Kado Ulang Tahun Buat Istriku

nurul-noer Hari ini, 9 Maret 2009 tepat hari ulang tahun istriku tercinta, Nurul Halida. Pada usianya yang ke-28, ibu dari tiga orang anak lulusan pesantren Darunnajah – yang dikenal dengan profile NurulNoer di berbagai situs internet – tetap energik dengan segala aktivitasnya.

Sedikit tentang istriku ini, dia adalah seorang penulis handal. Pertama kali kami berkenalan di kampus ketika sama-sama mengelola buletin mahasiswa Universitas Indonesia, Filosofia. Pada saat itu, Nurul salah satu andalan kalau harus menulis cerpen. Gaya bertuturnya yang khas dan renyah menjadi kekuatan tersendiri. Sedangkan aku cenderung menulis dengan gaya formal, terstruktur dan tutorial, mungkin karena pengaruh kuat dari kebiasaan mengajar di kelas maupun training.

Lewat interaksi tersebut akhirnya kami saling mengenal dan memutuskan untuk melanjutkan ke jenjang pernikahan. Saat itu istriku baru saja ulang tahun yang ke-20 dan aku sendiri baru berusia 21 tahun. Sekelumit tentang kisah perjalanan pernikahan kami dapat dibaca pada posting berikut atau di NurulNoer.com

Setelah menikah, kebiasaan menulisnya terus diasah dengan rajin menulis diary di komputer. Ternyata, dia telah menulis diary jauh ketika masa kecil dulu dalam berbagai buku pribadi. Aku bisa memakluminya karena seorang seperti istriku sangat senang mengulas dan merenungkan ulang peristiwa yang telah dialaminya. Baik sebagai catatan pribadi maupun sebagai bahan renungan.

Karena dulu kami berbagi komputer, maka tulisannya sengaja atau tidak sengaja ikut terbaca. Dan ternyata diriku termasuk tokoh yang banyak muncul dalam tulisan-tulisan tersebut. Ketika dia jatuh cinta, bahagia, sedih atau marah semuanya akan terangkum dalam fragmen-fragmen tulisan tersebut. Terus terang aku belajar banyak dari tulisannya terutama mengenali apa-apa yang membuatnya senang atau sedih, apa yang dia sukai dan benci serta apa yang akan membuatnya bahagia maupun marah. Informasi tersebut secara informal juga menjadi penghubung dalam interaksi dan komunikasi kami sebagai pasangan suami istri. Ibarat sebuah portal berita yang menampilkan What’s hot today.

Pada saat internet sudah sedemikian luas di Indonesia, maka sebagian diary tersebut pun ikut dipublish di blog Friendster. Apakah dia tahu atau tidak, setiap kali muncul notifikasi posting terbaru pasti akan segera kulihat dan menikmati tulisan istriku tercinta dan apa yang menjadi perhatiannya saat itu. Tulisannya bisa memberi kesegaran di kala jenuh, dan menjadi inspirasi di kala mandeg.

Nah asal Anda tahu, blog ini juga aku buat karena terinspirasi oleh istriku. Terus terang meskipun dulu pernah menjabat pemimpin redaksi buletin di SMU dan Kampus, aku sebenarnya kurang pede untuk menerbitkan tulisan di internet. Salah satunya adalah karena dapat dibaca oleh siapa saja dan aku merasa tulisan-tulisanku kurang memiliki sentuhan personal. Namun terinspirasi oleh banyaknya tulisan istriku, akhirnya blog ini pun resmi diterbitkan untuk menyalurkan kembali potensi diri untuk berbagi ilmu dan pengalaman yang bermanfaat.

Sebagai hadiah dan apresiasi buat istriku tercinta, maka domain khusus juga sengaja kubuat di NurulNoer.com untuk menampung segala tulisannya. Namun sayangnya setelah domain ini muncul, belum banyak tulisan baru yang beredar dan masih mengandalkan hasil import dari tulisan lama. Kenapa ya? Mungkin karena terlalu sering facebook-an dan komentar sana-sini jadi kurang punya waktu untuk menulis 🙂

nurul-and-noer

Hal lain yang paling kusukai dari istriku selain tulisannya adalah kesederhanaan sebagai seorang istri dan wanita. Ya, istriku tidak pernah memakai make-up dan aku pun tak pernah membelikannya. Walaupun demikian, dia terlihat jauh lebih cantik dan alami dibandingkan banyak wanita dengan make-up profesional sekalipun. Kesederhanaan lain juga terlihat dari barang-barang yang dibeli tidak lebih dari yang sekedar dibutuhkan. Tas seadanya, sepatu seadanya, pakaian juga seadanya. Bahkan kacamata yang menjadi kebutuhan pentingnya juga baru diganti kalau sudah rusak karena dimainkan oleh anak-anak. Kesederhanaan inilah yang membuatku terkesan meskipun dia sebenarnya bisa saja menuntut haknya sebagai seorang istri untuk dibelikan ini dan itu. Seorang istri yang bisa diajak hidup susah tapi juga tidak menolak diajak hidup enak 🙂

Atas kecintaan tersebut aku membuat tulisan ini. Semoga menjadi kado yang istimewa dibandingkan kado-kado lainnya. Teriring doaku buat istriku Nurul: Semoga Allah memberikan keberkahan pada usia yang telah diberikan kepadanya, maupun sisa usia yang masih akan dijalaninya. Semoga Allah memudahkannya untuk belajar sabar dan mengambil pelajaran yang banyak dalam mendidik ketiga putra kami, melayani suami yang suka minta dipijit dan dibuatkan teh, serta menjalani suka duka kehidupan. Semoga istriku dapat mengatur waktu lebih baik untuk berbagai aktivitasnya. Selamat Ulang Tahun istriku, semoga Allah menguatkan cinta diantara kita untuk meraih cinta-Nya.

35 thoughts on “Kado Ulang Tahun Buat Istriku”

  1. "Teriring doaku buat istriku Nurul: Semoga Allah memberikan keberkahan pada usia yang telah diberikan kepadanya, maupun sisa usia yang masih akan dijalaninya. Semoga Allah memudahkannya untuk belajar sabar dan mengambil pelajaran yang banyak dalam mendidik ketiga putra kami" …Amiin semoga Allah mengabulkan.Lia tambahin deh…Semoga Nurul tambah harmonis dalam rumah tangga dan tambah produktif dalam berkarya untuk bisa lebih banyak memberi manfaat dan ilham bagi lebih banyak orang. "Mungkin karena terlalu sering facebook-an dan komentar sana-sini jadi kurang punya waktu untuk menulis"…hihihi…jadi geli bacanya

  2. kado buat istriku
    Betapa terharu hati mama, membaca artikel mas. Wahai anakku jagalah kerukunan rumah tanggamu. Mama sayang dan bangga kepada ananda berdua.

  3. Noer gak niat poligami? mungkin utk level lu dan istri udah saatnya utk stepping out dr comfort zone dan ngambil keputusan yg kurang populis… kaya Aa Gym gitu loh.. siapa tau hal itu bs menambah kecintaan lu kpd Allah drpd ke mahluk2Nya..

  4. Noer gak niat poligami? mungkin utk level lu dan istri udah saatnya utk stepping out dr comfort zone dan ngambil keputusan yg kurang populis… kaya Aa Gym gitu loh.. siapa tau hal itu bs menambah kecintaan lu kpd Allah drpd ke mahluk2Nya..

  5. Antik banget nih Ghamal komennya. Lain daripada yang lain. Ntar deh Pak Noer gw kasih izin poligami kalo emang udah ada petunjuk jodohnya. Ga tertutup kemungkinan itu kok.

  6. wahh..hebat nurul..udah berani keluar statement "ga tertutup kemungkinan itu kok." noer..ini kesadaran pribadi nurul atau udah ditraining ama noer nihh..hihi2.. btw, note noer ini bisa jadi awal beliau bikin puisi cinta buat nurul loohh..:p

  7. wauww…sangat romantis ! bahagianya kita menyadari betapa indahnya kebersamaan dengan pasangan kita….dan semua itu adalah karunia Allah yang tak terkira yang sering sekalli kita lupa untuk mensyukurinya….selamat ultah buat Nurul dan semoga doa indahnya dikabulkan oleh Allah. Amiin..

  8. whaaataaa…ngiri abis sama mbak nurul…
    twamikuw itu ya mas, hampir 5 taun menikah, gak pernah sekalipun ngucapin ultah apalagi ngasih kado padaku. pernah sih sekali, sebelom nikah. nyebelin kan?? padahal twamikuw itu romantis abis tp gengsinya gede bgt. memang sih ada sesuatu yg beda yg dia kasih, tapi sbg seorang wanita yg kurang peka dan telat mikir, saya butuh ungkapan verbal yg jelas. misal, dia ngecat semua dinding rumah dgn warna hijau, warna favorit saya, warna yg jelas2 dia gak suka dipake utk mewarnai rumah. saya nggak ngeh, sadarnya waktu ipar datang ke rumah dan berkomentar bhw mengecat rumah dgn warna hijau pasti ada hubungannya sama ultah saya. iya…ya…hihihi…tiwas bersu’udzon sama suami. sptnya fenomena suami/ lelaki gengsi mengungkapkan sayang (secara verbal) kpd istri/ wanita tidak berlaku bagi mas noer kpd mbak nurul tentunya hehehe…

  9. Assalamualaikum

    Tulisannya romantis sekali. Menyemangati diriku untuk segera mencari pasangan hidup hehehe 🙂

    Met ultah untuk mba Nurul 🙂
    Semoga selalu dalam lindungan Allah Ta’ala. amin

    Wassalamualaikum wr wb

  10. @ Dhaniek
    Seperti kata mbak Dhaniek, seringkali ungkapan cinta dan sayang kepada seseorang harus diungkapkan. jangan pakai bahasa isyarat karena tidak semua orang mengerti 🙂
    @ Dimas
    Terima kasih atas komentarnya Mas Dimas. Semoga memberikan inspirasi untuk segera punya pasangan. Biar ada teman seperjuangan dalam suka duka. Jangan kelamaan nyarinya ya 🙂

  11. Tadinya mo cari2 referensi kado buat suami tercinta,trus masuk ke halaman ini,pas baca..
    Duh jd mikir suamiku bangga gak ya punya pasangan hidup seperti aku??trus klo iya apa ya kira2 yang ngebuatnya bangga.seperti mas Noer yg bangga akan keserhanaan istrinya.

    Thanks ya mas,lewat artikel ini aku jd semakin semangat untuk menunjukan rasa sayang kepada suami.

  12. hebat……….hebat…….
    Mudah2an masih banyak laki2 laen yg bisa menghargai istrinya sprti mas ya,jadi bisa buat aku satu hehehhehhe

  13. fitra rismayanti

    wah keren banget ugkapan cintanya!!! nggak ada duanya pokoknya….wah bersyukur banget yah punya istri yg soleha seperti mbak nurul n suami yg pengetian seperti mas noer…jd pengen menikah juga!!!

  14. subhanallah,, saya baru baca bagian ini,, semoga mas noer dan mba nurul makin lengket, terus membina keluarga samara. doakan haji menyusul yah,, dapet suami yang sholeh juga 😀

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *