Apa Yang Saya Pelajari Dari Singapura

2010 August 31
by Muhammad Noer

Tinggal beberapa bulan di Negeri Singa mau tidak mau membuat saya belajar tentang negara kota ini. Sir Thomas Stamford Raffles dikenal sebagai pendiri kota Singapura modern dengan menjadikannya sebagai pusat perdagangan Inggris sampai akhirnya negeri ini maju dan berkembang. Berawal dari kota pelabuhan, dengan cepat Singapura membangun infrastrukturnya sehingga menjadi salah satu kota terbaik di Asia mengalahkan Shanghai, Hong Kong, Tokyo dan lainnya.

Data statistik yang saya pelajari lewat situs resmi pemerintah menunjukkan jumlah penduduk Singapura sekitar 5 juta orang di mana 43% adalah warga asing. Angka ini tertinggi keenam sedunia untuk persentase warga asing di suatu wilayah. Singapura sangat tergantung pada orang asing untuk membangun perekonomiannya. Hal ini diperparah dengan tingkat pertumbuhan penduduk setempat yang negatif. Dari 1000 penduduk, hanya ada 43 orang yang menikah. Tingkat fertilitas terbaru semakin menurun menjadi 1,22 kelahiran per 1000 wanita (statistik 2009).

Ini berarti, jika hanya mengandalkan warga lokal maka jumlah penduduk akan terus menurun dari tahun ke tahun. Saya sempat mengobrol dengan mahasiwa yang sedang mengambil PhD di Nanyang University tentang hal itu. Menurut dia sebagai warga lokal, ini terjadi karena biaya hidup yang semakin tinggi. Biaya kesehatan, perumahan dan lainnya sangat besar. Ketika menikah orang harus mencari tempat tinggal yang sangat mahal. Itu mengapa semakin banyak yang hidup melajang atau menunda pernikahan. Oleh karena itu pemerintah setempat menggalakkan orang asing untuk tinggal di negerinya untuk mengimbangi penurunan jumlah penduduk lokal. Sebutan resminya menjadi Permanent Resident yang memiliki hak seperti kurang lebih sama seperti warga lokal meskipun tetap berkewarganegaraan asing. Di satu sisi hal ini membantu Singapura untuk terus tumbuh tapi di sisi lain membuat sebagian warga lokal khawatir mereka akan didominasi para imigran.

Negeri ini juga menjadi hub atau pusat untuk kawasan Asia Pasifik bagi banyak perusahaan multinasional. Para ahli berbagai negara dikumpulkan di satu tempat untuk menyusun strategi dan rencana secara terpusat untuk diterapkan di negara-negara lain di mana perusahaan tersebut beroperasi. Didukung oleh infrastruktur yang baik dan lokasi yang strategis, tempat ini memang pas sebagai titik penghubung antar negara. Orang asing dari berbagai negara dapat dengan mudah beradaptasi didukung akses transportasi yang cepat dan mudah, teknologi informasi yang maju dan bahasa Inggris yang dipakai secara luas sebagai lingua franca. Jalur penerbangan yang padat ke berbagai kota di Asia dan Eropa membuatnya mudah untuk didatangi sekaligus kembali ke negara asal. Pesaing dekat Singapura adalah Dubai di Uni Emirat Arab yang juga menjadi pusat kawasan Asia terutama bagi industri perminyakan.

read more…

Download Panduan Menghadapi Bencana Gempa

2010 August 27
by Muhammad Noer

Kali ini saya ingin menampilkan posting yang sedikit berbeda. Sahabat-sahabat dari Paramartha menyusun sebuah buku kesiapsiagaan menghadapi bencana yang mungkin saja terjadi di sekitar kita. Baru-baru ini kita mendengar banjir besar yang melanda Pakistan, gempa bumi yang melanda beberapa wilayah di Indonesia sebelumnya.

Negara seperti Jepang secara teratur melatih warganya untuk memahami karakter wilayah mereka yang rawan gempa bumi. Sejak SD anak-anak sudah diberi tahu apa yang terjadi jika tanda-tanda gempa mulai terjadi, bagaimana berlindung dan bagaimana melakukan evakuasi. Dengan demikian, masyarakat menjadi lebih siap dan dampaknya bisa diminimalisir.

INDONESIA merupakan satu-satunya negara yang terletak pada pertemuan tiga lempeng bumi: lempeng Eurasia, lempeng Indo-Australia, dan lempeng Pasifik. Disadari atau tidak, area pertemuan lempeng tektonik bagaikan ‘tungku raksasa’ yang terus bergejolak (lihat Gambar I). Pada satu sisi, dapat memicu gempa dan tumbuhnya gunung berapi. Tetapi disisi lain, merupakan ‘tungku’ produksi mineral berharga (lihat Gambar 2), dan itu sebabnya Indonesia merupakan daerah yang kaya akan emas, perak, mangan dan bahan tambang lainnya.

 

image

Gambar 1
Lempeng Eurasia bergerak ke arah selatan; lempeng Pasifik bergerak ke arah Barat; dan Lempeng Indo-Australia bergerak ke arah timur-laut.

image

Gambar 2
Subduksi lempeng Indo-Australia dan lempeng Eurasia membentuk Palung Jawa yang dalam di Samudra Hindia, dan rangkaian gunung berapi di sepanjang Sumatra, Jawa, hingga Nusa Tenggara (re-draw from indiaeng.com).

read more…

Menjadi Manusia Efektif dan Produktif (Bagian 2)

2010 August 23

Pada tulisan sebelumnya, saya telah membahas 3 kebiasaan pertama dalam 7 Habits of Highly Effective People. Steven Covey menyebut 3 kebiasaan pertama tersebut dengan “Private Victory”. Anda menjadi pribadi yang efektif jika berhasil memiliki tiga kebiasaan yaitu:

1. Be Proactive – Menjadi Manusia Proaktif

2. Begin With The End In Mind – Memulai Segala Sesuatu Dari Tujuan Akhirnya

3. Put First Things First – Dahulukan Yang Utama

Jika Anda belum sempat membacanya, silakan simak bagian pertama kebiasaan efektif tersebut.

Selanjutnya saya akan membahas 3 kebiasaan berikutnya yang disebut “Public Victory”. Anda akan menjadi pribadi yang efektif ketika berinteraksi dengan orang lain ketika Anda menang secara publik. Karena kita selalu memiliki ketergantungan dengan orang lain dan sebaliknya, maka tiga kebiasaan berikut merupakan interaksi antara kita dengan orang lain.

read more…

Bagaimana Menjadi Manusia Efektif dan Produktif (Bagian 1)

2010 August 16

Sepanjang ingatan saya, buku The Seven Habits of Highly Effective People adalah buku self-help – pengembangan diri yang pertama saya baca. Saya menemukan buku ini pertama kali di perpustakaan daerah Sumatera Utara, tepatnya di Medan, kota kelahiran saya. Waktu itu saya masih duduk di bangku SMU kelas 1 atau kelas 2, dan buku ini membawa perubahan yang banyak buat saya.

Buku ini sudah saya ulang sedikitnya 7 kali baik versi bahasa Indonesia maupun Inggris. Dan apa-apa yang diajarkan dalam buku tersebut menurut saya masih terus relevan sampai sekarang.

Adapun kebiasaan yang saya lakukan setiap kali selesai membaca buku adalah mempraktekkannya. Melakukan apa-apa yang kita baca akan membuat kita memahami esensi dari bacaan tersebut sekaligus mendapatkan pemahaman tertinggi ketimbang hanya menyimpannya dalam kepala. Berikut adalah tiga kebiasaan pertama dari tujuh kebiasaan manusia efektif itu:

1. Be Proactive – Menjadi Manusia Proaktif

Menarik apa yang disampaikan Covey pada bagian ini. Setiap kita diberi 24 jam sehari, 7 hari seminggu. Ada berbagai aktivitas yang kita lakukan sehari-hari mulai dari bekerja, belajar, bermain bersama anak, dan aktivitas lainnya. Salah satu ciri orang yang tidak produktif adalah ketika mengerjakan sesuatu, pikirannya ada di tempat lain. Ketika dia sedang bekerja di kantor, sebenarnya dia ingin santai dan bermain bersama anak-anak. Dan di saat dia rekreasi bersama keluarga, pikirannya malah disibukkan oleh pekerjaan kantor.

Orang yang seperti ini akan kesulitan menikmati apa yang sedang dia kerjakan. Setiap aktivitas “terpaksa” dilakukan dan menjadi kewajiban yang tidak bisa dia hindari. Adapun kebiasaan proaktif yang diajarkan Covey adalah bagaimana kita bisa secara aktif dan secara sadar melakukan apa yang ingin dan perlu kita lakukan. Ketika kita mengerjakan sesuatu, kita memang telah memilih untuk mengerjakannya dan fokus pada hal itu. Ketika kita berpindah ke hal yang lain, kita pun melakukannya dengan sepenuh hati. Dengan cara ini, kita melakukan tindakan produktif pertama, yakni secara proaktif menjalani kehidupan dengan sepenuh hati.

read more…

10 Tips Mengajak Anak Gemar Membaca

2010 August 2
by Muhammad Noer

Seorang pembaca blog ini pernah bertanya, “Bagaimana caranya mengajak anak kita supaya gemar membaca?”

Hmm, pertanyaan yang menarik dan penting untuk dijawab.

Jawaban saya waktu itu adalah, “Orangtua harus memberi contoh dengan rajin membaca di depan anak-anaknya. Ada acara membaca keluarga, di mana masing-masing anggota berkumpul dan membaca buku kesukaan masing-masing. Anak sering diajak main ke toko buku dan browsing buku kesukaan mereka. Terakhir, sering-sering diceritakan dongeng dengan membacakannya langsung sehingga anak tertarik untuk belajar sendiri.”

Sebagai orangtua, kita mungkin mengajarkan kepada anak kita cara membaca, namun belum tentu kita memberi contoh kepadanya untuk gemar membaca.

Secara tak sengaja, saya menemukan aplikasi menarik di Apple iTunes berjudul “Reading for Kids. 100 Ways To Encourage Your Kids To Read.” Tips ini serta merta membuat ide saya berkembang. Ternyata banyak sekali aktivitas kecil dan ringan yang bisa dilakukan untuk membentuk sebuah kebiasaan. Dan inilah beberapa tips menarik yang saya dapatkan dari aplikasi tersebut ditambah sharing dari saya pribadi.

read more…