Panduan Singkat Menulis Cepat

speed-writing

Apakah Anda pernah mengalami hambatan dalam menulis?

Kebanyakan orang pernah menghadapinya bahkan sering. Dalam posting berikut, saya ingin memberikan tips bagaimana menulis dengan cepat agar Anda bisa segera menuangkan ide ke dalam sebuah tulisan. Tips ini juga akan membantu Anda mengatasi hambatan dalam menulis yang biasa dialami banyak orang.

1. Menulislah Dengan Gaya Anda Sendiri

Buatlah tulisan sesuai dengan gaya penulisan yang mudah dan alami buat Anda. Jangan memaksakan diri dengan mengikuti gaya tulisan orang lain jika memang tidak sesuai dengan style Anda. Hasil terbaik akan didapatkan ketika Anda menulis dengan gaya sendiri.

2. Tulis Dulu Edit Kemudian

Jangan mengkritisi apa-apa yang Anda tulis. Biarkan semuanya mengalir dengan lancar sampai selesai. Setelah itu Anda bisa melakukan editing yang diperlukan sekaligus membuat tulisan tersebut lebih baik. Melakukan editing ketika menulis akan membuat sisi editorial diri Anda muncul dan membuat satu paragraf tidak pernah selesai.

 

3. Matikan Layar Komputer Anda

Ini tips yang saya pelajari dari Joe Vitale, penulis buku Hypnotic Writing. Mematikan layar komputer membuat Anda tidak bisa melihat apa yang ditulis. Dengan demikian, cara ini membantu menghindari proses editing yang prematur. Jika ketika menulis sisi editor diri saya sedemikian kuat, maka saya menggunakan cara ini.

4. Lupakan Tata Bahasa dan Salah Ketik

Ide cepat sekali datang sekaligus cepat sekali pergi. Ketika Anda dalam konsentrasi tinggi, hindari perhatian berlebihan terhadap tata bahasa. Jika kalimat yang disusun terasa kurang menarik, biarkan dulu. Jika ada titik koma yang hilang, abaikan. Anda punya waktu memperbaikinya nanti. Yang penting ide harus mengalir dengan baik dan terekam dalam tulisan tanpa diganggu oleh urusan tata bahasa.

5. Tulis Secepat Mungkin

Menulis secepat-cepatnya membantu untuk fokus pada tulisan Anda dan mengatasi sisi editor diri kita yang ingin memperbaiki dan mengkoreksi. Jika Anda menulis dengan kertas dan ballpoint, tulis secepat-cepatnya dan jangan ada jeda sampai saatnya tiba waktu istirahat. Jika Anda menulis langsung di depan komputer, ketiklah secepat-cepatnya tanpa ada proses berpikir yang lama. Anda akan takjub betapa banyak sebenarnya ide yang bisa dikeluarkan.

6. Diamkan dan Edit Beberapa Hari Kemudian

Setelah selesai menulis dan melakukan editing awal, simpan tulisan tersebut sebagai draft. Jika Anda tidak harus buru-buru menerbitkannya, diamkan selama beberapa hari kemudian baca kembali. Proses mendiamkan ini akan membantu Anda melihat tulisan tersebut dari sudut pandang yang berbeda. Jika Anda sangat buru-buru harus menerbitkannya, minta orang lain membaca tulisan tersebut dan memberi komentar. Masukan mereka bisa Anda pertimbangkan untuk melakukan editing.

Demikian enam tips menulis cepat dan singkat. Semoga membantu Anda menuangkan ide-ide segar sebagai sebuah tulisan.

Selamat berkarya.

Jika Anda punya pengalaman dan tips tentang menulis, sampaikan pandangan Anda di kolom komentar.

 

Photo Credit: Caitlinator under Creative Commons License

Panduan membaca cepat dan efektif. GRATIS.

 

Bagaimana membaca 2 kali lebih cepat.

 

Telah didownload lebih dari 30.000 orang.

 

Download Sekarang.

 

Comments

  1. Wah, tips yang sangat berguna. Dengan membaca ini, saya temukan satu kelemahan saya yaitu; Saya terlalu cepat ingin mengedit. Baru ketik sedikit, sudah dihapus lagi, gitu aja bolak-balik sehingga tak satu tulisan pun saya hasilkan. Terimakasih tips-nya bro!

  2. @ Budiastawa
    Sama-sama Pak. Semoga membantu untuk jadi blogger yang lebih produktif.

  3. Ini adalah problem terbesar yang dihadapi, proses menulis bersamaan dengan pengeditan, sehingga tulisan akhirnya tak pernah selesai.
    Terima kasih Pak Noer.

  4. http://Herman%20orba says

    Assalamullaikum, WW
    Salam sejahtera bagi kita semua

    Setelah saya memabaca tips ini dari mas, ilmu saya jadi bertambah dalam hal tulis menulis.Semoga ilmu yang mas bagikan ini menjadi amal ibadah disisinNya.

    Amin3 ……yarabbilalamin
    Wassalam

    Herman Orba

Speak Your Mind

*