Manfaat Praktis Membaca Cepat Buat Profesional

i love to read

Saya cukup beruntung belajar membaca cepat pada usia yang relatif muda. Saat itu saya masih duduk di bangku SMU. Keterampilan membaca cepat ini terus saya asah di bangku sekolah, kuliah, sampai menjadi profesional seperti sekarang.

Menguasai keterampilan membaca cepat, membuka wawasan saya terhadap berbagai bahan bacaan yang tadinya terasa “menakutkan” karena tebal dan sulit diselesaikan.

Apa sebenarnya manfaat praktis dari menguasai keterampilan membaca cepat itu? Bagaimana keterampilan membaca dengan baik memberi manfaat buat seorang profesional seperti saya dan Anda semua?

Dalam tulisan ini, Anda akan menemukan jawaban apa sebenarnya manfaat praktis tersebut.

[Read more…]

Membaca Cepat Menumbuhkan Minat Baca

Tumpukan Buku Salah satu manfaat dari membaca cepat adalah mampu menumbuhkan minat baca seseorang. Mengapa demikian? Bayangkan jika Anda harus menghabiskan waktu berhari-hari untuk menyelesaikan sebuah buku, maka besar kemungkinan Anda merasa membaca buku cukup menyita waktu. Tapi alangkah berbeda jika Anda mampu membaca sebuah buku dengan cepat, memahami isinya, sekaligus menikmati pembahasan yang disajikan seorang penulis, maka besar kemungkinan Anda akan mencari buku-buku lain untuk terus menambah wawasan Anda.

Karena itu melatih kemampuan manfaat cepat akan sangat berguna untuk menciptakan kecintaan terhadap kegiatan membaca dan belajar itu sendiri. Seseorang yang membaca dengan efektif akan dapat melihat hubungan dari berbagai jenis bacaan yang dikonsumsi, termasuk membandingkan pemikiran penulis yang satu dengan lainnya. Dengan demikian terjadi proses perenungan, sintesis dan analisis atas apa-apa yang telah dibaca.

Saya pribadi mulai belajar membaca cepat di tahun 1996. Saat itu saya duduk di kelas 2 SMU dan mulai mempersiapkan diri menghadapi ujian masuk perguruan tinggi Negeri atau yang dikenal sebagai UMPTN pada masa saya. Keterampilan membaca cepat yang terus dilatih membantu saya untuk tidak hanya membaca buku-buku pelajaran yang wajib dikuasai seorang pelajar, melainkan pula belajar buku-buku yang lain untuk memperluas wawasan dan pengetahuan.

Ketika mengikuti UMPTN pertama kali di tahun 2007 ternyata saya tidak lulus. Terus terang sebagai seorang siswa yang telah mempersiapkan diri sebaik-baiknya menghadapi ujian pamungkas tersebut, ada rasa sedih dan kecewa. Namun saya tidak berkecil hati dan mencoba bangkit dari kegagalan tersebut. Salah satu yang membuat saya bisa bangkit adalah buku-buku yang saya baca yang mengajarkan untuk berpikiran positif dan melihat kehidupan secara luas dan bijaksana.

[Read more…]