri mulai membaca “agak serius” ketika SMU. Terus terang satu hal yang memacu semangat saya ketika melihat salah seorang sahabat dekat saya dan keluarganya yang sangat hobi membaca. Saya melihat buku-buku yang berderet rapi, artikel majalah yang dikliping sesuai temanya, sampai berita koran yang disusun sesuai topik. Saya berpikir, betapa sungguh-sungguhnya orang yang melakukan hal itu. Dan betapa luas wawasannya dengan kebiasaan membaca yang sedemikan tinggi. Ya, sahabat saya tersebut <strong>Edison Situmorang</strong> dan keluarganya menjadi awal yang memupuk semangat saya untuk rajin membaca.</p>
<p><span id="more-967"></span></p>
<p>Duduk di kelas II SMU, saya mulai mempersiapkan diri mengikuti UMPTN. Sekolah saya terkenal dengan murid-muridnya yang lebih hobi mengerjakan soal UMPTN daripada mengikuti kelas. Saat itulah saya ketemu sebuah buku saku berjudul <strong>“Rahasia Sukses Belajar”</strong>. Buku inilah yang pertama kali mengenalkan kepada saya tentang <strong>membaca cepat</strong> atau <strong>speed reading</strong>. Sayang sekali buku tersebut hilang entah ke mana dan saya pun tidak ingat pengarangnya.</p>
<p>Salah satu kebiasaan yang saya lakukan sehabis membaca adalah <strong>mempraktekkan apa-apa yang dipelajari</strong>. Jadi, saya pun memulai teknik membaca cepat dengan cara yang sangat sederhana. Lama kelamaan saya mulai terbiasa dan kecepatan baca meningkat. Namun kecepatan tersebut masih dalam kisaran yang biasa-biasa saja. Hal ini karena informasi tentang speed reading yang saya pelajari sangat sedikit dan topik itu masih kurang dikenal orang 12 tahun yang lalu.</p>
<p>Dampak dari kemampuan membaca cepat betul-betul saya rasakan ketika kelas III SMU dan ketika saya tidak lulus UMPTN pertama kali. Waktu itu saya bercita-cita ingin jadi seorang programmer seperti <strong>Bill Gates</strong> yang membangun bisnis komputer. Dan untuk itu saya memilih <strong>Teknik Informatika</strong> di <strong>ITB</strong>. Gagal UMPTN tidak membuat saya patah semangat melainkan sebuah titik balik yang berharga dalam hidup saya. Di situlah saya menghabiskan waktu selama kurang lebih setahun berkunjung ke perpustakaan hampir setiap hari.</p>
<p>Saya mendatangi perpustakan daerah di kota kelahiran <strong>Medan</strong> dan membaca buku di sana. Setiap kali pulang saya selalu membawa <strong>dua buku</strong> yang saya targetkan selesai dalam seminggu. Saya ingat betul masa-masa itu adalah masa paling produktif membaca. Setiap minggu setidaknya saya menghabiskan 2 buku yang jika dihitung dalam setahun bisa berjumlah lebih dari <strong>100 buku</strong>. Di sana saya belajar berbagai bidang mulai dari agama, psikologi, komunikasi, manajemen, pemasaran termasuk komputer dan pemrograman.</p>
<p>Pada periode tersebut saya merasakan betul <strong>manfaat kemampuan membaca cepat</strong> di mana saya bisa menyelesaikan sebuah buku dalam tempo yang jauh lebih singkat dibandingkan sebelumnya. Kegiatan membaca menjadi proses yang ringan sekaligus menyenangkan. Karenanya, saya sangat bisa memahami orang-orang yang tidak pernah menyelesaikan sebuah buku salah satunya karena kecepatan baca yang lambat. Membaca lambat membuat buku terlihat menakutkan karena tidak tau kapan bisa dibaca sampai selesai.</p>
<p>Kemampuan membaca cepat terus saya pakai ketika kuliah di Fakultas Ekonomi UI dan terus berkembang sampai saya bekerja sekarang. Saya pun punya akses yang lebih luas ke buku-buku Speed Reading mulai dari yang klasik seperti metode <strong>Evelyn Wood</strong> sampai yang lebih modern dengan pendekatan <strong>Neuro Linguistic Programming (NLP)</strong> maupun simulasi <strong>flash card</strong> lewat komputer. Buku <strong><a href="http://www.muhammadnoer.com/speed-reading-for-beginners" target="_blank">Speed Reading for Beginners</a></strong> yang saya tulis merupakan akumulasi proses pembelajaran tentang membaca cepat berdasarkan metoda yang saya uji secara pribadi.</p>
<p>Di tahun 2010 ini, saya ingin merancang sebuah pelatihan membaca cepat yang lengkap lewat tutorial video ditambah materi latihan secara terstruktur. Saya sudah mempersiapkan <strong>10 video </strong>pendahuluan di <a href="http://www.membacacepat.com/">http://www.membacacepat.com</a>. Video ini merupakan pemanasan sebelum saya membuat materi berikutnya yang lebih mendalam. Jika Anda tertarik untuk mengikuti pelatihan ini, silakan mendaftar di <strong><a href="http://www.membacacepat.com/daftar">early notification list</a></strong> agar saya dapat mengirim informasi kapan pelatihan akan dimulai.</p>
<p>Kembali ke pertanyaan awal pada tulisan ini, berapa banyak buku yang sudah Anda baca dalam setahun terakhir?</p>
<p>Sudahkah Anda membiasakan diri membaca untuk meng-<strong><em>upgrade</em></strong> pengetahuan?</p>
<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/2010/02/berapa-buku-anda-baca-setahun/">Berapa Banyak Buku Yang Anda Baca Dalam Setahun?</a> is a post from: <a href="http://www.muhammadnoer.com">ExploreYourSelf - personal blog by Muhammad Noer</a>

<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/download/speed-reading-for-beginners.pdf" target="_blank"><img style="display: inline; margin: 0px 10px 5px 0px" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/07/Coverfinaldraftfront_thumb.png" align="left" /></a>Download Ebook <a href="http://www.muhammadnoer.com/download/speed-reading-for-beginners.pdf" target="_blank">Speed Reading for Beginners di sini</a> atau klik cover buku di samping.</p></p>
<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.muhammadnoer.com%2F2010%2F02%2Fberapa-buku-anda-baca-setahun%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.muhammadnoer.com%2F2010%2F02%2Fberapa-buku-anda-baca-setahun%2F" height="61" width="51" /></a></div>

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2010/01/rahasia-menulis-buku-dalam-30-hari/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Rahasia Menulis Buku dalam 30 Hari'>Rahasia Menulis Buku dalam 30 Hari</a></li>
<li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2009/11/video-berapakah-kecepatan-baca-yang-ideal-video-3-seri-membaca-cepat/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Video &ndash; Berapakah Kecepatan Baca Yang Ideal? &ndash; (Video 3 Seri Membaca Cepat)'>Video &ndash; Berapakah Kecepatan Baca Yang Ideal? &ndash; (Video 3 Seri Membaca Cepat)</a></li>
<li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2009/07/membaca-cepat-menumbuhkan-minat-baca/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membaca Cepat Menumbuhkan Minat Baca'>Membaca Cepat Menumbuhkan Minat Baca</a></li>
<li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2009/07/membaca-cepat-seberapa-penting-buat-anda/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membaca Cepat &ndash; Seberapa Penting Buat Anda?'>Membaca Cepat &ndash; Seberapa Penting Buat Anda?</a></li>
<li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2009/10/bagaimana-meringkas-sebuah-buku-dalam-selembar-mind-map/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Bagaimana Meringkas Sebuah Buku dalam Selembar Mind Map'>Bagaimana Meringkas Sebuah Buku dalam Selembar Mind Map</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.muhammadnoer.com/2010/02/berapa-buku-anda-baca-setahun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menyikapi Kegagalan</title>
		<link>http://www.muhammadnoer.com/2010/02/menyikapi-kegagalan/</link>
		<comments>http://www.muhammadnoer.com/2010/02/menyikapi-kegagalan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Feb 2010 23:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Noer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Kegagalan]]></category>
		<category><![CDATA[kesuksesan]]></category>
		<category><![CDATA[Menyikapi Kegagalan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.muhammadnoer.com/?p=951</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/02/fail_road.jpg"><img style="display: inline; margin: 5px 10px 10px 0px; border: 0px;" title="fail_road" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/02/fail_road_thumb.jpg" border="0" alt="fail_road" width="277" height="393" align="left" /></a>

Satu hal yang paling membedakan antara orang sukses dengan tidak adalah bagaimana cara mereka menyikapi kegagalan. Seorang yang berjiwa besar akan menganggap kegagalan sebagai bumbu kehidupan dan proses menuju keberhasilan. Sementara seorang pecundang menganggap kegagalan sebagai momok yang menakutkan sehingga mereka putus asa dan menyerah.

Coba tanyakan kepada orang yang sukses apakah mereka pernah mengalami kegagalan? Jawabannya pasti pernah. Tahukah berapa banyak kegagalan yang pernah mereka alami? Jawabannya mungkin bisa beragam, tapi tak jarang kita akan mendengar bahwa mereka telah gagal puluhan bahkan ratusan kali sebelum akhirnya berhasil. Perbedaannya adalah mereka bangkit kembali dan berjalan lagi sampai akhirnya bertemu dengan keberhasilan. Dan seandainya keberhasilan itu pun tak kunjung datang, bukankah kegagalan itu sendiri sebuah proses pembelajaran yang mencerahkan?

<!--more-->

Suatu hari Thomas Alfa Edison ditanya oleh asistennya ketika melakukan percobaan untuk membuat lampu pijar, “Anda telah melakukan percobaan ribuan kali untuk menemukan bahan filamen yang tepat. Apakah Anda tidak lelah? Bukankah kita telah melakukan ini ribuan kali dan tidak pernah berhasil?

Edison menjawab, “Dalam setiap percobaan, saya selalu belajar untuk menemukan bahan yang paling tepat untuk lampu pijar. Apa yang kamu anggap kegagalan buat saya adalah keberhasilan yang tertunda. Saya yakin dalam waktu dekat saya akan menemukannya.”

Edison benar dan dia menjadi penemu lampu pijar yang kita nikmati sampai sekarang. Dia mengajarkan kegigihan dan semangat pantang menyerah dalam menjalankan tugasnya. Sepanjang hidupnya, Edison telah menghasilkan ribuan paten atas penemuan-penemuannya.

Jangan pernah menyerah atas kegagalan. Itu adalah sebuah proses keberhasilan yang tertunda. Bangkitlah kembali dan jadilah orang yang berjiwa besar yang tidak peduli berapa kali mereka akan terjatuh, dia akan berdiri dan berjalan lagi.

Photo Credit: <a href="http://www.flickr.com/photos/fireflythegreat/2845637227/" target="_blank">fireflythegreat</a> under Creative Common License<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/2010/02/menyikapi-kegagalan/">Menyikapi Kegagalan</a> is a post from: <a href="http://www.muhammadnoer.com">ExploreYourSelf - personal blog by Muhammad Noer</a>

<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/download/speed-reading-for-beginners.pdf" target="_blank"><img style="display: inline; margin: 0px 10px 5px 0px" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/07/Coverfinaldraftfront_thumb.png" align="left" /></a>Download Ebook <a href="http://www.muhammadnoer.com/download/speed-reading-for-beginners.pdf" target="_blank">Speed Reading for Beginners di sini</a> atau klik cover buku di samping.</p></p>



No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.muhammadnoer.com%2F2010%2F02%2Fmenyikapi-kegagalan%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.muhammadnoer.com%2F2010%2F02%2Fmenyikapi-kegagalan%2F" height="61" width="51" /></a></div><p><a href="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/02/fail_road.jpg"><img style="display: inline; margin: 5px 10px 10px 0px; border: 0px;" title="fail_road" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/02/fail_road_thumb.jpg" border="0" alt="fail_road" width="277" height="393" align="left" /></a></p>
<p>Satu hal yang paling membedakan antara orang sukses dengan tidak adalah bagaimana cara mereka menyikapi kegagalan. Seorang yang berjiwa besar akan menganggap kegagalan sebagai bumbu kehidupan dan proses menuju keberhasilan. Sementara seorang pecundang menganggap kegagalan sebagai momok yang menakutkan sehingga mereka putus asa dan menyerah.</p>
<p>Coba tanyakan kepada orang yang sukses apakah mereka pernah mengalami kegagalan? Jawabannya pasti pernah. Tahukah berapa banyak kegagalan yang pernah mereka alami? Jawabannya mungkin bisa beragam, tapi tak jarang kita akan mendengar bahwa mereka telah gagal puluhan bahkan ratusan kali sebelum akhirnya berhasil. Perbedaannya adalah mereka bangkit kembali dan berjalan lagi sampai akhirnya bertemu dengan keberhasilan. Dan seandainya keberhasilan itu pun tak kunjung datang, bukankah kegagalan itu sendiri sebuah proses pembelajaran yang mencerahkan?</p>
<p><span id="more-951"></span></p>
<p>Suatu hari Thomas Alfa Edison ditanya oleh asistennya ketika melakukan percobaan untuk membuat lampu pijar, “Anda telah melakukan percobaan ribuan kali untuk menemukan bahan filamen yang tepat. Apakah Anda tidak lelah? Bukankah kita telah melakukan ini ribuan kali dan tidak pernah berhasil?</p>
<p>Edison menjawab, “Dalam setiap percobaan, saya selalu belajar untuk menemukan bahan yang paling tepat untuk lampu pijar. Apa yang kamu anggap kegagalan buat saya adalah keberhasilan yang tertunda. Saya yakin dalam waktu dekat saya akan menemukannya.”</p>
<p>Edison benar dan dia menjadi penemu lampu pijar yang kita nikmati sampai sekarang. Dia mengajarkan kegigihan dan semangat pantang menyerah dalam menjalankan tugasnya. Sepanjang hidupnya, Edison telah menghasilkan ribuan paten atas penemuan-penemuannya.</p>
<p>Jangan pernah menyerah atas kegagalan. Itu adalah sebuah proses keberhasilan yang tertunda. Bangkitlah kembali dan jadilah orang yang berjiwa besar yang tidak peduli berapa kali mereka akan terjatuh, dia akan berdiri dan berjalan lagi.</p>
<p>Photo Credit: <a href="http://www.flickr.com/photos/fireflythegreat/2845637227/" target="_blank">fireflythegreat</a> under Creative Common License</p>
<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/2010/02/menyikapi-kegagalan/">Menyikapi Kegagalan</a> is a post from: <a href="http://www.muhammadnoer.com">ExploreYourSelf - personal blog by Muhammad Noer</a>

<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/download/speed-reading-for-beginners.pdf" target="_blank"><img style="display: inline; margin: 0px 10px 5px 0px" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/07/Coverfinaldraftfront_thumb.png" align="left" /></a>Download Ebook <a href="http://www.muhammadnoer.com/download/speed-reading-for-beginners.pdf" target="_blank">Speed Reading for Beginners di sini</a> atau klik cover buku di samping.</p></p>
<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.muhammadnoer.com%2F2010%2F02%2Fmenyikapi-kegagalan%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.muhammadnoer.com%2F2010%2F02%2Fmenyikapi-kegagalan%2F" height="61" width="51" /></a></div>

<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.muhammadnoer.com/2010/02/menyikapi-kegagalan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Semuanya Berawal Dari Sebuah Langkah Sederhana</title>
		<link>http://www.muhammadnoer.com/2010/02/semuanya-berawal-dari-sebuah-langkah-sederhana/</link>
		<comments>http://www.muhammadnoer.com/2010/02/semuanya-berawal-dari-sebuah-langkah-sederhana/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Feb 2010 23:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Noer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Human Resources]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Cita-Cita]]></category>
		<category><![CDATA[Visi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.muhammadnoer.com/2010/02/semuanya-berawal-dari-sebuah-langkah-sederhana/</guid>
		<description><![CDATA[<a href="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/02/step.jpg"><img style="display: inline; margin: 0px 20px 10px 0px; border: 0px;" title="step" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/02/step_thumb.jpg" border="0" alt="step" width="306" height="228" align="left" /></a>

Apakah yang dilakukan ketika kita akan membangun sebuah rumah? Meletakkan batu pertama. Ya, setiap kali seorang membangun sebuah rumah maka akan selalu ada batu pertama yang disusun dan disemen. Siapa sangka batu tersebut akhirnya menjadi bangunan yang kokoh dan indah.

Memulai sesuatu adalah tugas yang berat buat banyak orang. Bayangan tentang kesulitan yang akan dihadapi, tantangan yang menghadang maupun banyaknya tugas yang harus dikerjakan sering membuat orang menunda-nunda apa yang seharusnya dia kerjakan. Akibatnya, waktu terus berjalan dan tidak ada yang selesai dikerjakan.

Berkaca dari orang-orang besar, apa yang mereka lakukan adalah memiki visi yang besar dan menyusunnya menjadi rencana-rencana kecil yang dapat dilaksanakan. Dengan cara ini, suatu pekerjaan yang terlihat besar dan berat menjadi lebih ringan karena telah dipecah-pecah dan disusun dalam skala yang lebih kecil. Apa yang mereka lakukan tidak pernah terjadi dalam sekejap mata. Semuanya membutuhkan kerja keras, tanggung jawab, dan langkah demi langkah yang secara konsisten dijalani.

<!--more-->

Jika Anda memiliki visi, cita-cita atau apapun yang baik untuk Anda lakukan, maka tugas yang perlu dilakukan adalah rampungkan visi tersebut, dan bagi dalam langkah-langkah yang lebih kecil. Tidak ada gunanya Anda memiliki visi besar dan luar biasa tapi tidak pernah melangkah untuk menuju ke sana.

Karena itu saya ingin mengutip apa yang sering disampaikan oleh Kyai Abdullah Gymnastiar yakni: mulailah sesuatu yang baik dari yang kecil, mulailah dari diri sendiri, dan mulailah saat ini juga. Sebuah perjalanan ribuan mil selalu dimulai dengan satu langkah kecil, dimulai dari diri sendiri – meskipun semua orang mencemooh, dan dimulai segera saat ini – tidak ditunda-tunda.

Sudahkah Anda mengambil langkah sederhana untuk mewujudkan visi, rencana atau cita-cita yang akan membuat perubahan buat diri Anda dan orang lain di sekitar Anda?

Mulailah melangkah dengan penuh keyakinan. Atas izin Allah, bantuan akan datang pada saat yang tepat ketika Anda membutuhkan pertolongan. Tanpa memulai, jangan pernah berharap akan terjadi perubahan.

Photo Credit: <a href="http://www.flickr.com/photos/vvvracer/4304837415/" target="_blank">vvvracer</a> under Creative Common License<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/2010/02/semuanya-berawal-dari-sebuah-langkah-sederhana/">Semuanya Berawal Dari Sebuah Langkah Sederhana</a> is a post from: <a href="http://www.muhammadnoer.com">ExploreYourSelf - personal blog by Muhammad Noer</a>

<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/download/speed-reading-for-beginners.pdf" target="_blank"><img style="display: inline; margin: 0px 10px 5px 0px" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/07/Coverfinaldraftfront_thumb.png" align="left" /></a>Download Ebook <a href="http://www.muhammadnoer.com/download/speed-reading-for-beginners.pdf" target="_blank">Speed Reading for Beginners di sini</a> atau klik cover buku di samping.</p></p>



Related posts:<ol><li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2009/12/7-langkah-membaca-cepat/' rel='bookmark' title='Permanent Link: 7 Langkah Membaca Cepat'>7 Langkah Membaca Cepat</a></li>
<li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2009/03/tips-mencari-kerja-di-masa-krisis-bursa-karir-its-2009/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips Mencari Kerja Di Masa Krisis (Oleh-Oleh dari Bursa Karir ITS 2009)'>Tips Mencari Kerja Di Masa Krisis (Oleh-Oleh dari Bursa Karir ITS 2009)</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.muhammadnoer.com%2F2010%2F02%2Fsemuanya-berawal-dari-sebuah-langkah-sederhana%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.muhammadnoer.com%2F2010%2F02%2Fsemuanya-berawal-dari-sebuah-langkah-sederhana%2F" height="61" width="51" /></a></div><p><a href="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/02/step.jpg"><img style="display: inline; margin: 0px 20px 10px 0px; border: 0px;" title="step" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/02/step_thumb.jpg" border="0" alt="step" width="306" height="228" align="left" /></a></p>
<p>Apakah yang dilakukan ketika kita akan membangun sebuah rumah? Meletakkan batu pertama. Ya, setiap kali seorang membangun sebuah rumah maka akan selalu ada batu pertama yang disusun dan disemen. Siapa sangka batu tersebut akhirnya menjadi bangunan yang kokoh dan indah.</p>
<p>Memulai sesuatu adalah tugas yang berat buat banyak orang. Bayangan tentang kesulitan yang akan dihadapi, tantangan yang menghadang maupun banyaknya tugas yang harus dikerjakan sering membuat orang menunda-nunda apa yang seharusnya dia kerjakan. Akibatnya, waktu terus berjalan dan tidak ada yang selesai dikerjakan.</p>
<p>Berkaca dari orang-orang besar, apa yang mereka lakukan adalah memiki visi yang besar dan menyusunnya menjadi rencana-rencana kecil yang dapat dilaksanakan. Dengan cara ini, suatu pekerjaan yang terlihat besar dan berat menjadi lebih ringan karena telah dipecah-pecah dan disusun dalam skala yang lebih kecil. Apa yang mereka lakukan tidak pernah terjadi dalam sekejap mata. Semuanya membutuhkan kerja keras, tanggung jawab, dan langkah demi langkah yang secara konsisten dijalani.</p>
<p><span id="more-948"></span></p>
<p>Jika Anda memiliki visi, cita-cita atau apapun yang baik untuk Anda lakukan, maka tugas yang perlu dilakukan adalah rampungkan visi tersebut, dan bagi dalam langkah-langkah yang lebih kecil. Tidak ada gunanya Anda memiliki visi besar dan luar biasa tapi tidak pernah melangkah untuk menuju ke sana.</p>
<p>Karena itu saya ingin mengutip apa yang sering disampaikan oleh Kyai Abdullah Gymnastiar yakni: mulailah sesuatu yang baik dari yang kecil, mulailah dari diri sendiri, dan mulailah saat ini juga. Sebuah perjalanan ribuan mil selalu dimulai dengan satu langkah kecil, dimulai dari diri sendiri – meskipun semua orang mencemooh, dan dimulai segera saat ini – tidak ditunda-tunda.</p>
<p>Sudahkah Anda mengambil langkah sederhana untuk mewujudkan visi, rencana atau cita-cita yang akan membuat perubahan buat diri Anda dan orang lain di sekitar Anda?</p>
<p>Mulailah melangkah dengan penuh keyakinan. Atas izin Allah, bantuan akan datang pada saat yang tepat ketika Anda membutuhkan pertolongan. Tanpa memulai, jangan pernah berharap akan terjadi perubahan.</p>
<p>Photo Credit: <a href="http://www.flickr.com/photos/vvvracer/4304837415/" target="_blank">vvvracer</a> under Creative Common License</p>
<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/2010/02/semuanya-berawal-dari-sebuah-langkah-sederhana/">Semuanya Berawal Dari Sebuah Langkah Sederhana</a> is a post from: <a href="http://www.muhammadnoer.com">ExploreYourSelf - personal blog by Muhammad Noer</a>

<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/download/speed-reading-for-beginners.pdf" target="_blank"><img style="display: inline; margin: 0px 10px 5px 0px" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/07/Coverfinaldraftfront_thumb.png" align="left" /></a>Download Ebook <a href="http://www.muhammadnoer.com/download/speed-reading-for-beginners.pdf" target="_blank">Speed Reading for Beginners di sini</a> atau klik cover buku di samping.</p></p>
<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.muhammadnoer.com%2F2010%2F02%2Fsemuanya-berawal-dari-sebuah-langkah-sederhana%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.muhammadnoer.com%2F2010%2F02%2Fsemuanya-berawal-dari-sebuah-langkah-sederhana%2F" height="61" width="51" /></a></div>

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2009/12/7-langkah-membaca-cepat/' rel='bookmark' title='Permanent Link: 7 Langkah Membaca Cepat'>7 Langkah Membaca Cepat</a></li>
<li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2009/03/tips-mencari-kerja-di-masa-krisis-bursa-karir-its-2009/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips Mencari Kerja Di Masa Krisis (Oleh-Oleh dari Bursa Karir ITS 2009)'>Tips Mencari Kerja Di Masa Krisis (Oleh-Oleh dari Bursa Karir ITS 2009)</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.muhammadnoer.com/2010/02/semuanya-berawal-dari-sebuah-langkah-sederhana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar Cara Belajar</title>
		<link>http://www.muhammadnoer.com/2010/02/belajar-cara-belajar/</link>
		<comments>http://www.muhammadnoer.com/2010/02/belajar-cara-belajar/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Feb 2010 23:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Noer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Human Resources]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Accelerated Learning]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.muhammadnoer.com/2010/02/belajar-cara-belajar/</guid>
		<description><![CDATA[<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/02/kids_study.jpg"><img title="kids_study" style="border-right: 0px; border-top: 0px; display: inline; margin: 0px 10px 10px 0px; border-left: 0px; border-bottom: 0px" height="220" alt="kids_study" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/02/kids_study_thumb.jpg" width="294" align="left" border="0" /></a> </p>  <p>Dalam dunia pendidikan, guru dan murid harus bekerjasama. Tugas guru membimbing para muridnya agar menyerap pelajaran dengan baik sesuai kapasitas, potensi dan minat anak didik. Adapun tugas murid adalah belajar dengan penuh kesungguhan dan tanggung jawab sehingga apa-apa yang diajarkan dapat dipahami dengan baik dan diamalkan dalam kehidupannya.</p>  <p>Untuk itu, masing-masing pihak, guru dan murid perlu memiliki keterampilan. Itulah keterampilan belajar dan mengajar.</p>  <p>Buat guru, keterampilan tersebut meliputi bagaimana menyusun bahan ajar yang baik sehingga para murid dapat belajar dengan penuh minat, semangat, sekaligus menyenangkan. Adapun murid perlu belajar bagaimana agar dapat menguasai pelajaran dengan baik sehingga nantinya bisa diaplikasikan. Keterampilan tersebut diantaranya adalah bagaimana membaca dengan cepat dan efektif, bagaimana cara memahami dengan baik sehingga akan diingat dalam jangka panjang serta cara mencatat yang mudah diingat dan menjadi referensi berguna di masa mendatang.</p> <!--more-->  <p></p>  <p>Sayangnya, keterampilan seperti ini terkadang tidak dimiliki baik oleh guru dan siswa. Akibatnya, kedua belah pihak frustasi satu sama lain. Guru pontang panting menjelaskan sesuatu tapi tidak diperhatikan oleh murid-muridnya. Sementara sang murid frustasi dengan bahan pelajaran yang bertumpuk dan tidak tau bagaimana bisa menyelesaikannya.</p>  <div class="float-quote alignright">Belajar bukan lagi untuk memahami dan menghayati melainkan berubah menjadi proses mengejar nilai dan kelulusan.</div>  <p>Karena kurangnya keterampilan belajar dan mengajar ini pada akhirnya akan berdampak pada kualitas para pelajar kita. Mereka mungkin saja tamat dari sekolah dan menyelesaikan perguruan tinggi, namun sedikit sekali ilmu yang menempel dan akhirnya bisa dipakai dalam keseharian. Para pelajar lebih senang dengan jalan pintas dan menghafal apa yang diprediksi akan keluar dalam ujian. Belajar bukan lagi untuk memahami dan menghayati melainkan berubah menjadi proses mengejar nilai dan kelulusan.</p>  <p>Adapun di negara-negara yang lebih maju, saya memperhatikan para murid tidak hanya dibebani dengan bahan pelajaran, melainkan mereka juga dibekali dengan bagaimana caranya belajar dengan baik. Karenanya tak jarang ada kelas khusus yang mengajarkan bagaimana cara membaca yang lebih efektif dan efisien. Bagaimana meningkatkan konsentrasi sehingga dapat memahami pelajaran dengan baik. Dan cara mencatat yang terstruktur, kreatif dan menyenangkan sehingga apa-apa yang ditulis akan menjadi informasi berharga sepanjang masa. Tidak hanya itu, mereka juga diberi kesempatan untuk melatih dan mengembangkan minat sejak dini sambil terus mengasah keterampilan khusus yang dimiliki masing-masing individu.</p>  <p>Hal yang sama berlaku buat para guru. Mereka juga belajar bagaimana cara menyampaikan materi di depan kelas, bagaimana menciptakan ruang kelas yang hidup dan menyenangkan. Bagaimana proses belajar menjadi diskusi interaktif yang memberi nilai tambah bagi para murid dan guru itu sendiri.</p>  <p>Jadi, jika Anda seorang guru atau murid, sudahkah belajar cara belajar?</p>  <p>&#160;</p>  <p><strong>Photo Credit: </strong><a href="http://www.flickr.com/photos/chanbliss/4331127537/" target="_blank">blisschan</a><strong>&#160;</strong>under Creative Commons License</p><p><a href="http://www.muhammadnoer.com/2010/02/belajar-cara-belajar/">Belajar Cara Belajar</a> is a post from: <a href="http://www.muhammadnoer.com">ExploreYourSelf - personal blog by Muhammad Noer</a>

<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/download/speed-reading-for-beginners.pdf" target="_blank"><img style="display: inline; margin: 0px 10px 5px 0px" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/07/Coverfinaldraftfront_thumb.png" align="left" /></a>Download Ebook <a href="http://www.muhammadnoer.com/download/speed-reading-for-beginners.pdf" target="_blank">Speed Reading for Beginners di sini</a> atau klik cover buku di samping.</p></p>



Related posts:<ol><li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2009/09/belajar-mind-map-dari-ahlinya/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Belajar Mind Map dari Ahlinya'>Belajar Mind Map dari Ahlinya</a></li>
<li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2009/06/membangun-budaya-belajar-di-perusahaan-menuju-learning-organization/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membangun Budaya Belajar di Perusahaan Menuju Learning Organization'>Membangun Budaya Belajar di Perusahaan Menuju Learning Organization</a></li>
<li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2009/06/kunci-sukses-menciptakan-budaya-belajar-organisasi/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Kunci Sukses Menciptakan Budaya Belajar Organisasi (Bagian 2)'>Kunci Sukses Menciptakan Budaya Belajar Organisasi (Bagian 2)</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.muhammadnoer.com%2F2010%2F02%2Fbelajar-cara-belajar%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.muhammadnoer.com%2F2010%2F02%2Fbelajar-cara-belajar%2F" height="61" width="51" /></a></div><p><a href="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/02/kids_study.jpg"><img style="display: inline; margin: 0px 10px 10px 0px; border: 0px;" title="kids_study" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/02/kids_study_thumb.jpg" border="0" alt="kids_study" width="294" height="220" align="left" /></a></p>
<p>Dalam dunia pendidikan, guru dan murid harus bekerjasama. Tugas guru membimbing para muridnya agar menyerap pelajaran dengan baik sesuai kapasitas, potensi dan minat anak didik. Adapun tugas murid adalah belajar dengan penuh kesungguhan dan tanggung jawab sehingga apa-apa yang diajarkan dapat dipahami dengan baik dan diamalkan dalam kehidupannya.</p>
<p>Untuk itu, masing-masing pihak, guru dan murid perlu memiliki keterampilan. Itulah keterampilan belajar dan mengajar.</p>
<p>Buat guru, keterampilan tersebut meliputi bagaimana menyusun bahan ajar yang baik sehingga para murid dapat belajar dengan penuh minat, semangat, sekaligus menyenangkan. Adapun murid perlu belajar bagaimana agar dapat menguasai pelajaran dengan baik sehingga nantinya bisa diaplikasikan. Keterampilan tersebut diantaranya adalah bagaimana membaca dengan cepat dan efektif, bagaimana cara memahami dengan baik sehingga akan diingat dalam jangka panjang serta cara mencatat yang mudah diingat dan menjadi referensi berguna di masa mendatang.</p>
<p><span id="more-945"></span></p>
<p>Sayangnya, keterampilan seperti ini terkadang tidak dimiliki baik oleh guru dan siswa. Akibatnya, kedua belah pihak frustasi satu sama lain. Guru pontang panting menjelaskan sesuatu tapi tidak diperhatikan oleh murid-muridnya. Sementara sang murid frustasi dengan bahan pelajaran yang bertumpuk dan tidak tau bagaimana bisa menyelesaikannya.</p>
<div class="float-quote alignright">Belajar bukan lagi untuk memahami dan menghayati melainkan berubah menjadi proses mengejar nilai dan kelulusan.</div>
<p>Karena kurangnya keterampilan belajar dan mengajar ini pada akhirnya akan berdampak pada kualitas para pelajar kita. Mereka mungkin saja tamat dari sekolah dan menyelesaikan perguruan tinggi, namun sedikit sekali ilmu yang menempel dan akhirnya bisa dipakai dalam keseharian. Para pelajar lebih senang dengan jalan pintas dan menghafal apa yang diprediksi akan keluar dalam ujian. Belajar bukan lagi untuk memahami dan menghayati melainkan berubah menjadi proses mengejar nilai dan kelulusan.</p>
<p>Adapun di negara-negara yang lebih maju, saya memperhatikan para murid tidak hanya dibebani dengan bahan pelajaran, melainkan mereka juga dibekali dengan bagaimana caranya belajar dengan baik. Karenanya tak jarang ada kelas khusus yang mengajarkan bagaimana cara membaca yang lebih efektif dan efisien. Bagaimana meningkatkan konsentrasi sehingga dapat memahami pelajaran dengan baik. Dan cara mencatat yang terstruktur, kreatif dan menyenangkan sehingga apa-apa yang ditulis akan menjadi informasi berharga sepanjang masa. Tidak hanya itu, mereka juga diberi kesempatan untuk melatih dan mengembangkan minat sejak dini sambil terus mengasah keterampilan khusus yang dimiliki masing-masing individu.</p>
<p>Hal yang sama berlaku buat para guru. Mereka juga belajar bagaimana cara menyampaikan materi di depan kelas, bagaimana menciptakan ruang kelas yang hidup dan menyenangkan. Bagaimana proses belajar menjadi diskusi interaktif yang memberi nilai tambah bagi para murid dan guru itu sendiri.</p>
<p>Jadi, jika Anda seorang guru atau murid, sudahkah belajar cara belajar?</p>
<p><strong>Photo Credit: </strong><a href="http://www.flickr.com/photos/chanbliss/4331127537/" target="_blank">blisschan</a><strong> </strong>under Creative Commons License</p>
<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/2010/02/belajar-cara-belajar/">Belajar Cara Belajar</a> is a post from: <a href="http://www.muhammadnoer.com">ExploreYourSelf - personal blog by Muhammad Noer</a>

<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/download/speed-reading-for-beginners.pdf" target="_blank"><img style="display: inline; margin: 0px 10px 5px 0px" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/07/Coverfinaldraftfront_thumb.png" align="left" /></a>Download Ebook <a href="http://www.muhammadnoer.com/download/speed-reading-for-beginners.pdf" target="_blank">Speed Reading for Beginners di sini</a> atau klik cover buku di samping.</p></p>
<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.muhammadnoer.com%2F2010%2F02%2Fbelajar-cara-belajar%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.muhammadnoer.com%2F2010%2F02%2Fbelajar-cara-belajar%2F" height="61" width="51" /></a></div>

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2009/09/belajar-mind-map-dari-ahlinya/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Belajar Mind Map dari Ahlinya'>Belajar Mind Map dari Ahlinya</a></li>
<li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2009/06/membangun-budaya-belajar-di-perusahaan-menuju-learning-organization/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Membangun Budaya Belajar di Perusahaan Menuju Learning Organization'>Membangun Budaya Belajar di Perusahaan Menuju Learning Organization</a></li>
<li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2009/06/kunci-sukses-menciptakan-budaya-belajar-organisasi/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Kunci Sukses Menciptakan Budaya Belajar Organisasi (Bagian 2)'>Kunci Sukses Menciptakan Budaya Belajar Organisasi (Bagian 2)</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.muhammadnoer.com/2010/02/belajar-cara-belajar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membaca Cepat dan Latihan Mata</title>
		<link>http://www.muhammadnoer.com/2010/02/membaca-cepat-dan-latihan-mata/</link>
		<comments>http://www.muhammadnoer.com/2010/02/membaca-cepat-dan-latihan-mata/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 01 Feb 2010 09:00:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Noer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Speed Reading]]></category>
		<category><![CDATA[Latihan Mata]]></category>
		<category><![CDATA[Membaca Cepat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.muhammadnoer.com/?p=934</guid>
		<description><![CDATA[[caption id="" align="alignleft" width="275" caption="Photo credit: wsmith"]<a href="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/01/booklist.jpg"><img style="border: 0pt none; margin: 0px 10px 10px 0px; display: inline;" title="book list" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/01/booklist_thumb.jpg" border="0" alt="book list" width="275" height="335" align="left" /></a>[/caption]
<p>Salah seorang pembaca blog ini bertanya kepada saya, “Mas, saya mencoba berlatih membaca cepat, tapi mengapa mata saya menjadi pusing dan saya menjadi lelah?”</p>
<p>Dia berusaha mempraktekkan apa-apa yang saya sampaikan dalam buku <strong><a href="http://www.muhammadnoer.com/speed-reading-for-beginners/">Speed Reading for Beginners.</a></strong> Jika Anda baru memulai belajar membaca cepat, maka saran saya adalah <strong>tingkatkan kecepatan baca secara bertahap.</strong> Artinya jika Anda mengukur kecepatan baca saat ini pada angka 200 kata per menit misalnya, jangan buru-buru ingin membaca dengan kecepatan 600 kata per menit pada latihan pertama. Anda akan mengalami kesulitan dan mungkin otot mata yang kelelahan.</p>
<p>Seperti yang saya jelaskan dalam buku tersebut, proses membaca terjadi ketika mata melihat kumpulan huruf yang membentuk kata. Karena sejak lahir kita sudah menguasai berbagai kosa kata, maka kata-kata yang kita kenal akan mudah dan cepat dikenali. Adapun kata-kata yang masih asing atau jarang didengar akan membutuhkan waktu lebih lama untuk dikenali. Proses pengenalan inilah yang kemudian diteruskan mata ke otak. Selanjutnya otak akan memproses kata demi kata, kalimat demi kalimat menjadi sebuah pengertian. Proses menciptakan pengertian ini juga mengandalkan informasi yang kita kuasai sebelumnya. Jadi jika Anda punya profesi sebagai ekonom misalnya, buku-buku dan artikel tentang ekonomi akan dengan mudah dipahami. Akan tetapi Anda mungkin mengalami kesulitan ketika membaca sastra.</p>
<p><!--more--></p>
<p>Karena itu, orang yang rajin membaca secara otomatis akan memiliki kecepatan baca yang relatif lebih tinggi dari orang kebanyakan karena kebiasaan baik tersebut dan banyaknya informasi yang sudah dimiliki sebelumnya. Dalam kasus saya misalnya, ketika saya menganalisa buku-buku <strong>Speed Reading</strong> dari luar negeri, maka saya bisa menyelesaikan buku setebal 250 halaman dalam setengah jam. Ini bukan berarti saya tukang sulap, melainkan karena topik Speed Reading sangat familiar buat saya dan saya telah belajar hal ini sedikitnya sejak 12 tahun lalu. Dengan demikian, saya mudah mengusai informasi untuk topik tersebut.</p>
<p>Kembali ke pertanyaan semula, katakanlah kita sudah memiliki pengetahuan sebelumnya tentang topik yang dibaca dan sekarang kita berlatih membaca teks tersebut dengan cepat, mengapa muncul rasa pusing tadi?</p>
<p>Penyebabnya ada dua hal:</p>
<p><strong>Pertama,</strong> mata Anda belum terbiasa bergerak dengan kecepatan tinggi.</p>
<p><strong>Kedua,</strong> informasi yang diteruskan oleh mata Anda ke otak belum sinkron. Ini mirip komputer yang diminta memproses informasi terlalu banyak sekaligus sehingga <em>hang.</em></p>
<p>Gerak mata dikendalikan oleh otot mata. Sama seperti otot tubuh lainnya, jika otot ini dilatih maka dia akan semakin kuat dan bergerak semakin lincah. Karena itu, dalam <strong>kelas Membaca Cepat</strong> biasanya ada sesi melatih gerak mata yang teratur sampai akhirnya lincah. Setelah otot mata lincah, maka dia bisa bergerak dengan cepat dalam mengenali kata. Bahkan kecepatannya bisa dinaikkan pada saat tertentu dan diturunkan pada saat yang lain. Mirip seperti seorang pembalap yang mengebut habis-habisan di jalur lurus dan mengurangi kecepatan di daerah tikungan.</p>
<p>Setelah gerak mata terlatih, proses selanjutnya adalah bagaimana agar otak memproses informasi yang diteruskan mata tadi dengan cepat. Otak manusia sangat hebat bahkan jika dianalogikan dengan komputer dia akan jauh lebih hebat dari ratusan atau bahkan jutaan super komputer yang dijalankan bersamaan. Lantas, mengapa otak kesulitan memproses informasi yang diteruskan mata? Ini terjadi karena belum terbiasa. Anda selama ini membaca lambat sehingga otak pun terbiasa bekerja lambat dalam memproses informasi. Adapun sisa waktu yang menganggur dipakai otak untuk memikirkan hal-hal lain. Itu mengapa semakin lambat kita membaca maka akan cenderung semakin banyak mengkhayal. Nah, latihlah sinkronisasi ini sehingga otak mulai terbiasa memproses informasi yang diteruskan dari mata dengan cepat.</p>
<p>Insya Allah saya akan menjelaskan proses melatih gerak mata dan sinkronisasi otak ini lebih lengkap dan detil dalam <strong><a href="http://www.membacacepat.com/daftar">Kelas Membaca Cepat Online</a></strong> yang saat ini sedang dipersiapkan. Jika Anda tertarik untuk bergabung, silakan daftarkan diri Anda untuk mendapatkan <strong><a href="http://www.membacacepat.com/daftar">pemberitahuan khusus</a></strong> ketika kelas akan dimulai.</p>
<p>Selamat belajar dan berlatih.</p>
<p>Photo Credit: <a href="http://www.flickr.com/photos/wsmith/4316753/" target="_blank">wsmith</a> under Creative Common License</p>
<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/2010/02/membaca-cepat-dan-latihan-mata/">Membaca Cepat dan Latihan Mata</a> is a post from: <a href="http://www.muhammadnoer.com">ExploreYourSelf - personal blog by Muhammad Noer</a>

<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/download/speed-reading-for-beginners.pdf" target="_blank"><img style="display: inline; margin: 0px 10px 5px 0px" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/07/Coverfinaldraftfront_thumb.png" align="left" /></a>Download Ebook <a href="http://www.muhammadnoer.com/download/speed-reading-for-beginners.pdf" target="_blank">Speed Reading for Beginners di sini</a> atau klik cover buku di samping.</p></p>



Related posts:<ol><li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2009/02/teknik-dasar-membaca-cepat-mengenali-kata-dan-gerakan-mata/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Teknik Dasar Membaca Cepat: Mengenali Kata dan Gerakan Mata'>Teknik Dasar Membaca Cepat: Mengenali Kata dan Gerakan Mata</a></li>
<li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2009/12/7-langkah-membaca-cepat/' rel='bookmark' title='Permanent Link: 7 Langkah Membaca Cepat'>7 Langkah Membaca Cepat</a></li>
<li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2009/01/tips-mudah-membaca-cepat-dan-meningkatkan-kecepatan-baca/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips Mudah Membaca Cepat dan Meningkatkan Kecepatan Baca'>Tips Mudah Membaca Cepat dan Meningkatkan Kecepatan Baca</a></li>
<li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2009/07/ebook-membaca-cepat-terbit-30-juli-2009/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Ebook Membaca Cepat Terbit 30 Juli 2009'>Ebook Membaca Cepat Terbit 30 Juli 2009</a></li>
<li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2009/12/video-menciptakan-kondisi-ideal-dalam-membaca-video-4-seri-membaca-cepat/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Video &ndash; Menciptakan Kondisi Ideal Dalam Membaca &ndash; (Video 4 Seri Membaca Cepat)'>Video &ndash; Menciptakan Kondisi Ideal Dalam Membaca &ndash; (Video 4 Seri Membaca Cepat)</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.muhammadnoer.com%2F2010%2F02%2Fmembaca-cepat-dan-latihan-mata%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.muhammadnoer.com%2F2010%2F02%2Fmembaca-cepat-dan-latihan-mata%2F" height="61" width="51" /></a></div><div class="wp-caption alignleft" style="width: 285px"><a href="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/01/booklist.jpg"><img style="border: 0pt none; margin: 0px 10px 10px 0px; display: inline;" title="book list" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/01/booklist_thumb.jpg" border="0" alt="book list" width="275" height="335" align="left" /></a><p class="wp-caption-text">Photo credit: wsmith</p></div>
<p>Salah seorang pembaca blog ini bertanya kepada saya, “Mas, saya mencoba berlatih membaca cepat, tapi mengapa mata saya menjadi pusing dan saya menjadi lelah?”</p>
<p>Dia berusaha mempraktekkan apa-apa yang saya sampaikan dalam buku <strong><a href="http://www.muhammadnoer.com/speed-reading-for-beginners/">Speed Reading for Beginners.</a></strong> Jika Anda baru memulai belajar membaca cepat, maka saran saya adalah <strong>tingkatkan kecepatan baca secara bertahap.</strong> Artinya jika Anda mengukur kecepatan baca saat ini pada angka 200 kata per menit misalnya, jangan buru-buru ingin membaca dengan kecepatan 600 kata per menit pada latihan pertama. Anda akan mengalami kesulitan dan mungkin otot mata yang kelelahan.</p>
<p>Seperti yang saya jelaskan dalam buku tersebut, proses membaca terjadi ketika mata melihat kumpulan huruf yang membentuk kata. Karena sejak lahir kita sudah menguasai berbagai kosa kata, maka kata-kata yang kita kenal akan mudah dan cepat dikenali. Adapun kata-kata yang masih asing atau jarang didengar akan membutuhkan waktu lebih lama untuk dikenali. Proses pengenalan inilah yang kemudian diteruskan mata ke otak. Selanjutnya otak akan memproses kata demi kata, kalimat demi kalimat menjadi sebuah pengertian. Proses menciptakan pengertian ini juga mengandalkan informasi yang kita kuasai sebelumnya. Jadi jika Anda punya profesi sebagai ekonom misalnya, buku-buku dan artikel tentang ekonomi akan dengan mudah dipahami. Akan tetapi Anda mungkin mengalami kesulitan ketika membaca sastra.</p>
<p><span id="more-934"></span></p>
<p>Karena itu, orang yang rajin membaca secara otomatis akan memiliki kecepatan baca yang relatif lebih tinggi dari orang kebanyakan karena kebiasaan baik tersebut dan banyaknya informasi yang sudah dimiliki sebelumnya. Dalam kasus saya misalnya, ketika saya menganalisa buku-buku <strong>Speed Reading</strong> dari luar negeri, maka saya bisa menyelesaikan buku setebal 250 halaman dalam setengah jam. Ini bukan berarti saya tukang sulap, melainkan karena topik Speed Reading sangat familiar buat saya dan saya telah belajar hal ini sedikitnya sejak 12 tahun lalu. Dengan demikian, saya mudah mengusai informasi untuk topik tersebut.</p>
<p>Kembali ke pertanyaan semula, katakanlah kita sudah memiliki pengetahuan sebelumnya tentang topik yang dibaca dan sekarang kita berlatih membaca teks tersebut dengan cepat, mengapa muncul rasa pusing tadi?</p>
<p>Penyebabnya ada dua hal:</p>
<p><strong>Pertama,</strong> mata Anda belum terbiasa bergerak dengan kecepatan tinggi.</p>
<p><strong>Kedua,</strong> informasi yang diteruskan oleh mata Anda ke otak belum sinkron. Ini mirip komputer yang diminta memproses informasi terlalu banyak sekaligus sehingga <em>hang.</em></p>
<p>Gerak mata dikendalikan oleh otot mata. Sama seperti otot tubuh lainnya, jika otot ini dilatih maka dia akan semakin kuat dan bergerak semakin lincah. Karena itu, dalam <strong>kelas Membaca Cepat</strong> biasanya ada sesi melatih gerak mata yang teratur sampai akhirnya lincah. Setelah otot mata lincah, maka dia bisa bergerak dengan cepat dalam mengenali kata. Bahkan kecepatannya bisa dinaikkan pada saat tertentu dan diturunkan pada saat yang lain. Mirip seperti seorang pembalap yang mengebut habis-habisan di jalur lurus dan mengurangi kecepatan di daerah tikungan.</p>
<p>Setelah gerak mata terlatih, proses selanjutnya adalah bagaimana agar otak memproses informasi yang diteruskan mata tadi dengan cepat. Otak manusia sangat hebat bahkan jika dianalogikan dengan komputer dia akan jauh lebih hebat dari ratusan atau bahkan jutaan super komputer yang dijalankan bersamaan. Lantas, mengapa otak kesulitan memproses informasi yang diteruskan mata? Ini terjadi karena belum terbiasa. Anda selama ini membaca lambat sehingga otak pun terbiasa bekerja lambat dalam memproses informasi. Adapun sisa waktu yang menganggur dipakai otak untuk memikirkan hal-hal lain. Itu mengapa semakin lambat kita membaca maka akan cenderung semakin banyak mengkhayal. Nah, latihlah sinkronisasi ini sehingga otak mulai terbiasa memproses informasi yang diteruskan dari mata dengan cepat.</p>
<p>Insya Allah saya akan menjelaskan proses melatih gerak mata dan sinkronisasi otak ini lebih lengkap dan detil dalam <strong><a href="http://www.membacacepat.com/daftar">Kelas Membaca Cepat Online</a></strong> yang saat ini sedang dipersiapkan. Jika Anda tertarik untuk bergabung, silakan daftarkan diri Anda untuk mendapatkan <strong><a href="http://www.membacacepat.com/daftar">pemberitahuan khusus</a></strong> ketika kelas akan dimulai.</p>
<p>Selamat belajar dan berlatih.</p>
<p>Photo Credit: <a href="http://www.flickr.com/photos/wsmith/4316753/" target="_blank">wsmith</a> under Creative Common License</p>
<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/2010/02/membaca-cepat-dan-latihan-mata/">Membaca Cepat dan Latihan Mata</a> is a post from: <a href="http://www.muhammadnoer.com">ExploreYourSelf - personal blog by Muhammad Noer</a>

<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/download/speed-reading-for-beginners.pdf" target="_blank"><img style="display: inline; margin: 0px 10px 5px 0px" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/07/Coverfinaldraftfront_thumb.png" align="left" /></a>Download Ebook <a href="http://www.muhammadnoer.com/download/speed-reading-for-beginners.pdf" target="_blank">Speed Reading for Beginners di sini</a> atau klik cover buku di samping.</p></p>
<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.muhammadnoer.com%2F2010%2F02%2Fmembaca-cepat-dan-latihan-mata%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.muhammadnoer.com%2F2010%2F02%2Fmembaca-cepat-dan-latihan-mata%2F" height="61" width="51" /></a></div>

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2009/02/teknik-dasar-membaca-cepat-mengenali-kata-dan-gerakan-mata/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Teknik Dasar Membaca Cepat: Mengenali Kata dan Gerakan Mata'>Teknik Dasar Membaca Cepat: Mengenali Kata dan Gerakan Mata</a></li>
<li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2009/12/7-langkah-membaca-cepat/' rel='bookmark' title='Permanent Link: 7 Langkah Membaca Cepat'>7 Langkah Membaca Cepat</a></li>
<li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2009/01/tips-mudah-membaca-cepat-dan-meningkatkan-kecepatan-baca/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Tips Mudah Membaca Cepat dan Meningkatkan Kecepatan Baca'>Tips Mudah Membaca Cepat dan Meningkatkan Kecepatan Baca</a></li>
<li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2009/07/ebook-membaca-cepat-terbit-30-juli-2009/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Ebook Membaca Cepat Terbit 30 Juli 2009'>Ebook Membaca Cepat Terbit 30 Juli 2009</a></li>
<li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2009/12/video-menciptakan-kondisi-ideal-dalam-membaca-video-4-seri-membaca-cepat/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Video &ndash; Menciptakan Kondisi Ideal Dalam Membaca &ndash; (Video 4 Seri Membaca Cepat)'>Video &ndash; Menciptakan Kondisi Ideal Dalam Membaca &ndash; (Video 4 Seri Membaca Cepat)</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.muhammadnoer.com/2010/02/membaca-cepat-dan-latihan-mata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apakah Anda Memiliki Kebun Ide?</title>
		<link>http://www.muhammadnoer.com/2010/01/apakah-anda-memiliki-kebun-ide/</link>
		<comments>http://www.muhammadnoer.com/2010/01/apakah-anda-memiliki-kebun-ide/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Jan 2010 00:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Noer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blogging]]></category>
		<category><![CDATA[Produktivitas]]></category>
		<category><![CDATA[Ide]]></category>
		<category><![CDATA[Menulis]]></category>
		<category><![CDATA[Taman Ide]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.muhammadnoer.com/?p=929</guid>
		<description><![CDATA[[caption id="" align="alignleft" width="307" caption="Photo Credit: Randy Son of Robert"]<a href="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/01/garden.jpg"><img style="border: 0pt none; margin: 5px 10px 10px 0px; display: inline;" title="garden" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/01/garden_thumb.jpg" border="0" alt="garden" width="307" height="205" align="left" /></a>[/caption]

Secara tidak sengaja saya menemukan sebuah tulisan yang bagus dari blog <a href="http://www.productiveflourishing.com/do-you-have-an-idea-garden/">Productive Flourishing</a>. Tulisan tersebut berjudul <strong>Idea Garden</strong>.

Secara sederhana – Charlie – sang penulis menjelaskan bagaimana membuat ide Anda terpelihara dan mendapatkan perawatan yang cukup layaknya tanaman dalam sebuah kebun. Bibit-bibit ide ini dikumpulkan dengan rapi, disusun, dibersihkan, dikembangkan sehingga pada saatnya siap untuk dipanen.

Salah satu tahap yang sering dilupakan banyak orang adalah mencatat ide mereka sendiri. Akibatnya kita merasa pernah memiliki banyak ide untuk menulis sesuatu, mengerjakan sesuatu, namun seiring berjalannya waktu semua itu hilang entah kemana.

Konsep dari <strong>kebun ide</strong> ini adalah mengumpulkannya dalam satu tempat. Membiarkan terlebih dahulu ide yang belum matang sampai ide tersebut berkembang, dan memanfaatkannya ketika tiba saatnya ide tersebut akan dilaksanakan.

<!--more-->

Saya pribadi menggunakan sebuah file Microsoft Word sederhana untuk mengumpulkan seluruh ide saya. Tiap kali saya terpikir tentang <strong>judul sebuah tulisan,</strong> <strong>kutipan ucapan seorang tokoh,</strong> <strong>lintasan pikiran yang muncul</strong> setelah membaca sesuatu, <strong>inspirasi yang tiba-tiba datang,</strong> maka saya akan menuliskannya ke dalam kebun ide tersebut. Dengan demikian relatif saya tidak pernah kekurangan ide dalam menulis. Setiap kali saatnya menulis posting baru, saya tinggal melihat ke kebun ide tadi dan menentukan ide mana yang siap untuk dipanen. Ide yang sudah dituangkan ke dalam sebuah tulisan baik draft atau sudah selesai akan diberi warna biru sedangkan ide yang menunggu saat yang tepat untuk ditulis diberi warna hitam.

<a href="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/01/idetulisan.jpg"><img style="display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto; border: 0px;" title="ide tulisan" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/01/idetulisan_thumb.jpg" border="0" alt="ide tulisan" width="535" height="334" /></a>

Tahukah Anda, ide dalam pikiran kita sedemikian banyaknya dan melompat-lompat ke sana ke mari layaknya seekor monyet yang bergelantungan. Jika Anda ingin menjadi orang yang lebih produktif dan memaksimalkan ide-ide yang Anda punya, maka mulailah menyiapkan kebun untuk ide tersebut, menyemainya dan suatu saat ia akan berbunga.

Sudahkah Anda memiliki kebun ide sendiri?

Silakan berbagi dan sampaikan pandangan Anda.

Photo Credit: <a href="http://www.flickr.com/photos/randysonofrobert/464791157/" target="_blank">Randy Son of Robert</a> under Creative Common License<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/2010/01/apakah-anda-memiliki-kebun-ide/">Apakah Anda Memiliki Kebun Ide?</a> is a post from: <a href="http://www.muhammadnoer.com">ExploreYourSelf - personal blog by Muhammad Noer</a>

<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/download/speed-reading-for-beginners.pdf" target="_blank"><img style="display: inline; margin: 0px 10px 5px 0px" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/07/Coverfinaldraftfront_thumb.png" align="left" /></a>Download Ebook <a href="http://www.muhammadnoer.com/download/speed-reading-for-beginners.pdf" target="_blank">Speed Reading for Beginners di sini</a> atau klik cover buku di samping.</p></p>



Related posts:<ol><li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2009/12/apakah-anda-seorang-blogger/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Apakah Anda Seorang Blogger?'>Apakah Anda Seorang Blogger?</a></li>
<li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2009/08/mencari-ide-untuk-menulis/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mencari Ide Untuk Menulis'>Mencari Ide Untuk Menulis</a></li>
<li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2010/01/apakah-anda-siap-menerima-karir-yang-menantang/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Apakah Anda Siap Menerima Karir Yang Menantang?'>Apakah Anda Siap Menerima Karir Yang Menantang?</a></li>
<li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2010/01/kenali-gaya-belajar-anda/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Kenali Gaya Belajar Anda'>Kenali Gaya Belajar Anda</a></li>
<li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2009/06/posting-berkualitas-investasi-jangka-panjang-blog-anda/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Posting Berkualitas Investasi Jangka Panjang Blog Anda'>Posting Berkualitas Investasi Jangka Panjang Blog Anda</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.muhammadnoer.com%2F2010%2F01%2Fapakah-anda-memiliki-kebun-ide%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.muhammadnoer.com%2F2010%2F01%2Fapakah-anda-memiliki-kebun-ide%2F" height="61" width="51" /></a></div><div class="wp-caption alignleft" style="width: 317px"><a href="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/01/garden.jpg"><img style="border: 0pt none; margin: 5px 10px 10px 0px; display: inline;" title="garden" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/01/garden_thumb.jpg" border="0" alt="garden" width="307" height="205" align="left" /></a><p class="wp-caption-text">Photo Credit: Randy Son of Robert</p></div>
<p>Secara tidak sengaja saya menemukan sebuah tulisan yang bagus dari blog <a href="http://www.productiveflourishing.com/do-you-have-an-idea-garden/">Productive Flourishing</a>. Tulisan tersebut berjudul <strong>Idea Garden</strong>.</p>
<p>Secara sederhana – Charlie – sang penulis menjelaskan bagaimana membuat ide Anda terpelihara dan mendapatkan perawatan yang cukup layaknya tanaman dalam sebuah kebun. Bibit-bibit ide ini dikumpulkan dengan rapi, disusun, dibersihkan, dikembangkan sehingga pada saatnya siap untuk dipanen.</p>
<p>Salah satu tahap yang sering dilupakan banyak orang adalah mencatat ide mereka sendiri. Akibatnya kita merasa pernah memiliki banyak ide untuk menulis sesuatu, mengerjakan sesuatu, namun seiring berjalannya waktu semua itu hilang entah kemana.</p>
<p>Konsep dari <strong>kebun ide</strong> ini adalah mengumpulkannya dalam satu tempat. Membiarkan terlebih dahulu ide yang belum matang sampai ide tersebut berkembang, dan memanfaatkannya ketika tiba saatnya ide tersebut akan dilaksanakan.</p>
<p><span id="more-929"></span></p>
<p>Saya pribadi menggunakan sebuah file Microsoft Word sederhana untuk mengumpulkan seluruh ide saya. Tiap kali saya terpikir tentang <strong>judul sebuah tulisan,</strong> <strong>kutipan ucapan seorang tokoh,</strong> <strong>lintasan pikiran yang muncul</strong> setelah membaca sesuatu, <strong>inspirasi yang tiba-tiba datang,</strong> maka saya akan menuliskannya ke dalam kebun ide tersebut. Dengan demikian relatif saya tidak pernah kekurangan ide dalam menulis. Setiap kali saatnya menulis posting baru, saya tinggal melihat ke kebun ide tadi dan menentukan ide mana yang siap untuk dipanen. Ide yang sudah dituangkan ke dalam sebuah tulisan baik draft atau sudah selesai akan diberi warna biru sedangkan ide yang menunggu saat yang tepat untuk ditulis diberi warna hitam.</p>
<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/01/idetulisan.jpg"><img style="display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto; border: 0px;" title="ide tulisan" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/01/idetulisan_thumb.jpg" border="0" alt="ide tulisan" width="535" height="334" /></a></p>
<p>Tahukah Anda, ide dalam pikiran kita sedemikian banyaknya dan melompat-lompat ke sana ke mari layaknya seekor monyet yang bergelantungan. Jika Anda ingin menjadi orang yang lebih produktif dan memaksimalkan ide-ide yang Anda punya, maka mulailah menyiapkan kebun untuk ide tersebut, menyemainya dan suatu saat ia akan berbunga.</p>
<p>Sudahkah Anda memiliki kebun ide sendiri?</p>
<p>Silakan berbagi dan sampaikan pandangan Anda.</p>
<p>Photo Credit: <a href="http://www.flickr.com/photos/randysonofrobert/464791157/" target="_blank">Randy Son of Robert</a> under Creative Common License</p>
<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/2010/01/apakah-anda-memiliki-kebun-ide/">Apakah Anda Memiliki Kebun Ide?</a> is a post from: <a href="http://www.muhammadnoer.com">ExploreYourSelf - personal blog by Muhammad Noer</a>

<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/download/speed-reading-for-beginners.pdf" target="_blank"><img style="display: inline; margin: 0px 10px 5px 0px" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/07/Coverfinaldraftfront_thumb.png" align="left" /></a>Download Ebook <a href="http://www.muhammadnoer.com/download/speed-reading-for-beginners.pdf" target="_blank">Speed Reading for Beginners di sini</a> atau klik cover buku di samping.</p></p>
<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.muhammadnoer.com%2F2010%2F01%2Fapakah-anda-memiliki-kebun-ide%2F"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.muhammadnoer.com%2F2010%2F01%2Fapakah-anda-memiliki-kebun-ide%2F" height="61" width="51" /></a></div>

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2009/12/apakah-anda-seorang-blogger/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Apakah Anda Seorang Blogger?'>Apakah Anda Seorang Blogger?</a></li>
<li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2009/08/mencari-ide-untuk-menulis/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Mencari Ide Untuk Menulis'>Mencari Ide Untuk Menulis</a></li>
<li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2010/01/apakah-anda-siap-menerima-karir-yang-menantang/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Apakah Anda Siap Menerima Karir Yang Menantang?'>Apakah Anda Siap Menerima Karir Yang Menantang?</a></li>
<li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2010/01/kenali-gaya-belajar-anda/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Kenali Gaya Belajar Anda'>Kenali Gaya Belajar Anda</a></li>
<li><a href='http://www.muhammadnoer.com/2009/06/posting-berkualitas-investasi-jangka-panjang-blog-anda/' rel='bookmark' title='Permanent Link: Posting Berkualitas Investasi Jangka Panjang Blog Anda'>Posting Berkualitas Investasi Jangka Panjang Blog Anda</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.muhammadnoer.com/2010/01/apakah-anda-memiliki-kebun-ide/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic page generated in 7.609 seconds. -->
<!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2010-03-10 15:01:06 -->
