<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog Pengembangan Diri oleh Muhammad Noer - Membaca Cepat (Speed Reading), Presentasi, Mind Map, Komunikasi, Perencanaan Keuangan, Produktivitas &#187; Mind Mapping</title>
	<atom:link href="http://www.muhammadnoer.com/tag/mind-mapping/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.muhammadnoer.com</link>
	<description>Tips Pengembangan Diri: Membaca Cepat, Speed Reading, Produktivitas, Presentasi, Mind Map, Perencanaan Keuangan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 05 Feb 2012 17:00:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Kerjasama Harmonis Speed Reading Dengan Mind Mapping</title>
		<link>http://www.muhammadnoer.com/2010/11/speed-reading-dan-mind-mapping/</link>
		<comments>http://www.muhammadnoer.com/2010/11/speed-reading-dan-mind-mapping/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Nov 2010 11:02:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Noer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mind Mapping]]></category>
		<category><![CDATA[Speed Reading]]></category>
		<category><![CDATA[Kursus Membaca Cepat Online]]></category>
		<category><![CDATA[Mind Map]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.muhammadnoer.com/2010/11/speed-reading-dan-mind-mapping/</guid>
		<description><![CDATA[Mind Map pertama yang saya gunakan adalah “How Advertising Work”. Mind Map ini diambil dari catatan pribadi saya ketika kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia tahun 1999. Saya merangkum bab pertama buku teks Advertising menjadi catatan berikut:

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah, setelah bekerja keras <em>week end</em> minggu lalu, akhirnya saya berhasil menyelesaikan modul ketujuh atau modul terakhir buat member <strong><a href="htp://www.membacacepat.com/daftar/">Kursus Membaca Cepat Online &#8211; Speed Reading for Smart People</a></strong> gelombang pertama. Ini adalah modul pamungkas di mana saya memadukan kemampuan membaca cepat dengan teknik mencatat aktif kreatif menggunakan mind map.</p>
<p>Modul ini merupakan modul tercepat yang saya buat dibandingkan modul-modul sebelumnya. Ini disebabkan gagasan modul tersebut menggunakan mind map yang pernah saya buat sebelumnya. Tantangan yang saya hadapi adalah bagaimana <strong>mengubah sebuah mind map menjadi animasi langkah demi langkah</strong> untuk memandu para peserta memahami proses pencatatan kreatif.</p>
<p>Mind Map pertama yang saya gunakan adalah <strong>“How Advertising Work”.</strong> Mind Map ini diambil dari catatan pribadi saya ketika kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia tahun 1999. Saya merangkum bab pertama buku teks <strong>Advertising</strong> menjadi catatan berikut:</p>
<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/11/HowAdvertisingWorksHandMade.jpg"><img style="display: inline; border-width: 0px;" title="How Advertising Works Hand Made" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/11/HowAdvertisingWorksHandMade_thumb.jpg" border="0" alt="How Advertising Works Hand Made" width="570" height="394" /></a></p>
<p>Anda mungkin bertanya, bagaimana cara membuatnya?</p>
<p><span id="more-1165"></span></p>
<p>Pembuatan Mind Map seperti ini sebenarnya cukup mudah. Kita tinggal menetapkan judul utama dan memberi gambar. Selanjutnya membuat cabang-cabang utama yang menjadi pokok pikiran dilanjutkan dengan mengembangkan masing-masing cabang. Alhasil akan didapatkan mind map seperti ini. Mudah bukan?</p>
<p>Berikutnya saya juga mengajarkan bagaimana merangkum sebuah buku ke dalam selembar catatan. Tantangan dalam membuat catatan seperti ini adalah bagaimana kita memanfaatkan struktur buku sebagai cabang-cabang utama dan memanfaatkan sub pembahasan buku menjadi pengembangan dari mind map tersebut. Dalam video kursus saya menjelaskan tahapan ini langkah demi langkah mulai dari mengenali struktur buku, membuat judul mind map dan cabang utama, mengembangkan masing-masing cabang, dan terakhir membuat kaitan antara bagian yang satu dengan lainnya.</p>
<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/11/MindMap_TheUltimateBookOfMindMaps.jpg"><img style="display: inline; border-width: 0px;" title="MindMap_TheUltimateBookOfMindMaps" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/11/MindMap_TheUltimateBookOfMindMaps_thumb1.jpg" border="0" alt="MindMap_TheUltimateBookOfMindMaps" width="570" height="394" /></a></p>
<p>Menarik bagaimana kita bisa <strong>menggabungkan speed reading dengan mind mapping.</strong> Meskipun seseorang telah menguasai kemampuan membaca yang cepat, namun jika tidak dibarengi dengan kemampuan mencatat yang efektif, maka tidak mudah mengulang kembali apa-apa yang pernah dibaca. Oleh karena itu, saya menutup kursus <strong><a href="htp://www.membacacepat.com/daftar/">Membaca Cepat Online</a></strong> ini dengan memberi <strong><em>tools</em></strong> terakhir yakni bagaimana merangkum apa-apa yang sudah dibaca ke dalam catatan yang mudah diingat sepanjang masa.</p>
<p>Jika Anda tertarik untuk belajar bagaimana menggabungkan keahlian speed reading dan mind mapping, silakan mendaftar di <strong><a href="htp://www.membacacepat.com/daftar/">VIP Notification List</a></strong> kursus ini karena saya akan segera membuka kembali kelas pelatihan Gelombang kedua pada akhir bulan ini.</p>
<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/11/mindmap.png"><img style="display: inline; border-width: 0px;" title="mind map" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/11/mindmap_thumb.png" border="0" alt="mind map" width="570" height="444" /></a></p>
<p>Anda punya pengalaman menggabungkan speed reading dengan mind mapping?</p>
<p>Jangan lupa tinggalkan komentar Anda.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.muhammadnoer.com/2010/11/speed-reading-dan-mind-mapping/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menata Ide Dengan Mind Map</title>
		<link>http://www.muhammadnoer.com/2010/10/menata-ide-mind-map/</link>
		<comments>http://www.muhammadnoer.com/2010/10/menata-ide-mind-map/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Oct 2010 00:00:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Noer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mind Mapping]]></category>
		<category><![CDATA[Ide]]></category>
		<category><![CDATA[Mind Map]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.muhammadnoer.com/?p=1141</guid>
		<description><![CDATA[Lantas, apa keunggulan menata ide-ide tersebut dalam sebuah mind map jika dibandingkan dengan membuat daftar biasa? 1. Membuat Kategori, 2. Membuat Sub Kategori, 3. Mudah Menambah dan Mengurangi, 4. Melihat Gambaran Besar]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img style="margin: 0px 0px 10px 10px; display: inline; border: 0px;" title="mind-map-ide" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/10/mindmapide.jpg" border="0" alt="mind-map-ide" width="304" height="204" align="right" /></p>
<p>Salah satu cara agar ide Anda tidak cepat hilang adalah mengumpulkannya segera setelah ide itu muncul. Cara sederhana yang saya lakukan adalah membuat <strong><a href="http://www.muhammadnoer.com/2010/01/apakah-anda-memiliki-kebun-ide/" target="_blank">daftar ide</a></strong> berupa judul atau pokok pikiran untuk tulisan yang akan saya buat di masa mendatang. Namun lama kelamaan, daftar ini semakin panjang dan saya menjadi kesulitan melakukan klasifikasi kebun ide saya.</p>
<p>Untuk mengatasi hal tersebut saya melakukan pendekatan berbeda. Karena saya suka membuat mind map, maka seluruh daftar ide ini saya kumpulkan dalam sebuah mind map. Dengan bantuan software gratis <strong><a href="http://freemind.sourceforge.net" target="_blank">Freemind</a></strong>, saya mengelompokkan ide-ide tadi ke dalam beberapa kategori besar:</p>
<ul>
<li>Membaca Cepat</li>
<li>Presentasi</li>
<li>Perencanaan Keuangan</li>
<li>Blogging</li>
<li>Personal</li>
<li>Dan seterusnya.</li>
</ul>
<p>Saya sempat terkejut melihat daftar tersebut. Sedikitnya ada 70 ide yang sudah saya miliki dan belum dituliskan. Ini artinya, saya memiliki daftar yang cukup untuk bahan tulisan setahun ke depan seandainya menulis satu artikel per minggu. Padahal, belakangan saya sedikit kesulitan menuliskan konten baru buat blog ini karena kesulitan <strong><a href="http://www.muhammadnoer.com/2009/08/mencari-ide-untuk-menulis/" target="_blank">mencari ide.</a> </strong>Ternyata ide tersebut melimpah. Menata kembali ide tersebut membuat saya bisa melihat dengan jelas ide mana yang sudah dituliskan dan mana yang belum. Saya juga tahu mana yang menarik dan mana yang tidak.</p>
<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/10/mindmapide1.jpg"><img style="display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto; border: 0px;" title="mind-map-ide" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/10/mindmapide_thumb.jpg" border="0" alt="mind-map-ide" width="504" height="316" /></a></p>
<p>Lantas, apa keunggulan menata ide-ide tersebut dalam sebuah mind map jika dibandingkan dengan membuat daftar biasa?</p>
<p><span id="more-1141"></span></p>
<h3>1. Membuat Kategori</h3>
<p>Dengan Mind Map ide-ide yang tadinya berdiri sendiri sekarang dapat dihubungkan dengan ide sejenis dan membentuk kategori tertentu. Dengan cara ini saya bisa melakukan brainstorming dengan cepat untuk ide-ide baru yang saling berhubungan.</p>
<h3>2. Membuat Sub Kategori</h3>
<p>Adakalanya sebuah kategori ide masih bisa dibuat sub kategori. Misalkan ketika membahas topik Perencanaan Keuangan, sedikitnya ada 4 sub ide yang bisa saya bahas secara lebih mendalam dan fokus: Hutang, Menabung, Kartu Kredit, dan Perencanaan. Sub kategori membuat pilihan ide menjadi lebih luas, spesifik dan mendalam.</p>
<h3>3. Mudah Menambah dan Mengurangi</h3>
<p>Kelebihan utama dengan mind map adalah kemudahan menambahkan ide baru ke dalam peta pikiran yang sudah ada. Sebelumnya saya harus melihat daftar satu persatu dan menentukan pada baris mana ide baru akan dituliskan. Dengan mind map maka dengan cepat saya melihat kategori dan sub kategori yang relevan untuk menambahkan sebuah cabang di sana. Hal yang sama berlaku pula ketika mengurangi atau menghapus ide yang kurang relevan. Cukup menghapus salah satu cabang dan tidak akan merusak struktur dari peta pikiran yang sudah dibuat.</p>
<h3>4. Melihat Gambaran Besar</h3>
<p>Setelah menata seluruh ide dalam mind map, maka saya bisa melihat gambaran besar dari seluruh ide yang saya tuliskan. Saya bisa membayangkan sekaligus menentukan ke mana arah blog ini akan dibawa. Saya juga bisa melihat pada bidang kekuatan yang saya miliki sekaligus bidang mana yang saya masih lemah.</p>
<p>Ternyata banyak sekali manfaat mengumpulkan ide dengan cara ini. Jadi jika Anda ingin menata kebun ide agar lebih rapi dan terawat, mengapa tidak melakukannya lewat Mind Map?</p>
<p>Bagaimana pendapat Anda?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.muhammadnoer.com/2010/10/menata-ide-mind-map/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>16</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mind Map Speed Reading for Beginners</title>
		<link>http://www.muhammadnoer.com/2010/01/mind-map-speed-reading-for-beginners/</link>
		<comments>http://www.muhammadnoer.com/2010/01/mind-map-speed-reading-for-beginners/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 00:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Noer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mind Mapping]]></category>
		<category><![CDATA[Speed Reading]]></category>
		<category><![CDATA[Mind Map]]></category>
		<category><![CDATA[Speed Reading for Beginners]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.muhammadnoer.com/2010/01/mind-map-speed-reading-for-beginners/</guid>
		<description><![CDATA[Atas izin beliau, saya diperkenankan untuk membagi mind map tersebut kepada seluruh pengunjung blog ini. Saya yakin mind map ini akan membantu Anda untuk mengulang kembali isi buku “Speed Reading for Beginners” secara cepat. Silakan klik mind map berikut untuk versi lebih besar.

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/01/mindmapmembacacepat.jpg"><img style="display: block; float: none; margin: 0px auto 10px; border-width: 0px;" title="mind-map-membaca-cepat" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/01/mindmapmembacacepat_thumb.jpg" border="0" alt="mind-map-membaca-cepat" width="287" height="201" /></a> Saya mendapat hadiah tahun baru yang sangat berharga di 2010 ini. Salah seorang pembaca blog ini, <strong><a href="http://www.kumpulankatamutiara.com/">Maftuhah Nurbeti</a></strong> mengirimkan komentarnya tentang buku <strong>Speed Reading for Beginners</strong> sebagai berikut:</p>
<p>“Seandainya ebook ini dijual pun, saya yakin orang akan mau membelinya. Tapi ini adalah karya amal yang amat sangat bermanfaat dan bisa mendatangkan pahala yang tak putus-putusnya di alam berikutnya nanti. Amin.</p>
<p>Terlebih bagi saya dosen yang harus terus belajar, dokter yang emailnya terbanjiri oleh jurnal-jurnal kedokteran, dan ibu yang harus mendidik anak-anaknya.</p>
<p>Kalau mind map saya sudah sering membuat sejak mahasiswa. Tapi pertanyaan di awal buku, “Apakah Anda sering membeli buku namun akhirnya tidak semua habis terbaca?” itu Gue banget:-)</p>
<p>Saya biasa membaca sambil ngemil dimana saja termasuk momong anak. Jika dulu saya ngemilnya satu genggam, sekarang bisa satu kantong bahkan lebih hehehe. Inbox jurnal kedokteran saya juga sudah tidak lagi 978 unread message.</p>
<p>Agar buku ini lebih banyak dibaca orang, saya mempost mind map saya dan meletakkan link khusus di side bar blog saya.</p>
<p>Makasih mas Noer, semoga blog post saya lebih banyak lagi dengan bantuan Anda…”</p>
<p><span id="more-890"></span></p>
<p>Selain komentarnya yang tulus dan menyejukkan hati, ibu yang berprofesi sebagai dokter dan dosen di Universitas Islam Indonesia – Yogyakarta ini juga membuat Mind Map buku tersebut.</p>
<p>Atas izin beliau, saya diperkenankan untuk membagi mind map tersebut kepada seluruh pengunjung blog ini. Saya yakin mind map ini akan membantu Anda untuk mengulang kembali isi buku <strong>“Speed Reading for Beginners”</strong> secara cepat. Silakan klik mind map berikut untuk versi lebih besar.</p>
<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/01/mindmapmembacacepat1.jpg"><img style="display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto; border-width: 0px;" title="mind-map-membaca-cepat" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/01/mindmapmembacacepat_thumb1.jpg" border="0" alt="mind-map-membaca-cepat" width="520" height="364" /></a></p>
<p>Terima kasih bu Nurbeti, mind map yang Anda buat akan membantu saya dan para pembaca lainnya.</p>
<p>Sebagai bentuk apresiasi, jangan lupa untuk berkunjung ke blog beliau di <a href="http://www.kumpulankatamutiara.com/">http://www.KumpulanKataMutiara.com</a>. Anda akan takjub atas koleksi buku yang pernah dibaca beliau termasuk Mind Map yang berisi seluruh ringkasan buku-buku tersebut.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.muhammadnoer.com/2010/01/mind-map-speed-reading-for-beginners/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar Mind Map dari Ahlinya</title>
		<link>http://www.muhammadnoer.com/2009/09/belajar-mind-map-dari-ahlinya/</link>
		<comments>http://www.muhammadnoer.com/2009/09/belajar-mind-map-dari-ahlinya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Sep 2009 00:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Noer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mind Mapping]]></category>
		<category><![CDATA[Mind Map]]></category>
		<category><![CDATA[Teknik Mencatat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.muhammadnoer.com/?p=765</guid>
		<description><![CDATA[Hari Sabtu, 5 September 2009 yang lalu, akhirnya saya bertemu dengan Pak Djohan Yoga, pakar Mind Map Indonesia yang sekaligus menjadi Mind Map Certified Instructor for Asia untuk bidang pendidikan. Sebelumnya saya dan Pak Djo - sapaan akrab beliau - sempat berkorespondensi beberapa kali lewat email. Dengan profilnya yang rendah hati, pembicaraan kami berlangsung hangat layaknya sahabat yang lama tak berjumpa. Tugas Pak Djohan sebagai trainer yang merupakan profesi saya sebelumnya membuat kami gampang akrab dan saling berbagi satu sama lain.

Saat ini Pak Djo sedang sibuk berkeliling berbagai kota di Indonesia guna mempopulerkan Mind Map di kalangan guru dan pelajar. Beliau melatih para guru bagaimana menggunakan Mind Map di depan kelas untuk menjelaskan pelajaran agar mudah dipahami para siswa. Sementara untuk siswa sendiri aplikasi Mind Map sangat berguna untuk mencatat pelajaran dan memudahkan siswa memahami materi pelajaran sekaligus mengingatnya kembali ketika diperlukan. Dan hari itu, beliau akan memberikan pengantar Mind Map kepada para siswa dan orangtua.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/09/fotomuhammadnoerdjohanyogaface.jpg" target="_blank"><img title="foto-muhammadnoer-djohanyoga-face" style="border-top-width: 0px; display: inline; border-left-width: 0px; border-bottom-width: 0px; margin: 0px 0px 5px 5px; border-right-width: 0px" height="252" alt="foto-muhammadnoer-djohanyoga-face" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/09/fotomuhammadnoerdjohanyogaface_thumb.jpg" width="330" align="right" border="0" /></a> Hari Sabtu, 5 September 2009 yang lalu, akhirnya saya bertemu dengan Pak <strong>Djohan Yoga</strong>, <strong>pakar Mind Map Indonesia </strong>yang sekaligus menjadi <strong>Mind Map Certified Instructor for Asia </strong>untuk bidang pendidikan. Sebelumnya saya dan Pak Djo &#8211; sapaan akrab beliau &#8211; sempat berkorespondensi beberapa kali lewat email. Dengan profilnya yang rendah hati, pembicaraan kami berlangsung hangat layaknya sahabat yang lama tak berjumpa. Tugas Pak Djohan sebagai trainer yang merupakan profesi saya sebelumnya membuat kami gampang akrab dan saling berbagi satu sama lain.</p>
<p>Saat ini Pak Djo sedang sibuk berkeliling berbagai kota di Indonesia guna mempopulerkan Mind Map di kalangan guru dan pelajar. Beliau melatih para guru bagaimana menggunakan Mind Map di depan kelas untuk menjelaskan pelajaran agar mudah dipahami para siswa. Sementara bagi siswa sendiri aplikasi Mind Map sangat berguna untuk mencatat pelajaran dan memudahkan siswa memahami materi pelajaran sekaligus mengingatnya kembali ketika diperlukan. Dan hari itu, beliau memberikan pengantar Mind Map kepada para siswa dan orangtua.</p>
<p> <span id="more-765"></span>
<p>Akhirnya, saya yang selama ini belajar otodidak dan membuat Mind Map berdasarkan pemahaman pribadi akhirnya berkesempatan belajar langsung dari ahlinya. Agar tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut, saya pun langsung mencatat apa-apa yang disampaikan Pak Djo dalam sebuah catatan Mind Map tentunya. Dan inilah catatan saya.</p>
<p>Anda dapat klik gambar tersebut untuk versi detailnya.</p>
<p>&#160;</p>
<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/09/introtomindmap.jpg" target="_blank"><img title="intro-to-mind-map" style="border-top-width: 0px; display: block; border-left-width: 0px; float: none; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; margin-right: auto; border-right-width: 0px" height="381" alt="intro-to-mind-map" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/09/introtomindmap_thumb.jpg" width="551" border="0" /></a> </p>
<p>Seperti yang Anda lihat dari catatan tersebut, Mind Map dapat digunakan untuk mencatat sebuah presentasi, materi kuliah, pidato, atau ceramah yang disampaikan seorang pembicara. Dengan membuat Mind Map, kita akan mendapatkan gambaran lengkap dari seluruh hal yang dibicarakan sekaligus melihat hubungannya satu sama lain. </p>
<p>Sebelum membuat Mind Map model seperti ini, ada baiknya kita mengetahui topik utama yang akan dibicarakan dan menjadikannya judul catatan tersebut. Selanjutnya adalah menentukan <b>cabang-cabang utama</b> yang dikenal dengan sebutan <b><i>Basic Ordering Ideas (BOIs)</i></b> yang kemudian bersambung ke cabang-cabang pendukung. Lantas, bagaimana saya bisa menentukan beberapa cabang utama padahal belum tahu apa yang akan disampaikan pembicara selanjutnya?</p>
<p>Cara yang saya lakukan adalah mencoba melihat gambaran besar sambil mendengarkan penjelasan yang diberikan. Jika Anda perhatikan catatan di atas, saya membuat sebuah cabang utama dengan nama <b>BACKGROUND</b> karena pembicara menjelaskan latar belakang Mind Mapping. Pada bagian ini dijelaskan mulai dari revolusi Industri sampai revolusi di dunia pembelajaran sehingga ditemukannya teknik Mind Mapping. Selanjutnya kita bisa membuat cabang-cabang pendukung yang lebih detail sampai kita menyadari bahwa pembicara telah berpindah ke topik berikutnya.</p>
<p>Memang membuat Mind Map langsung dari sebuah pembicaraan tidak mudah karena butuh waktu dan kecepatan untuk menuliskannya. Untuk itu Anda dapat membuat draft Mind Map terlebih dahulu untuk kemudian memperbaikinya setelah sesi penjelasan selesai dan Anda memiliki pemahaman lebih lengkap atas topik yang dibahas.</p>
<p>Jika Anda perhatikan pada Mind Map yang saya buat ini, maka terlihat ada 6 cabang utama. Walaupun demikian, karena saya sedang mencatat sebuah sesi <em>sharing</em>, maka ada beberapa cabang yang mestinya bisa masuk dalam sub cabang. Proses memperbaiki inilah yang perlu Anda lakukan jika memiliki kesempatan setelah acara untuk menyempurnakannya.</p>
<p>Menggunakan Mind Map untuk mencatat sebuah materi yang disampaikan akan sangat membantu untuk memahami suatu persoalan yang dibahas. Sebab Anda tidak akan dapat membuat Mind Map jika tidak memahami hal-hal yang ingin dicatat. Ketika Anda berhasil membuat Mind Map, maka sebenarnya Anda telah mendapat gambaran lengkap tentang topik yang dijelaskan.</p>
<p>Bagaimana menurut Anda, membuat Mind Map itu tidak sulit khan?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.muhammadnoer.com/2009/09/belajar-mind-map-dari-ahlinya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>34</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mind Map Untuk Membuat Perencanaan Kerja</title>
		<link>http://www.muhammadnoer.com/2009/08/mind-map-untuk-membuat-perencanaan-kerja/</link>
		<comments>http://www.muhammadnoer.com/2009/08/mind-map-untuk-membuat-perencanaan-kerja/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Aug 2009 00:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Noer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mind Mapping]]></category>
		<category><![CDATA[Merencanakan Pekerjaan]]></category>
		<category><![CDATA[Mind Map]]></category>
		<category><![CDATA[Peta Pikiran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.muhammadnoer.com/?p=741</guid>
		<description><![CDATA[Berikut ini adalah contoh Mind Map yang saya buat sendiri dalam merencanakan proses launching ebook “Speed Reading for Beginners” beserta aktivitas promosinya.
Seperti biasa, Mind Map dimulai dengan judul di tengah menjelaskan tema sentral yang hendak dibahas. Saya memberi judul “Speed Reading for Beginners Promotion”.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dalam tulisan sebelumnya, saya telah menjelaskan salah satu aplikasi penggunaan <a href="http://www.muhammadnoer.com/2009/08/mind-map-tentang-mind-mapping/" target="_blank">Mind Mapping untuk membantu pekerjaan</a>, antara lain:</p>
<ul>
<li>Membuat <strong>perencanaan bisnis</strong> terkait penjualan, pemasaran, maupun penyusunan strategi.</li>
<li>Bagi seorang pemimpin, Mind Map sangat membantu untuk <strong>menyusun naskah pidato</strong>, ceramah ataupun materi yang akan disampaikan secara langsung kepada banyak orang.</li>
<li><strong>Mengorganisir sebuah proyek</strong> kecil atau besar, termasuk mengorganisir pertemuan <em>(meeting)</em> dengan menetapkan tujuan, agenda, dan poin-poin utama yang akan dibahas.</li>
<li>Buat orang yang berhubungan dengan orang banyak, Mind Map dapat difungsikan untuk mengatur <strong><em>networking</em></strong>, menyusun daftar klien, dan pendekatan untuk masing-masing klien.</li>
<li>Membuat <strong>strategi wawancara</strong>, termasuk didalamnya menyusun aspek-aspek utama yang ingin diketahui dari seorang kandidat.</li>
<li>Menyusun <strong>rencana penelitian atau riset</strong> dan berbagai kegiatan bisnis lainnya.</li>
</ul>
<p>Berikut ini adalah contoh Mind Map yang saya buat sendiri dalam merencanakan proses launching ebook <strong>“Speed Reading for Beginners”</strong> beserta aktivitas promosinya. Anda dapat klik gambar-gambar dalam tulisan ini untuk memperbesarnya.</p>
<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/08/SpeedReadingforBeginnersPromotion.jpg"><img style="border-top-width: 0px; display: block; border-left-width: 0px; float: none; border-bottom-width: 0px; margin: 5px auto; border-right-width: 0px" title="Speed Reading for Beginners Promotion" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/08/SpeedReadingforBeginnersPromotion_thumb.jpg" border="0" alt="Speed Reading for Beginners Promotion" width="541" height="369" /></a></p>
<p>Seperti biasa, Mind Map dimulai dengan judul di tengah menjelaskan tema sentral yang hendak dibahas. Saya memberi judul “Speed Reading for Beginners Promotion”.</p>
<p>Selanjutnya ada lima cabang utama yang menurut saya penting untuk promosi tersebut yaitu:</p>
<ul>
<li><strong><em>Prepare</em></strong> – bagaimana melakukan persiapan sebelum launching dilakukan</li>
<li><strong><em>Time</em></strong> – kapan proses launching akan berlangsung dan berapa lama</li>
<li><strong><em>Strategy</em></strong> – taktik dan strategi yang digunakan agar ebook ini dapat disebarkan ke sebanyak mungkin orang lewat jalur komunikasi yang tersedia</li>
<li><strong><em>Result</em></strong> – target dari hasil yang hendak dicapai lewat proses pre-launch dan launch itu sendiri</li>
<li><strong><em>Post</em></strong> – terkait posting-posting yang mendukung persiapan launch dan pre-launch</li>
</ul>
<p><span id="more-741"></span></p>
<h3><strong>Persiapan</strong></h3>
<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/08/SpeedReadingforBeginnersPromotionPrepare.jpg"><img style="border-top-width: 0px; display: block; border-left-width: 0px; float: none; border-bottom-width: 0px; margin: 5px auto; border-right-width: 0px" title="Speed Reading for Beginners Promotion - Prepare" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/08/SpeedReadingforBeginnersPromotionPrepare_thumb.jpg" border="0" alt="Speed Reading for Beginners Promotion - Prepare" width="402" height="306" /></a> Jika kita lihat pada cabang pertama yaitu <strong><em>Prepare</em></strong>, saya membuat beberapa item yang harus dipersiapkan yaitu:</p>
<ul>
<li><strong>Membuat form.</strong> Form ini berguna bagi calon <em>subscriber</em> untuk mendaftarkan diri baik lewat website ataupun langsung dari posting saya di <em>Social Media </em>dan email. Form ini nantinya akan dikembangkan lebih jauh untuk meningkatkan efektivitasnya lewat <em>Squeeze Page </em>– yakni halaman khusus yang mengarahkan lalu lintas browsing ke satu tempat untuk mendaftar. Saya memberikan gambar dua buah kotak dengan tanda panahnya untuk mengingatkan kata kunci tersebut.</li>
<li><strong>Membuat draft email.</strong> Saya perlu mempersiapkan teks email yang akan dikirimkan ke beberapa milis termasuk kepada subscriber yang sudah ada.</li>
<li><strong>Membuat Posting.</strong> Agar proses Pre-Launch berlangsung dengan baik, maka perlu dibuat serangkaian posting yang membuat minat pembaca semakin tinggi terhadap buku yang akan diluncurkan.</li>
<li><strong>Mengambil beberapa kutipan.</strong> Beberapa bagian dari buku dicuplik untuk disampaikan kepada para pembaca sekaligus memberikan gambaran bagaimana buku asli nantinya.</li>
</ul>
<h3>Waktu</h3>
<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/08/SpeedReadingforBeginnersPromotionTime.jpg"><img style="border-top-width: 0px; display: block; border-left-width: 0px; float: none; border-bottom-width: 0px; margin: 5px auto; border-right-width: 0px" title="Speed Reading for Beginners Promotion - Time" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/08/SpeedReadingforBeginnersPromotionTime_thumb.jpg" border="0" alt="Speed Reading for Beginners Promotion - Time" width="402" height="226" /></a> Bagian ini cukup sederhana, saya menetapkan dua tanggal yaitu <strong>30 Juli 2009</strong> sebagai launching kepada seluruh <em>subscriber.</em> Proses ini akan terus berlangsung sampai tanggal <strong>6 Agustus 2009</strong> dapat diakses langsung oleh pengunjung umum tanpa harus mendaftar terlebih dahulu.</p>
<h3>Strategi</h3>
<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/08/SpeedReadingforBeginnersPromotionStrategy.jpg"><img style="border-top-width: 0px; display: block; border-left-width: 0px; float: none; border-bottom-width: 0px; margin: 5px auto; border-right-width: 0px" title="Speed Reading for Beginners Promotion - Strategy" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/08/SpeedReadingforBeginnersPromotionStrategy_thumb.jpg" border="0" alt="Speed Reading for Beginners Promotion - Strategy" width="542" height="234" /></a> Bagian ini paling luas karena saya merancang strategi promosi dengan menggunakan berbagai jalur yang bisa dimanfaatkan sekaligus menciptakan <em>traffic</em> yang tinggi yaitu:</p>
<ul>
<li><strong>Email</strong> – Saya memiliki beberapa sahabat yang juga blogger dan meminta bantuan mereka untuk ikut mempromosikan buku ini baik sebagai posting di blog masing-masing, maupun sebagai review yang akan dimasukkan ke dalam buku sehingga berfungsi sebagai <em>testimonial</em> atau <em>endorsement.</em></li>
<li>Lewat email saya juga meminta bantuan beberapa sahabat yang memiliki pengaruh luas untuk meneruskannya kepada teman-teman yang lain.</li>
<li>Kepada para subscriber yang sudah ada di blog ini saya mengirimkan beberapa email dan posting sekaligus mengajak mereka ikut <em>sharing</em> kepada calon pembaca lainnya.</li>
<li>Terakhir adalah memanfaatkan milis terutama yang berhubungan dengan kegiatan membaca, klub buku dan sejenisnya. Dapat dipastikan orang-orang di dalamnya adalah anggota yang tertarik untuk belajar Membaca Cepat seperti ditawarkan dalam buku yang dibuat.</li>
<li><strong>Posting</strong> – Ada beberapa strategi posting yang dipersiapkan mulai dari audio (podcasting), video blog, sekaligus posting regular berupa tulisan dan gambar yang menceritakan sebagian isi buku termasuk fitu-fitur dan keunikan di dalamnya.</li>
<li><strong>Grup</strong> – yakni memanfaatkan grup untuk memperluas jangkauan penyebaran buku. Hal ini dilakukan lewat <em>social media</em> <strong>Facebook</strong> lewat pembuatan <em>badge,</em> fans page, grup maupun event. Selanjutnya adalah membuat forum yang dapat diakses oleh siapa saja untuk memperbincangkan topik tersebut. Terakhir adalah membuat mailing list yang membahas topik membaca cepat.</li>
<li><strong>Iklan</strong> – Iklan termasuk dalam strategi promosi di mana saya membuat iklan di Facebook dengan menetapkan segmentasi pembaca tertentu yang memiliki minat di bidang pendidikan, pelatihan, serta senang membaca. Target market ini berjumlah sekitar 600 ribu orang dari tiga negara: Indonesia, Malaysia dan Singapura karena buku yang dibuat berbahasa Indonesia.</li>
</ul>
<h3>Hasil</h3>
<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/08/SpeedReadingforBeginnersPromotionResult.jpg"><img style="border-top-width: 0px; display: block; border-left-width: 0px; float: none; border-bottom-width: 0px; margin: 5px auto; border-right-width: 0px" title="Speed Reading for Beginners Promotion - Result" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/08/SpeedReadingforBeginnersPromotionResult_thumb.jpg" border="0" alt="Speed Reading for Beginners Promotion - Result" width="402" height="242" /></a> Cabang utama berikutnya adalah target hasil yang didapatkan dari kegiatan Pre-Launch dan Launch. Dari Facebook saya menargetkan setidaknya 100 orang teman saya akan ikut serta, ditambah 100 orang tambahan dari orang lain yang ikut membaca Notes saya yang <em>dishare</em> oleh orang lain. Sedangkan dari iklan saya menargetkan pembaca baru 500 orang.</p>
<p>Adapun target dari kurang lebih 10 milis diharapkan masing-masing bisa menarik 100 calon pembaca baru dengan total 1000 orang.</p>
<h3>Posting</h3>
<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/08/SpeedReadingforBeginnersPromotionPost.jpg"><img style="border-top-width: 0px; display: block; border-left-width: 0px; float: none; border-bottom-width: 0px; margin: 5px auto; border-right-width: 0px" title="Speed Reading for Beginners Promotion - Post" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/08/SpeedReadingforBeginnersPromotionPost_thumb.jpg" border="0" alt="Speed Reading for Beginners Promotion - Post" width="402" height="217" /></a> Bagian ini sebenarnya merupakan lanjutan dari sub cabang Post pada cabang persiapan. Karena tempatnya tidak cukup dan perlu dieksplorasi lebih jauh saya membuatnya sebagai cabang tersendiri.</p>
<p>Pasca launching akan dilanjutkan dengan serangkaian follow-up email untuk mengingatkan pembaca mendownload buku tersebut, memberikan komentar, sekaligus sharing hasil tes kemampuan baca cepatnya. Pasca launching ini juga akan dibuat <em>squeeze page</em><strong> </strong>yang dioptimasi secara khusus menggunakan Search Engine Optimization (SEO) sekaligus dibuatkan video dan halaman perbandingannya untuk melakukan Split Test.</p>
<p>Terakhir adalah dengan membuat forum yang membahas topik Speed Reading sehingga para pembaca bisa saling berdiskusi, bertukar informasi sekaligus saling belajar satu sama lain.</p>
<h3>Penutup</h3>
<p>Dari contoh di atas, Anda dapat melihat bagaimana Mind Mapping sangat baik digunakan untuk membuat sebuah perencanaan. Dalam kasus ini, Mind Map dapat membantu munculnya ide-ide baru, mirip ketika kita melakukan <em>brainstorming. </em>Untuk membuat Mind Map seperti ini hanya dibutuhkan waktu sekitar 15 menit. Selebihnya Mind Map ini terus saya jadikan panduan untuk aktivitas yang akan dilakukan sambil menambahkan detailnya di sana sini.</p>
<p>Insya Allah pada kesempatan berikutnya saya akan menunjukkan penggunaan Mind Map untuk berbagai aktivitas lain.</p>
<p>Semoga bermanfaat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.muhammadnoer.com/2009/08/mind-map-untuk-membuat-perencanaan-kerja/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mind Map tentang Mind Mapping</title>
		<link>http://www.muhammadnoer.com/2009/08/mind-map-tentang-mind-mapping/</link>
		<comments>http://www.muhammadnoer.com/2009/08/mind-map-tentang-mind-mapping/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Aug 2009 00:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Noer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mind Mapping]]></category>
		<category><![CDATA[Mind Map]]></category>
		<category><![CDATA[Teknik Mencatat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.muhammadnoer.com/?p=727</guid>
		<description><![CDATA[Ada sebuah mind map yang sangat menarik saya temukan di situs iqmatrix.com. Mind Map yang dibuat oleh Adam Sicinski ini menjelaskan dengan sangat lengkap apa itu Mind Mapping mulai dari definisi, manfaat, cara penggunaan, proses, dan panduan penggunaannya. 

Jika Anda telah membaca posting saya sebelumnya tentang Teknik Mencatat Kreatif Dengan Mind Mapping, maka kali ini saya ingin menjelaskan isi dari Mind Map buatan Adam tersebut. Isi kedua tulisan masih memiliki kemiripan. Bedanya kali ini saya akan menggunakan contoh aktual sebuah Mind Map yang mampu menjelaskan suatu topik secara komprehensif. Contoh ini sekaligus menggambarkan aplikasi Mind Mapping untuk membuat catatan kompleks yang lengkap, padat, mudah diingat, dan Insya Allah bisa bertahan sampai tahunan.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada sebuah <strong>Mind Map </strong>yang sangat menarik saya temukan di situs <strong><a href="http://iqmatrix.com" target="_blank">iqmatrix.com</a></strong>. Mind Map yang dibuat oleh <strong><a href="http://www.adamsicinski.com/" target="_blank">Adam Sicinski</a></strong> ini menjelaskan dengan sangat lengkap apa itu <strong>Mind Mapping</strong> mulai dari definisi, manfaat, cara penggunaan, proses, dan panduan penggunaannya.</p>
<p>Jika Anda telah membaca posting saya sebelumnya tentang <strong><em><a href="http://www.muhammadnoer.com/2009/03/teknik-mencatat-kreatif-dengan-mind-mapping/" target="_blank">Teknik Mencatat Kreatif Dengan Mind Mapping</a></em></strong>, maka kali ini saya ingin menjelaskan isi dari Mind Map buatan Adam tersebut. Isi kedua tulisan masih memiliki kemiripan. Bedanya kali ini saya akan menggunakan contoh aktual sebuah Mind Map yang mampu menjelaskan suatu topik secara komprehensif. Contoh ini sekaligus menggambarkan aplikasi Mind Mapping untuk membuat catatan kompleks yang lengkap, padat, mudah diingat, dan Insya Allah bisa bertahan sampai tahunan.</p>
<p>Perhatian, tulisan ini cukup panjang. Untuk menghindari kebosanan Anda, saya menggunakan banyak gambar untuk membantu penjelasannya tahap demi tahap. Jadi siapkan diri dan waktu Anda untuk membaca tulisan ini dari awal sampai akhir.</p>
<p><strong>Perhatikan Mind Map berikut:</strong></p>
<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/08/HowtoMindMap1.jpg"><img style="border-top-width: 0px; display: block; border-left-width: 0px; float: none; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; margin-right: auto; border-right-width: 0px" title="How-to-Mind-Map" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/08/HowtoMindMap_thumb1.jpg" border="0" alt="How-to-Mind-Map" width="580" height="411" /></a></p>
<p>Dari Mind Map tersebut, kita melihat 5 cabang utama yang menjelaskan tentang:</p>
<ul>
<li>Definisi Mind Map</li>
<li>Manfaat menggunakan Mind Map</li>
<li>Aplikasi penggunaan Mind Map dalam berbagai keperluan</li>
<li>Proses membuat Mind Map</li>
<li>Aturan atau panduan dalam membuat Mind Map</li>
</ul>
<p>Mari kita bahas satu persatu.</p>
<p><span id="more-727"></span></p>
<p><strong><a href="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/08/HowtoMindMapmainbranchclean1.jpg"><img style="border-top-width: 0px; display: block; border-left-width: 0px; float: none; border-bottom-width: 0px; margin-left: auto; margin-right: auto; border-right-width: 0px" title="How-to-Mind-Map-mainbranch-clean" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/08/HowtoMindMapmainbranchclean_thumb1.jpg" border="0" alt="How-to-Mind-Map-mainbranch-clean" width="400" height="289" /></a> </strong></p>
<h3><strong>Definisi Mind Map</strong></h3>
<p><strong> </strong></p>
<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/08/HowtoMindMapdefinitionclean1.jpg"><img style="border-top-width: 0px; display: block; border-left-width: 0px; float: none; border-bottom-width: 0px; margin: 5px auto; border-right-width: 0px" title="How-to-Mind-Map-definition-clean" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/08/HowtoMindMapdefinitionclean_thumb1.jpg" border="0" alt="How-to-Mind-Map-definition-clean" width="500" height="307" /></a> Mind Map adalah sebuah metode untuk mengelola informasi secara menyeluruh. Secara lengkap Mind Map dapat digunakan untuk:</p>
<ul>
<li>menyimpan informasi</li>
<li>mengorganisasikan informasi</li>
<li>membuat prioritas</li>
<li>belajar memahami informasi dalam konteksnya</li>
<li>melakukan review atas sebuah materi pembelajaran</li>
<li>mengingat informasi secara lengkap</li>
</ul>
<p>Agar dapat memenuhi fungsi-fungsi di atas maka informasi dalam Mind Map disajikan dengan cara menggabungkan kata dan gambar. Kata yang dipilih merupakan <strong>kata kunci <em>(keyword)</em></strong> yang dapat memberikan efek stimulasi baik dalam logika berpikir maupun secara emosional. Sedangkan gambar yang dipilih disesuaikan dengan asosiasi terhadap kata kunci sehingga berfungsi mengaktifkan kelima indra dan kreativitas. Lewat penggunaan gambar, informasi yang dicatat seolah-olah bisa didengarkan, disentuh, dirasakan, dicium dan dilihat.</p>
<p>Seseorang yang membuat catatan Mind Map dengan baik bisa saja lupa dengan kata kunci yang dia tuliskan. Tapi dia tidak akan pernah lupa dengan gambar yang dibuat. Gambar ini mampu membangkitkan indra sehingga memberi stimulus dan asosiasi untuk setiap kata kunci yang dicatat beserta seluruh penjelasannya. Tidak cukup sampai di situ, Mind Map juga dapat menjelaskan hubungan antara satu persoalan dengan persoalan lainnya baik dalam hal perbandingan, tingkatan, keterkaitan, dan relasi lainnya.</p>
<p><strong> </strong></p>
<h3><strong>Manfaat Menggunakan Mind Map</strong></h3>
<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/08/HowtoMindMapbenefitclean1.jpg"><img style="border-top-width: 0px; display: block; border-left-width: 0px; float: none; border-bottom-width: 0px; margin: 5px auto; border-right-width: 0px" title="How-to-Mind-Map-benefit-clean" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/08/HowtoMindMapbenefitclean_thumb1.jpg" border="0" alt="How-to-Mind-Map-benefit-clean" width="500" height="452" /></a> Ada banyak sekali manfaat yang didapatkan dengan mencatat menggunakan Mind Map. <strong>Pertama</strong> adalah Mind Map mampu meningkatkan <strong>kapasitas pemahaman</strong> dengan cara:</p>
<ul>
<li>Melihat <strong>gambaran besar</strong> suatu persoalan sekaligus melihat informasi secara detail</li>
<li>Mengingat informasi yang kompleks lebih mudah. Informasi tersebut telah dikelompokkan sesuai dengan cara seseorang mengingat termasuk hubungannya dengan subjek yang sama atau berbeda.</li>
<li>Mengatasi informasi yang membludak karena telah ditata dan dikelompokkan sedemikan rupa. Secara mental hal ini juga membuat seseorang lebih terorganisir dan runtut dalam memahami sebuah persoalan.</li>
</ul>
<p><strong>Kedua</strong> Mind Map juga meningkatkan kemampuan seseorang dalam <strong>berimajinasi</strong>, mengingat, berkonsentrasi, membuat catatan, meningkatkan minat sekaligus mampu menyelesaikan persoalan. Hal ini dicapai karena Mind Map mengajarkan untuk melihat persoalan secara keseluruhan dan melihat hubungannya satu sama lain. Ini yang paling sulit dilakukan dalam catatan konvensional. Tidak hanya itu, dengan catatan ini maka manajemen belajar pun menjadi lebih mudah. Informasi baru dapat ditambahkan, dihubungkan, dan diasosiasikan kapan saja dengan informasi yang sudah ada sebelumnya.</p>
<p>Manfaat <strong>Ketiga</strong> dari Mind Map adalah merangsang sisi kreatif seseorang lewat penggunakan garis lengkung, warna dan gambar. Ini membuat sebuah catatan sekaligus menjadi karya seni yang indah. Secara mental akan memudahkan kita untuk mengingatnya. Mind Map akan merangsang kemampuan membandingkan informasi yang ada baik berupa fakta, ide termasuk data statistik.</p>
<p>Manfaat <strong>Keempat</strong> dari Mind Map adalah membantu seseorang membuat catatan yang menarik dalam waktu singkat. Selain itu, catatan ini mampu membuka pemahaman yang baik dan sisi kreatif dengan merangsang munculnya ide-ide dan insight baru, bahkan pada saat membuat catatan itu sendiri. Mind Map dapat pula menjelaskan sebuah tujuan, rencana, ide, maupun pemikiran secara jelas dan terstruktur.</p>
<p><strong> </strong></p>
<h3><strong>Aplikasi penggunaan Mind Map dalam berbagai keperluan</strong></h3>
<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/08/HowtoMindMapusesclean1.jpg"><img style="border-top-width: 0px; display: block; border-left-width: 0px; float: none; border-bottom-width: 0px; margin: 0px auto 10px; border-right-width: 0px" title="How-to-Mind-Map-uses-clean" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/08/HowtoMindMapusesclean_thumb1.jpg" border="0" alt="How-to-Mind-Map-uses-clean" width="500" height="332" /></a> Mind Map dapat digunakan secara luas baik untuk keperluan sekolah, pekerjaan dan keseharian kita.</p>
<p>Aplikasi di sekolah dapat digunakan untuk belajar bahasa dan tata bahasa, mempersiapkan sebuah <strong>tugas penulisan</strong> atau <em>essay</em>, melakukan <strong><em>brainstorming</em></strong>, dan <strong>pemecahan masalah <em>(problem solving).</em></strong> Dengan Mind Map, pekerjaan di atas menjadi lebih mudah dilakukan.</p>
<p>Penggunaan lain di sekolah adalah membantu siswa berpikir secara kreatif sekaligus kritis, mengingat dengan baik materi pelajaran di kelas, memahami buku yang dibaca, dan penugasan lain yang diberikan. Satu hal yang penting adalah Mind Map dapat membantu siswa mempersiapkan presentasi dengan cara mengembangkan ide-ide pemikirannya.</p>
<p>Aplikasi Mind Map di tempat kerja juga sangat beragam diantaranya:</p>
<ul>
<li>Membuat <strong>perencanaan bisnis</strong> terkait penjualan, pemasaran, maupun penyusunan strategi.</li>
<li>Bagi seorang pemimpin, Mind Map sangat membantu untuk <strong>menyusun naskah pidato</strong>, ceramah ataupun materi yang akan disampaikan secara langsung kepada banyak orang.</li>
<li><strong>Mengorganisir sebuah proyek</strong> kecil atau besar, termasuk mengorganisir pertemuan <em>(meeting)</em> dengan menetapkan tujuan, agenda, dan poin-poin utama yang akan dibahas.</li>
<li>Buat orang yang berhubungan dengan orang banyak, Mind Map dapat difungsikan untuk mengatur <strong><em>networking</em></strong>, menyusun daftar klien, dan pendekatan untuk masing-masing klien.</li>
<li>Membuat <strong>strategi wawancara</strong>, termasuk didalamnya menyusun aspek-aspek utama yang ingin diketahui dari seorang kandidat.</li>
<li>Menyusun <strong>rencana penelitian atau riset</strong> dan berbagai kegiatan bisnis lainnya.</li>
</ul>
<p>Adapun Aplikasi Mind Map dalam kehidupan sehari-hari bisa digunakan untuk mencatat dan melacak acara-acara penting, merencanakan keuangan, liburan, mencatat diary harian, menetapkan target pribadi, dan mengatur waktu serta acara yang Anda persiapkan.</p>
<p><strong> </strong></p>
<h3><strong>Proses membuat Mind Map</strong></h3>
<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/08/HowtoMindMapprocessclean.jpg"><img style="border-top-width: 0px; display: block; border-left-width: 0px; float: none; border-bottom-width: 0px; margin: 5px auto; border-right-width: 0px" title="How-to-Mind-Map-process-clean" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/08/HowtoMindMapprocessclean_thumb.jpg" border="0" alt="How-to-Mind-Map-process-clean" width="500" height="378" /></a> Membuat Mind Map cukup mudah dan sederhana. Walaupun demikian, diperlukan pembiasaan sampai Anda merasa nyaman menggunakan teknik mencatat seperti ini. Awalnya mungkin terasa aneh menggambar garis, gambar dan menambahkan tulisan yang bercabang-cabang. Seiring dengan waktu, Anda akan dapat melihat betapa berharga dan <em>powerful</em>-nya catatan ini.</p>
<p>Anda membutuhkan sebuah kertas polos untuk Mind Map. Jangan gunakan kertas bergaris karena akan mengganggu. Gunakan kertas HVS putih bersih ukuran A4. Dengan demikian, Anda punya keleluasaan untuk membuat berbagai cabang dan menambahkan gambar.</p>
<p>Gambarlah <strong>tema dari catatan di tengah-tengah</strong> dan beri judul. Selanjutnya tentukan <strong>cabang-cabang utama </strong>yang menyebar dari tengah sebagai penjelas tema besar tadi. Gunakan garis-garis lengkung sebagai cabang. Menurut para ahli, penggunaan garis lengkung merangsang sisi kreativitas dan otak kanan. Dari cabang utama, gambarkan cabang-cabang pendukung yang menyebar keluar.</p>
<p>Jika masih dibutuhkan, tambahkan cabang-cabang lainnya. Ada saatnya di mana antar cabang yang berbeda memiliki kaitan. Jika hal itu terjadi, maka Anda dapat membuat hubungannya satu sama lain.</p>
<p>Jangan lupa, ingat kembali panduan utama Mind Map yaitu: Gunakan <strong>KATA KUNCI</strong> dan <strong>GAMBAR</strong>. Dengan cara ini akan terbentuk asosiasi yang baik. Pilihlah kata kunci dan gambar yang paling sesuai dengan Anda. Sesuatu yang langsung Anda ingat dengan cepat. Karenanya, kata kunci dan gambar yang digunakan seseorang bisa sangat berbeda dari orang lain meskipun sedang mencatat topik yang sama dari sumber yang sama.</p>
<p><strong> </strong></p>
<h3>Aturan/Panduan Menggunakan Mind Map</h3>
<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/08/HowtoMindMaprulesclean.jpg"><img style="border-top-width: 0px; display: block; border-left-width: 0px; float: none; border-bottom-width: 0px; margin: 5px auto; border-right-width: 0px" title="How-to-Mind-Map-rules-clean" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/08/HowtoMindMaprulesclean_thumb.jpg" border="0" alt="How-to-Mind-Map-rules-clean" width="520" height="209" /></a> Saya sebenarnya kurang suka menggunakan kata aturan karena terkesan mengikat dan kaku. Padahal Mind Map adalah catatan yang kreatif. Agar lebih bersahabat saya menyebut bagian ini sebagai panduan menggunakan Mind Map dengan baik agar dapat memenuhi fungsinya yang disebutkan di atas.</p>
<p>Inti dari Mind Map adalah <strong>terbentuknya asosiasi</strong>. Mind Map yang baik akan selalu menggunakan kata kunci dan gambar. Untuk memperkuat aspek kreativitas dan merangsang daya ingat yang kuat perlu digunakan <strong>warna</strong> yang beragam. Ini berguna untuk membedakan antar penjelasan yang satu dengan yang lain. Selain itu dapat pula ditambahkan kode-kode tertentu sesuai kenyamanan pembuat Mind Map apakah berupa simbol atau bentuk-bentuk tertentu seperti kotak, lingkaran, segitiga, dan lain-lain.</p>
<p>Karena Mind Map dibuat dan digambar secara bebas, maka dapat digunakan untuk memberi penekanan tertentu untuk membedakan mana inti topik dan mana penjelasannya. Termasuk bisa dibedakan tingkat kepentingan antar informasi. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan hirarki berupa huruf atau angka. Beberapa orang memberikan nomor untuk setiap cabang utama Mind Map-nya. Sebagian lain menggunakan hirarki yang menunjukkan urutan dari penjelasan.</p>
<p>Cara memberi penekanan terhadap informasi tertentu dapat pula dilakukan dengan membuat variasi huruf baik <em>font</em> maupun ukuran <em>(size)</em>. Termasuk di dalamnya memberi penekanan dengan gambar atau garis. Dengan cara ini, maka penekanan atas suatu subjek tidak hanya menyentuh aspek logika berpikir, melainkan pula kelima panca indra lainnya. Bayangkan jika informasi bisa dirasakan oleh seluruh indra, akan sulit sekali untuk terlupa.</p>
<p>Selain aspek asosiasi dan penekanan, Mind Map juga berfungsi memberi kejelasan atas informasi yang dicatat dengan menggunakan batasan area, penggunaan garis, termasuk penggunakan huruf yang berbeda-beda.</p>
<p>Demikianlah penjelasan saya dari Mind Map Adam Sicinski yang menjelaskan tenatng Apa Itu Mind Mapping. Tentunya penjelasannya bisa lebih panjang lagi jika dijelaskan oleh Sang Pembuat Mind Map itu sendiri. Mudah-mudahan lewat contoh ini Anda dapat melihat bagaimana catatan sederhana satu lembar dapat menjelaskan banyak hal secara lengkap, terstruktur sekaligus menyenangkan.</p>
<p>Buat Anda yang belum pernah mencoba, kenapa tidak mulai membuat Mind Map pertama Anda?</p>
<p>Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.</p>
<p>Dalam tulisan mendatang saya akan mencoba menjelaskan beberapa aplikasi penggunaan Mind Map di pekerjaan dan kehidupan sehari-hari.</p>
<p>Anda punya pengalaman atau komentar tentang hal ini? Silakan sampaikan pendapat Anda.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.muhammadnoer.com/2009/08/mind-map-tentang-mind-mapping/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>32</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Teknik Mencatat Kreatif dengan Mind Mapping</title>
		<link>http://www.muhammadnoer.com/2009/03/teknik-mencatat-kreatif-dengan-mind-mapping/</link>
		<comments>http://www.muhammadnoer.com/2009/03/teknik-mencatat-kreatif-dengan-mind-mapping/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2009 10:36:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Muhammad Noer</dc:creator>
				<category><![CDATA[Mind Mapping]]></category>
		<category><![CDATA[Catatan Kreatif]]></category>
		<category><![CDATA[Peta Pikiran]]></category>
		<category><![CDATA[Teknik Mencatat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.muhammadnoer.com/?p=382</guid>
		<description><![CDATA[Setelah Anda mengetahui cara memori atau daya ingat bekerja, sekarang kita akan melihat hubungannya dengan Mind Mapping. Pada teknik Mind Mapping, Anda akan mencatat menggunakan kata kunci (keyword) dan gambar. Perpaduan dua hal tadi akan membentuk sebuah asosiasi di kepala Anda dan ketika Anda melihat gambar tersebut maka akan terjelaskan ribuan kata yang diwakili oleh kata kunci dan gambar tadi.

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-large wp-image-1541" title="mind-map-learning-organisation" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/03/IMG_0315-500x375.jpg" alt="Mind Map Learning Organisation" width="500" height="375" /></p>
<p>Pernahkah Anda mendengar <em><strong>Mind Mapping</strong></em> atau Peta Pikiran? Mind Mapping adalah sebuah cara mencatat dengan memanfaatkan bagaimana otak bekerja. Teknik ini diperkenalkan oleh <em><strong>Tony Buzan</strong></em>, seorang ahli dan penulis produktif di bidang psikologi, kreativitas dan pengembangan diri.</p>
<p>Menurut Buzan, otak bekerja dengan gambar dan asosiasi, dan cara mencatat Mind Mapping juga mengandalkan gambar dan asosiasi tersebut.</p>
<p>Saya mengenal Mind Mapping pertama kali pada tahun 1995 ketika duduk bangku SMU dan sejak itu menjadi pengguna rutin teknik mencatat yang kreatif ini. Pada awalnya mencatat dengan cara ini terasa aneh karena menggunakan gambar dan kata-kata yang singkat. Tapi setelah terbiasa, cara ini sangat nyaman dan bisa disesuaikan dengan preferensi Anda. Berdasarkan pengalaman pribadi, saya bisa mencatat 1 bab materi teks book yang cukup kompleks terdiri dari sekitar 30 halaman dalam satu lembar catatan Mind Map ukuran A4.</p>
<p><span id="more-382"></span></p>
<p>&nbsp;</p>
<h3><strong>Bagaimana Memori Bekerja</strong></h3>
<p>Sebelum melihat lebih lanjut tentang Mind Mapping, saya ingin menjelaskan bagaimana daya ingat bekerja. Secara sederhana, daya ingat terkait dengan persepsi, perhatian yang Anda berikan <em>(attention)</em>, dan proses berpikir atau memahami <em>(reasoning)</em>.</p>
<p>Informasi yang Anda terima akan dikaitkan dan saling terhubung dengan informasi yang sebelumnya telah diketahui atau dialami. Dengan demikian, secara alamiah manusia memilih informasi apa yang disukainya untuk diingat dan informasi apa yang tidak ingin disimpan. Proses memanggil kembali informasi ini bergantung kuat pada asosiasi yang dibentuk. Semakin kuat asosiasi sebuah informasi akan semakin mudah diingat dan dipanggil kembali.</p>
<p>Selain itu aspek emosi juga memegang peranan penting dalam daya ingat. Itu kenapa informasi yang memiliki aspek emosi akan lebih mudah diingat dan cenderung sulit dilupakan. Masih ingatkah Anda ketika bertemu belahan hati yang sekarang sudah menjadi istri? Masihkah Anda bisa mengingat getaran-getaran asmara pada saat itu?</p>
<h3><strong>Bagaimana Mind Mapping Bekerja</strong></h3>
<p>Setelah Anda mengetahui cara memori atau daya ingat bekerja, sekarang kita akan melihat hubungannya dengan Mind Mapping. Pada teknik Mind Mapping, Anda akan mencatat menggunakan kata kunci <em>(keyword) </em>dan gambar. Perpaduan dua hal tadi akan membentuk sebuah asosiasi di kepala Anda dan ketika Anda melihat gambar tersebut maka akan terjelaskan ribuan kata yang diwakili oleh kata kunci dan gambar tadi.</p>
<p>Berikut contoh sederhana: Coba bayangkan kata <strong>“jeruk”</strong>. Ketika Anda membayangkan sebuah jeruk, maka Anda melihat buah yang berwarna kuning, rasa yang kadang manis dan kadang sedikit asam, atau segelas jus jeruk yang menyegarkan.</p>
<p>Pernahkah ketika mendengar kata jeruk yang terbayang di benak Anda adalah huruf-huruf <strong>J-E-R-U-K</strong>? Kecil kemungkinan hal itu yang Anda bayangkan. Demikianlah dalam Mind Mapping, Anda cukup menuliskan kata kunci yang mewakili dan gambar yang paling sesuai dengan asosiasi dan preferensi Anda.</p>
<p>Dalam membuat Mind Mapping juga disarankan menggunakan warna. Cara ini akan mempermudah Anda untuk menyusun pokok pikiran yang berbeda serta memperkuat efek asosiasi yang dibentuk oleh kata kunci-gambar-warna.</p>
<p><img style="display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto; border-width: 0px;" title="how-brain-works" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/03/how-brain-works-thumb.jpg" alt="how-brain-works" width="420" height="299" border="0" /></p>
<p>Dengan demikian Mind Mapping menjadi cara mencatat yang mengakomodir cara kerja otak Anda secara natural. Berbeda dengan catatan konvensional yang ditulis dalam bentuk daftar panjang ke bawah, maka mind mapping mengajak Anda untuk membayangkan suatu subjek sebagai satu kesatuan yang saling berhubungan.</p>
<p>Jika menggunakan catatan konvensional, Anda harus menghafal daftar panjang yang Anda buat dan seringkali ada yang terlewati. Sebaliknya dengan mind mapping, secara mental Anda membangun sebuah gambar yang dapat dibayangkan. Ketika gambar tersebut muncul dalam benak Anda, maka seluruh penjelasan yang terkandung di dalamnya akan terjelaskan.</p>
<h3><strong>Membuat Catatan Mind Map Pertama Anda</strong></h3>
<p>Untuk membuat mind map tidak sulit. Yang Anda butuhkan adalah:</p>
<ul>
<li>Kertas putih bersih. Disarankan menggunakan kertas yang cukup lebar kira-kira ukuran A4. Jangan gunakan kertas bergaris karena akan mengganggu gambar yang Anda buat</li>
<li>Pensil, spidol warna-warni</li>
<li>Kreativitas dan imajinasi Anda</li>
</ul>
<p>Pada contoh berikut saya mencoba merangkum buku berjudul &#8220;The Ultimate Book of Mind Map&#8221; setebal 230 halaman karangan Tony Buzan.</p>
<p>Maka langkah yang harus dilakukan adalah:</p>
<ul>
<li>Tulis judul di tengah-tengah kertas dan beri gambar yang sesuai untuk memudahkan mengingat judul tersebut.</li>
<li>Buat cabang utama terkait topik tadi misalkan apa definisi mind map, bagaimana otak bekerja, apa itu kesuksesan, latihan apa yang bisa dilakukan dan bagaimana aplikasinya.</li>
<li>Teruskan dengan membuat cabang-cabang utama lainnya dan gunakan warna berbeda.</li>
<li>Ingat beri label setiap cabang hanya dengan kata kunci saja. Semakin sedikit semakin baik. Anda mencatat bukan untuk menghafal melainkan untuk memahami dengan bahasa Anda sendiri.</li>
<li>Selanjutnya dari tiap cabang buat sub cabang untuk hal-hal yang saling berhubungan.</li>
<li>Gunakan garis-garis lengkung dan alur yang nyaman buat Anda. Tidak ada aturan khusus dalam membuat mind mapping sebab Anda-lah sang seniman.</li>
<li>Jika ada hal-hal yang berhubungan pada sub yang berbeda, Anda bisa menarik garis sebagai pengingat adanya kaitan antara kedua hal tersebut.</li>
<li>Selesai</li>
</ul>
<p>Berikut contoh catatan akhir yang saya buat untuk merangkum buku ke dalam selembar catatan.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-1161" title="MindMap_TheUltimateBookOfMindMaps_thumb.jpg" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2010/11/MindMap_TheUltimateBookOfMindMaps_thumb.jpg" alt="" /></p>
<p>Dengan catatan ini Anda akan dengan mudah mengingat ada lima pokok yang harus dibahas dalam buku tersebut. Dengan alur-alur yang diberi label kata kunci tertentu dan gambar Anda dapat membayangkan dan memahami keseluruhan catatan yang Anda buat tanpa harus menghafal. Menarik bukan?</p>
<h3><strong>Beberapa Contoh Mind Map</strong></h3>
<p>Berikut beberapa contoh Mind Map yang saya buat ketika kuliah dulu di bidang Ekonomi dan Marketing sekitar 10 tahun yang lalu. Mohon dimaafkan mind map ini kurang mengikuti kaidah penggunaan warna karena saat itu saya tidak punya pensil warna warni. Setiap lembar catatan tersebut merupakan rangkuman 1 bab yang saya pelajari. Ketika akan menjalani ujian, saya cukup mengandalkan beberapa lembar catatan tadi dan melakukan review 30 menit sampai 1 jam ketika banyak orang lain akan begadang semalaman untuk mempersiapkan diri.</p>
<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/03/muhammadnoeradvertisingmindmap.jpg" target="_blank"><img style="display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto; border-width: 0px;" title="muhammadnoer-advertising-mindmap" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/03/muhammadnoeradvertisingmindmap-thumb.jpg" alt="muhammadnoer-advertising-mindmap" width="470" height="342" border="0" /></a></p>
<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/03/muhammadnoerinflationmindmap.jpg" target="_blank"><img style="display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto; border-width: 0px;" title="muhammadnoer-inflation-mindmap" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/03/muhammadnoerinflationmindmap-thumb.jpg" alt="muhammadnoer-inflation-mindmap" width="470" height="342" border="0" /></a></p>
<p><a href="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/03/muhammadnoer-Economic-Growth-mindmap.jpg" target="_blank"><img style="display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto; border-width: 0px;" title="muhammadnoer-economic-growth-mindmap" src="http://www.muhammadnoer.com/wp-content/uploads/2009/03/muhammadnoer-economic-growth-mindmap-thumb.jpg" alt="muhammadnoer-Economic-Growth-mindmap" width="470" height="341" border="0" /></a></p>
<p>Dan jika harus menjelaskan kembali isi dari catatan tersebut setelah sekian tahun, Insya Allah saya masih bisa melakukannya dengan runtut dan lengkap. Mudah-mudahan ini memotivasi Anda untuk membuat catatan yang kreatif dan bertahan seumur hidup.</p>
<p>Pada posting lain saya menjelaskan bagaimana <a title="Bagaimana Meringkas Sebuah Buku dalam Selembar Mind Map" href="http://www.muhammadnoer.com/2009/10/bagaimana-meringkas-sebuah-buku-dalam-selembar-mind-map/">merangkum bahan bacaan</a> Anda ke dalam satu lembar catatan mind map. Anda bisa membaca posting lengkapnya <a title="Bagaimana Meringkas Sebuah Buku dalam Selembar Mind Map" href="http://www.muhammadnoer.com/2009/10/bagaimana-meringkas-sebuah-buku-dalam-selembar-mind-map/">di sini</a> dan melihat simulasi videonya <a title="Video Bagaimana Membuat Mind Map Langkah Demi Langkah" href="http://www.muhammadnoer.com/2011/10/video-bagaimana-membuat-mind-map/">di sini</a>. Saya juga akan membahas bagaimana menggunakan mind map untuk berbagai keperluan misalkan: catatan untuk sebuah pidato atau presentasi, <em>brainstorming</em>, dan masih banyak lagi.</p>
<p>Selamat mencoba.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.muhammadnoer.com/2009/03/teknik-mencatat-kreatif-dengan-mind-mapping/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>70</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

