Dengan Menyertakan Asma Allah Yang Maha Pemurah Maha Penyayang

Setiap kali kita hendak mengerjakan sesuatu, dianjurkan untuk membaca Bismillahirrahmanirrahim yang lazim diterjemahkan sebagai: “Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.” Jika diperhatikan dari kata-kata penyusunnya, kalimat Bismillahi Ar-Rahmani Ar-Rahiim kurang lebih bermakna “Dengan menyertakan Asma Allah, (yakni asma) Ar-Rahman Ar-Rahiim”. Pembacaan ini tentu saja tidak boleh hanya berhenti di lisan, melainkan harus masuk ke lubuk hati yang paling dalam bahwa kita menyertakan asma Allah dalam pekerjaan tersebut.

Ada sebuah pelajaran besar dari doa sederhana ini yakni sebuah pengharapan agar apa-apa yang dikerjakan senantiasa menyertakan asma Allah di dalamnya sehingga pekerjaan tersebut dekat dengan keridhaan-Nya. Dengan Bismillah, kita mengharapkan pertolongan Allah agar membimbing kita agar mengerjakan sesuatu dengan tulus, dengan baik dan sesuai dengan perintah-Nya. Tanpa membaca Bismillah, sebuah pekerjaan terlepas dari Dzat Yang Maha Agung dan karena hal itu bisa saja dilakukan tanpa kesadaran untuk bersandar kepada-Nya meskipun secara kasat mata bisa jadi terlihat sebagai perbuatan yang baik.

Lantas, mengapa doa yang paling sering dibaca ini menggunakan dua asma Allah yakni Ar-Rahman dan Ar-Rahiim? Bukankah ada banyak asma Allah lainnya yang kita kenal dengan Asmaul Husna? Mengapa tidak menggunakan asma Al-Ghafuur atau Al-Hakiim misalnya?

Sepanjang pemahaman saya yang terbatas, asma Ar-Rahman dan Ar-Rahiim menunjukkan sifat dominan Allah. Diantara berbagai sifat-sifat dan asma-asma lainnya, maka Ar-Rahman dan Ar-Rahiim adalah sifat utama yang bisa kita rasakan kapanpun dan dimanapun.

Ar-Rahman secara sederhana adalah kasih sayang dan sifat pemurah Allah kepada semua makhluknya. Tidak peduli apakah itu malaikat, manusia, hewan, tumbuhan atau syaithan sekalipun. Kasih sayang Allah diberikan kepada semua makhluk tanpa mempedulikan apakah makhluk tersebut taat atau tidak, bersyukur atau tidak.

Sedangkan Ar-Rahiim adalah kasih sayang yang lebih khusus kepada orang-orang tertentu yang memang mencintai Allah sehingga Dia pun lebih cinta lagi kepada mereka. Karenanya kasih sayang jenis ini akan jauh lebih dalam lagi dibandingkan kasih sayang yang diberikan secara umum kepada seluruh ciptaan. Orang yang mendapat Ar-Rahiim Allah akan dituntun dalam kehidupan dunia dan akhiratnya.

Karena itu, jangan lupa untuk senantiasa membaca doa sederhana ini setiap kali Anda mulai bekerja, mulai mengerjakan sesuatu. Tentunya dengan meresapi dan menghayati maknanya di mana kita menyertakan asma Allah dalam perbuatan tersebut, kita menyandarkan pekerjaan tadi demi keridhaan-Nya. Sehingga setiap langkah insya Allah bisa bernilai ibadah dan pengabdian kepada-Nya.

Jika Anda ingin mendalami topik ini, saya anjurkan berkunjung ke blog sahabat saya Herry Mardian yang membahas lebih jauh di http://suluk.blogsome.com

Alhamdulillahi Ar-Rahmani Ar-Rahiim

Dan Allah Lebih Mengetahui

Panduan membaca cepat dan efektif. GRATIS.

 

Bagaimana membaca 2 kali lebih cepat.

 

Telah didownload lebih dari 30.000 orang.

 

Download Sekarang.

 

Comments

  1. Mas Noer, saya ini yg selalu nggak bisa bedakan antara aktivitas maksiat dan yg bukan, selalu mengawali ucapan kata itu. gimana dong? hehehe….

  2. Kalau yg pernah aku baca, kasih sayangNYA mengalahkan kemurkaanNYA…krn itulah org2 yg penuh dosa ky diriku ini masih diberikan rizki olehNYA…

  3. @ Dhaniek, wah saya sulit komentar nih.@ Rizzi, benar Bang Rizzi, kasih sayang-Nya sangat luar biasa. Hanya kita suka sering lupa 🙁

  4. subhanalloh. akan berbarokah jika setiap kita mengerjakan sesuatu dg melibatkan Alloh. kerja keras disertai iman. mantap…!

  5. Benar dengan mengucapkan BISMILLAHI RAHMAN ROHIM,InsyaAllah kita akan terhindar dari pekerjaan yg penuh dengan maksiat dan dosa,karena dengan menyebut Asma ALLAH,akan menyadari kita dari perbuatan yg tidak baik.

Speak Your Mind

*