Mengapa Organisasi/Perusahaan Perlu Menciptakan Budaya Belajar (Bagian 1)

Tulisan berikut merupakan pembahasan dalam bentuk tertulis dari seminar yang saya bawakan pada forum HPSMI (Himpunan Pengelola Sumber Daya Manusia Indonesia) dengan topik “Membangun Budaya Belajar di Perusahaan Menuju Learning Organization”

Karena pembahasan cukup panjang, maka tulisan saya bagi dalam dua bagian. Bagian pertama membahas tentang mengapa organisasi perlu menciptakan budaya belajar sebagai landasan dalam menciptakan Learning Organization.

Bagian kedua akan saya tulis kemudian yang membahas studi kasus pendekatan yang dilakukan oleh PT. Unilever Indonesia, Tbk dalam menciptakan budaya belajar sekaligus penerapan Knowledge Management di perusahaan yang meraih penghargaan Most Admired Knowledge Enterprise (MAKE) sebanyak 3 kali berturut-turut pada 2005-2008.

###

BAGIAN PERTAMA

Mengapa Organisasi Perlu Menciptakan Budaya Belajar

Alvin Toffler dalam salah tulisannya menyebutkan, “The illiterate of the 21st century will not be those who cannot read and write, but those who cannot learn, unlearn, and relearn.”

Ya, buta huruf di zaman modern bukanlah karena tidak bisa baca tulis, melainkan karena tidak dapat belajar (learn), membuang apa yang sudah pernah dipelajari (unlearn) dan mempelajari kembali sesuatu karena mungkin sudah terlupakan atau diabaikan (relearn).

Karena itu semangat belajar dan terlebih lagi budaya belajar, sangat penting dimiliki oleh individu-individu dalam sebuah organisasi sehingga menjadi organisasi pembelajar (Learning Organization). Hal ini hanya bisa terjadi ketika individu dalam organiasi menjadi pribadi yang tangguh dan bertanggung jawab atas proses belajarnya. Mereka menjadi orang-orang yang belajar bukan karena diperintahkan atau diatur oleh organisasi, melainkan belajar karena kebutuhan dan tanggung jawab pribadi untuk mengembangkan diri.

Mengapa Organisasi Perlu Belajar?

Setidaknya ada empat alasan penting mengapa organisasi perlu terus belajar meskipun bisa jadi saat ini telah menjadi organisasi yang relatif lebih baik dibandingkan organisasi sejenis.

[Read more…]

Membangun Budaya Belajar di Perusahaan Menuju Learning Organization

Pada hari Kamis, 18 Juni 2009 pukul 18.00 – 21.00 yang akan datang, insya Allah saya akan menjadi pembicara dalam seminar bertajuk “Membangun Budaya Belajar di Perusahaan Menuju Learning Organization”.

Pembicara HPSMI Juni 2009 lores

Seminar ini merupakan acara bulanan yang diselenggarakan oleh Himpunan Pengelola Sumber Daya Manusia Indonesia (HPSMI) bertempat di hotel Ibis, Jl. Rajawali 7-9, Surabaya.

Buat Anda yang berkecimpung di bidang SDM, Training & Development, ataupun tertarik di bidang tersebut, silakan ikut bergabung. Insya Allah akan banyak pelajaran baru baik secara teoritis maupun praktis bagaimana menciptakan budaya belajar di perusahaan.

Jika Anda berminat mengikuti acara tersebut, silakan kontak panitia di Bapak Syamsul (031-70463344), Bapak Rochman (031-72750032, 081330698572) atau Bapak Yoyok (08123587022).

Berikut deskripsi singkat seminar tersebut:

Di dunia usaha yang semakin kompetitif ini, perubahan adalah suatu keniscayaan. Sebuah perusahaan harus bisa beradaptasi dengan tantangan yang ada sehingga tetap bertahan dan memberikan hasil terbaiknya. Hal ini hanya dapat dilakukan jika sebuah organisasi menjadi organisasi pembelajar (Learning Organization). Hal ini terjadi ketika sebuah organisasi yang terus menerus belajar, menerima masukan baru, dan memanfaatkan pengetahuan tersebut menjadi nilai tambah.

[Read more…]